
SURABAYA, JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Turut serta mengikuti Program Wirausaha Merdeka. Wirausaha Merdeka merupakan program yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas. Program Wirausaha Merdeka suatu program yang diinisiasi oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek-red) yang ditujukan kepada mahasiswa yang mempunyai ketertarikan dalam dunia usaha dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat menjadi bagian dari program wirausaha merdeka. Kegiatan wirausaha merdeka ini, mulai dari mengingatkan kembali pentingnya mengembangkan mental wirausaha, memberi ilmu dan pemahaman serta praktik langsung di UMKM dan membantu mahasiswa mengkreasikan ide bisnisnya ke dalam program. Tahun ini Universitas 17 Agustus 1945 menjadi salah satu kampus yang terpilih menjadi bagian Wirausaha Merdeka Kampus Merdeka dengan tema Green Innovators : Empowering Ecopreneurs For a Sustainable Future.
Pada kesempatan kali ini mahasiswi Untag Surabaya Rahmawati mengikuti Program Wirausaha Merdeka , selama 4 bulan dimulai sejak Agustus hingga November sudah melalui 3 tahap yakni pre-immersion, immersion dan post immersion. Dalam program wirausaha Merdeka. Tahap pre-immersion berfokus pada teori-teori yang diberikan di dalam kelas di dampingi oleh Ir. Anang Pramono, S.Kom,. MM. Selaku Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Rahma mengatakan, Pada tahap immersion dimulai tanggal 20 September 2023. Kegiatan ini terjun ke lapangan dengan melakukan magang di UMKM yang saya pilih yakni Aneka Wayan Ameni Sukses di Taman Pondok Jati Blok BO No. 03A Geluran Taman Sidoarjo, tahap ini suatu kegiatan yang seru dan bermanfaat karena bisa praktik langsung dengan UMKM yang berfokus pada pembuatan pastel kering dan basah yang memiliki 4 varian pastel basah yaitu ayam, wortel, keju, sosis. Dalam hal ini saya banyak belajar dan mengetahui pembuatan pastel dengan berbagai varian. Selain itu saya mendapatkan pembekalan mindset dan kompetensi kewirausahaan, pengembangan, dan penciptaan konsep usaha, praktek, dan pengembangan wirausaha serta memiliki kompetensi dalam penciptaan peluang usaha.

Mas Kadek Dedy Andriyanto menuturkan, Aneka Wayan Ameni Sukses sudah ada sejak tahun 2016 tapi belum diberi merek dagang. Dan apabila pesanan melebihi kapasitasnya, terutama di hari-hari besar, atau memenuhi permintaan ekspor akhirnya memberdayakan para ibu-ibu disekitar rumahnya. Tiap bulan rutin mengirim 100 kg kue pastel melalui buyer orang Indonesia yang menetap di negera Belanda, yang mana buyer tersebut khusus membawa aneka kue kering khas Indonesia. Pro- duk-produk kemudian disebar ke pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Belanda. Ekspor kue pastel nya sudah berjalan lebih dari setahun, kurang lebih. Sedangkan pasar lokal produk Bu Amenia, selain tersebar diseluruh Indonesia, lebih banyak diminati pasar Jakarta, Tangerang dan Bekasi, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Balikpapan dan Bali.
Penulis: Rahmawati
Mahasiswa Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Dosen Pembimbing: Dr. Dra. Rachmawati Novaria, M.M.