
Oleh: Amanda Felicia Firdausi
JurnalPost.com – Dalam era digital yang terus berkembang saat ini, kehadiran teknologi memberikan dampak signifikan pada kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan remaja. Salah satu dampak negative yang semakin meresahkan adalah cyberbullying. Cyberbullying atau perundungan daring merupakan bentuk intimidasi dan pelecehan yang terjadi melalui media sosial, pesan daring, atau platform komunikasi digital lainnya. Artikel ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai bahayanya cyberbullying di lingkungan remaja saat ini.
Pentingnya Memahami Cyberbullying:
1. Dampak Psikologis: Cyberbullying dapat memiliki dampak serius pada kesejahteraan mental siswa. Serangan verbal dan pelecehan daring dapat menyebabkan stress, kecemasan, bahkan depresi.
2. Pengaruh Terhadap Prestasi Akademis: Anak-anak yang menjadi korban cyberbullying cenderung mengalami penurunan prestasi akademis karena terganggunya konsentrasi dan motivasi belajar mereka.
3. Isolasi Sosial: Korban cyberbullying mungkin merasa terisolasi secara sosial karena takut atau malu untuk berinteraksi dengan teman sebaya.
Ciri-ciri Cyberbullying:
1. Pesan Daring yang Menghina: Pesan atau komentar yang mengandung kata-kata kasar, menghina, atau melecehakn.
2. Penyebaran Gambar atau Informasi Pribadi: Menyebarluaskan foto atau informasi pribadi tanpa izin, yang dapat merusak reputasi siswa ataupun remaja lainnya.
3. Penghinaan Melalui Media Sosial: Menggunakan platform media sosial untuk menghina dan mempermalukan siswa lain.
Peran Sekolah dan Orang Tua:
1. Pendidikan dan Kesadaran: Sekolah perlu memberikan Pendidikan tentang bahanyanya cyberbullying dan konsekuensinya.
2. Pengawasan Orang Tua: Orang tua perlu terlibat aktif dalam kehidupan digital anak-anak mereka dengan memantau aktivitas online dan memberikan panduan.
Tindakan Pencegahan dan Penanganan:
1. Pelaporan: Siswa harus merasa nyaman melaporkan insiden cyberbullying kepada guru atau staf sekolah.
2. Kolaborasi dengan Platform Digital: Sekolah dapat bekerja sama dengan platform media sosial untuk meningkatkan keamanan dan menanggapi insiden cyberbullying.
Cyberbullying yang terjadi di lingkungan remaja saat ini bukanlah masalah individu, tetapi juga masalah bersama yang memerlukan perhatian serius. MBKM Kampus Mengajar Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Prodi Ilmu Komunikasi mengenalkan kepada para siswa SMPN 48 Surabaya bahwa cyberbullying merupakan Tindakan yang salah, bagaimana cara mengenali apa saja yang termasuk ke dalam cyberbullying, hingga bagaimana cara mengatasi adanya cyberbullying yang kini marak terjadi di lingkungan remaja.
Melalui pendidikan, kesadaran, dan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi siswa di era digital ini. Dengan demikian, kita dapat melindungi generasi masa depan dari bahanya cyberbullying dan meastikan mereka dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut dan kekhawatiran yang tidak perlu.