Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Inovasi Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya: Achmad Bima Aditya dkk Hadirkan Alat Penebar Pupuk Elektrik di Desa Sumberkembar

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 14 Januari 2026

PACET, MOJOKERTO, JurnalPost.com – Upaya modernisasi sektor pertanian terus didorong oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya. Melalui Sub Kelompok 7, mahasiswa menghadirkan inovasi Alat Penebar Pupuk Elektrik yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi kerja petani di Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet.

Inovasi ini digagas dan dikembangkan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Achmad Bima Aditya, Anhar Maulana Ramadhan, Yosua Asa Firdaus, dan Imron Rosyadi, dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr.(Cand.) Fiky Two Nando, S.T., M.T. Alat tersebut dirancang sebagai solusi atas permasalahan pemupukan manual yang selama ini masih digunakan oleh petani setempat.

Jawaban atas Tantangan Pemupukan Manual
Mayoritas petani di Dusun Sumbersono masih melakukan pemupukan secara konvensional, yaitu dengan tenaga tangan. Metode ini tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga sering menyebabkan penyebaran pupuk yang kurang merata.

Achmad Bima Aditya, selaku salah satu penggagas utama alat, menyampaikan bahwa ide ini lahir dari pengamatan langsung di lapangan.

“Kami melihat sendiri bagaimana petani harus bekerja dalam waktu lama dengan posisi tubuh yang kurang ergonomis. Dari situ muncul gagasan untuk menghadirkan alat penebar pupuk elektrik yang lebih praktis, ringan, dan mudah digunakan,” ujar Bima saat kegiatan KKN berlangsung.

Dengan memanfaatkan sistem elektrik berbasis baterai, alat ini memungkinkan petani menyebarkan pupuk secara lebih merata tanpa perlu membungkuk atau mengandalkan tenaga fisik berlebih.

Fitur Unggulan Alat Penebar Pupuk Elektrik
• Sumber Energi: Menggunakan baterai isi ulang (rechargeable) yang lebih ramah lingkungan
• Efisiensi Kerja: Mempercepat proses pemupukan hingga dua kali lipat dibandingkan cara manual
• Desain Ergonomis: Bobot ringan dan mudah dioperasikan, sehingga mengurangi risiko kelelahan petani

Edukasi dan Implementasi di Lapangan
Tidak berhenti pada pembuatan alat, tim KKN UNTAG Surabaya juga melakukan demonstrasi langsung kepada Bapak Khotip, Ketua Kelompok Tani Dusun Sumbersono. Kegiatan ini meliputi cara penggunaan, pengisian daya baterai, serta perawatan alat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Pemerintah desa dan kelompok tani menyambut positif inovasi ini. Kehadiran alat penebar pupuk elektrik dinilai sebagai langkah nyata menuju mekanisasi pertanian sederhana yang sesuai dengan kebutuhan desa.

Melalui program Teknologi Tepat Guna (TTG), Achmad Bima Aditya bersama tim membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan melalui penerapan ilmu pengetahuan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/inovasi-mahasiswa-kkn-untag-surabaya-achmad-bima-aditya-dkk-hadirkan-alat-penebar-pupuk-elektrik-di-desa-sumberkembar/23126/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 23:52.