JurnalPost.com – Kegiatan PPK Ormawa HIMABIO UBB mendapat tanggapan baik dari Masyarakat dan pemerintah Desa Tanah Bawah. Kepala Desa Tanah Bawah, Kasim mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa HIMABIO atas kesediannya menggiatkan konservasi anggrek di Sungai upang.
Sungai Upang adalah salah satu sungai yang dialih fungsikan menjadi tempat wisata yang berada di Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar. Dengan keberagaman flora dan fauna dan keindahan alam yang dimiliki membuat kawasan ini penuh dikunjungi oleh warga yang ingin berwisata. Salah satu biodiversity yang dilestarikan disana yakni pulau anggrek dimana tanaman anggrek dilestarikan dan dikembangkan. Inilah yang menjadi landasaan Tim PPK Ormawa HIMABIO 2023 untuk melakukan kerjasama dengan masyarakat setempat.
Kerjasama ini dimulai dengan Tim PPK Ormawa HIMABIO 2023 dengan salah satu penanggung jawab wisata disana yaitu Bapak Hormen selaku ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Tanah Bawah. Dimulai dari mengadakan rapat dengan masyarakat setempat, melakukan rancangan program yang akan dilaksanakan, menetapkan anggaran sampai mempersiapkan barang yang diperlukan untuk keperluan pengembangan kawasan wisata konservasi biodiversity disana.
Kegiatan konservasi anggrek perlu di tingkatkan untuk menjaga kekayaan alam yang kita miliki. Maraknya alih fungsi hutan menjadi perkebunan Masyarakat menyebabkan terancamnya keberagaman spesies anggrek yang hidup di dalamnya. Hormen menjelaskan sebelumnya di hutan sekitar Sungai dipenuhi banyak jenis anggrek. Namun sempat terjadi kebakaran hutan yang ikut melahap anggrek-anggrek di dalamnya. Hanya beberapa spesies yang bisa diselamatkan dari kebakaran tersebut.
Pembangunan pondok anggrek menjadi salah satu program yang HIMABIO giatkan sebagai bentuk konservasi anggrek di Sungai Upang. Pembangunan ini bertujuan sebagai tempat koleksi anggrek yang berhasil di konservasi oleh pihak POKDARWIS dan warga setempat. Perlu pengawasan yang lebih oleh pihak pengelola terhadap anggrek yang dikonservasi. Hal ini dikarenakan masih banyak tangan jahil dari pengunjung dari merusak hingga membawa pulang anggrek yang berhasil di konservasi.
Kegiatan yang didanai langsung oleh Kemendikbudristek ini memiliki fokus kegiatan berupa pembangunan Pondok Anggrek, Pembangunan Dermaga dan pembangunan Pondok Teh Serai atau Pondok UMKM untuk Masyarakat Desa Tanah Bawah sebagai tempat memperjual belikan makanan yang dibuat oleh ibu-ibu setempat.
Dengan semangat klolaborasi anggota PPK Ormawa HIMABIO 2023, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memperkenalkan kembali wisata pulau upang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Tanah bawah,Puding Besar. Selain itu, kerjasama ini juga menjadi inspirasi bagi upaya pelestarian tradisi dan warisan budaya di daerah lain.
Penulis : Nurjanah