Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

HUBUNGAN ANTARA RADIKALISME DENGAN TERORISME

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 21 September 2024

JurnalPost.com – Kemunculan radikalisme di Indonesia dilatarbelakangi oleh berbagai alasan, isu utama yang menjadi penyebab pokok dari berbagai gerakan radikalisme tersebut yakni adanya sikap suatu kelompok yang sulit menerima perbedaan. Ciri yang menonjol dari kaum radikal adalah nampak dari cara mereka beragama, dimana kelompok ini memiliki pandangan yang berbeda dalam memahami ajaran agama. Kata radikalisme diartikan sebagai pemahaman yang menyimpang. Pengertian radikalisme menurut bahasa yaitu paham atau aliran yang menginginkan perubahan dengan cara kekerasan.

Di Indonesia telah banyak kasus tindak kekerasan yang mengatasnamakan agama. Bom Bali misalnya, aksi tersebut terjadi pada tahun 2002 sebagai salah satu aksi yang dilakukan oleh kelompok radikal di Indonesia. Untuk itu, dapat di pahami bahwa akar dari munculnya tindakan radikalisme telah terjadi sejak Indonesia belum merdeka.

Realita lain yang dikenal sebagai awal perang terhadap terorisme oleh AS, yaitu peristiwa 11 September yang merontokkan Gedung WTC dan Pentagon merupakan tamparan berat buat AS. Maka, agar tidak kehilangan muka di dunia internasional, rezim ini segera melancarkan “aksi balasan” dengan menjadikan Afghanistan dan Irak sebagai sasarannya.

Perspektif Islam tentang Radikalisme, Islam sama sekali tidak membolehkan radikalisme. Karena Islam adalah agama rahmatan lil’alamin. Islam berasal dari dari kata salam yang berarti selamat, aman, damai. Islam tidak memperkenankan kekerasan sebagai cara untuk menyelesaikan masalah. Islam menganjurkan agar kita mengajak kepada kebaikan dengan bijak, nasihat yang baik dan berdialog dengan santun. Radikalisme, apalagi terorisme, hanya akan membuat Islam jauh dari watak aslinya sebagai agama rahmat, dan bisa membuat kehilangan tujuannya yang hakiki.

Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah pemahaman radikalisme dan tindak terorisme ialah memahamkan ilmu pengetahuan dengan baik dan benar. Setelah memperkenalkan ilmu pengetahuan dilakukan dengan baik dan benar, langkah berikutnya ialah bagaimana cara untuk memahamkan ilmu pengetahuan tersebut. Karena tidak hanya sebatas mengenal, pemahaman terhadap yang dikenal juga diperlukan. Sehingga apabila pemahaman akan ilmu pengetahuan, baik ilmu umum dan ilmu agama sudah tercapai, maka kekokohan pemikiran yang dimiliki akan semakin kuat. Dengan demikian, maka tidak akan mudah goyah dan terpengaruh terhadap pemahaman radikalisme sekaligus tindakan terorisme.

Menyaring informasi yang didapatkan juga merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah pemahaman radikalisme dan tindakan terorisme. Hal ini dikarenakan informasi yang didapatkan tidak selamanya benar dan harus diikuti, terlebih dengan adanya kemajuan teknologi, di mana informasi bisa datang dari mana saja. Sehingga penyaringan terhadap informasi tersebut harus dilakukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, di mana informasi yang benar menjadi tidak benar dan informasi yang tidak benar menjadi benar.Oleh karena itu, kita harus bisa menyaring informasi yang didapat sehingga tidak sembarangan membenarkan, menyalahkan, dan terpengaruh untuk langsung mengikuti informasi tersebut.

KESIMPULAN
Radikalisme merupakan paham yang menginginkan perubahan suatu sistem kemapanan masyarakat kepada sistem yang baru. Pemikiran radikalisme yang merasuk kedalam tatanan aksi memunculkan tindakan yang dikenal dengan terorisme, pada umumnya aksi terorisme muncul sebagai wujud ketidakpuasan suatu kelompok karena konsep-konsep berfikir radikalismenya, pemaksaan akan pemikiran paham radikalisme akan menjelma menjadi aksi terorisme kalau konsep dan pemikirannya ditolak oleh suatu sistem negara. Radikalisme merukapan hasil pemikiran dari aliran yang memiliki keterkaitan terhadap perubahan besar dan ekstrem. Kini radikalisme adalah konsep yang banyak ditentang karena banyak terkait dengan kekerasan.

OLEH: ASRAR RAKABUMI

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/hubungan-antara-radikalisme-dengan-terorisme/16958/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026 02:56.