Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Kegiatan Posyandu Terpadu di Dusun Gondoarum: Upaya Peningkatan Status Gizi Anak dan Edukasi Kesehatan Masyarakat

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 24 April 2026

JurnalPost.com – Dusun Gondoarum, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan posyandu terpadu yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IPE 039 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Integrasi Edukasi Kesehatan dan Pemberdayaan Sosial untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.” Pelaksanaan posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Program ini terlebih khusus dalam pemantauan status gizi serta pemberian edukasi kesehatan yang fungsional bagi masyarakat.

Program Kesehatan posyandu ini dilaksanakan pada tanggal 09 Februari 2026. Tanggal tersebut tentunya telah disepakati bersama kader kesehatan setempat dan diikuti oleh balita, ibu, serta orang tua yang berdomisili di Dusun Gondoarum. Kegiatan berlangsung di balai dusun Gondoarum sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang mudah diakses oleh warga. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi ibu dan anak yang hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh tim KKN bekerja sama dengan kader posyandu.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengukuran antropometri pada balita, yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan atau panjang badan, serta lingkar kepala. Data yang diperoleh kemudian dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk memantau pertumbuhan anak secara berkala. Pengukuran ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan pertumbuhan, seperti underweight atau gizi kurang, sehingga dapat segera dilakukan intervensi yang tepat. Berdasarkan hasil pengukuran, ditemukan beberapa anak yang memiliki kecenderungan menuju status gizi kurang, sehingga menjadi perhatian khusus dalam kegiatan edukasi lanjutan.

Selain pengukuran antropometri, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan mengenai konsep “Isi Piringku,” yang merupakan panduan pola makan seimbang sesuai anjuran Kementerian Kesehatan. Edukasi ini disampaikan secara interaktif menggunakan media visual berupa pamflet dan contoh makanan sehari-hari agar mudah dipahami oleh masyarakat. Dalam sesi ini dijelaskan pentingnya proporsi makanan yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam satu piring, serta pentingnya variasi makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

Lebih lanjut, tim KKN juga memberikan edukasi khusus kepada orang tua yang memiliki anak dengan kecenderungan underweight. Edukasi ini dilakukan secara lebih personal dengan pendekatan komunikasi dua arah, sehingga orang tua dapat menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pemberian makan anak. Beberapa faktor yang diidentifikasi antara lain kurangnya variasi makanan, nafsu makan anak yang rendah, serta keterbatasan pengetahuan mengenai gizi. Tim KKN 039 memberikan solusi praktis, seperti cara meningkatkan nafsu makan anak, pemilihan bahan makanan bergizi dengan harga terjangkau, serta pentingnya jadwal makan yang teratur.

Kegiatan posyandu ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya preventif dan promotif dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok rentan seperti balita. Dengan adanya pemantauan rutin dan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan orang tua dapat lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Dengan dilakukannya kegiatan posyandu ini, diharapkan dapat menjadi sarana deteksi dini terhadap permasalahan kesehatan anak yang dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Secara keseluruhan, kegiatan posyandu yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN IPE 039 ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Dusun Gondoarum. Kolaborasi antara mahasiswa, kader kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan masalah gizi pada anak. Selain itu, dukungan dari berbagai pihak, sangat diperlukan agar program ini dapat berkembang lebih optimal dan menjangkau lebih banyak sasaran.

Referensi:
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2024. Isi Piringku, Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian. Tersedia di: Isi Piringku, Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian (diakses pada 24 April 2026).

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/kegiatan-posyandu-terpadu-di-dusun-gondoarum-upaya-peningkatan-status-gizi-anak-dan-edukasi-kesehatan-masyarakat/24884/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 19:27.