JurnalPost.com – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka ( MBKM ) ini memberikan kebebasan hak belajar di luar kampus. Dalam kesempatan ini mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Sebelas Maret yang berjumlah 9 mahasiswa berkesempatan magang di pelatnas NPC Indonesia cabang olahraga lawn bowls yang beranggotakan Batista Nila Marberliantina, Chrisdian Ananda Herawati, Jemmy Geo Satria, Sofian Ibnu Setiawan, Fattakhul Qowwiyudin, Lulu Yulia Fu’adah, Said Al Khodri, Yoga Kurnia Saputra, Ryan Adryansyah, Dengan Dosen Pembimbing dari Fakultas Keolahragaan UNS Rumi Iqbal Doewes S.Pd., M.Or.
Cabang olahraga lawn bowls ini dimainkan dengan cara melempar bola kecil atau jack dan melempar bola besar yang disebut wood yang memiliki bias atau berat sebelah sehingga pada saat wood menggelinding berat sebelah, kemudian bola atau wood tersebut diarahkan ke bola jack tadi yang sudah di lempar sesuai dengan jarak jauhnya bola saat dilempar untuk menentukan jaraknya, dengan jarak 23 sampai 40 meter. Permainan ini dilakukan dengan cara melempar secara bergantian. Tim yang mendapatakan poin yaitu bola yang paling mendekati bola jack. Dalam setiap game, satu tim di nomor tunggal dan ganda diberi empat bola wood dalam satu tim. Sedangkan pada nomor triples setiap tim terdiri dari tiga pemain dan masing-masing pemain memainkan tiga bola. Di nomor four setiap pemain diberikan masing-masing diberikan dua bola.
Pendalaman manajemen atlet lawn bowls sangat penting untuk mengoptimalkan kinerja mereka di dalam dan di luar lapangan. Dalam pendalaman atlet manajemen ini, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi kebutuhan khusus atlet, seperti tingkat kebugaran fisik, teknik, taktik, mental, dan nutrisi yang diperlukan. Dengan memahami dan mengidentifikasi kebutuhan ini, manajer atlet dapat merancang program latihan yang sesuai dan efektif. Program latihan yang dirancang harus mencakup berbagai aspek penting dalam olahraga lawn bowls. Ini termasuk meningkatkan kekuatan fisik atlet, termasuk daya tahan, kecepatan, dan kekuatan otot yang diperlukan dalam permainan. Dengan mengembangkan dan memperbaiki keterampilan teknis ini, atlet dapat meningkatkan performa mereka di lapangan.
Namun, tidak hanya aspek fisik dan teknis, manajemen cedera juga menjadi bagian penting dalam pendalaman ini. Cedera dapat menjadi hambatan besar dalam kinerja atlet. Oleh karena itu, manajer atlet harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola cedera dan pemulihan. Hal ini meliputi pemahaman tentang penanganan cedera yang tepat, program pemulihan yang efektif, dan pencegahan cedera melalui pemanasan yang baik dan perawatan fisik yang rutin. Tim magang hibah MBKM UNS turut membantu dalam kegiatan pelatihan tersebut.

Mereka tim magang membantu pelatih dan director melakukan analisis pertandingan, pendampingan layanan atlet, menjadi umpire dan marker ( wasit ) juga menjadi bagian penting dalam pendalaman manajemen atlet lawn bowls. Melalui ini mahasiswa prodi Pendidikan kepelatihan olahraga berkesempatan membantu atlet dan director melakukan observasi dan analisis pertandingan untuk mnegetahui kekuatan dan kelemahan atlet. Informasi atau data – data atlet tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan strategi dan taktik yang sesuai untuk setiap pertandingan.
Selain aspek fisik dan teknis, pendalaman manajemen atlet lawn bowls juga harus mencakup aspek mental. Keterampilan mental seperti manajemen stres, fokus, motivasi, dan konsentrasi sangat penting dalam olahraga ini. Manajer atlet dapat membantu atlet mengembangkan keterampilan ini melalui latihan mental, visualisasi, dan teknik relaksasi. Dengan memiliki keterampilan mental yang kuat, atlet dapat menghadapi tekanan kompetisi dengan lebih baik dan meningkatkan konsistensi performa mereka.

Tidak hanya itu, pendalaman manajemen atlet lawn bowls juga melibatkan aspek nutrisi dan pemulihan. Penting untuk memastikan atlet mendapatkan nutrisi yang tepat untuk memaksimalkan kinerja mereka. Diet yang seimbang dan teratur sangat penting dalam menjaga kebugaran fisik dan energi yang optimal. Selain itu, perencanaan pemulihan setelah latihan atau pertandingan juga harus diperhatikan untuk memastikan atlet dapat pulih dengan baik dan siap untuk pertandingan selanjutnya.
Terakhir, evaluasi dan penyesuaian secara berkala juga penting dalam pendalaman manajemen atlet lawn bowls. Melalui evaluasi, dapat dilihat kemajuan atlet dan area yang perlu diperbaiki. Dengan melakukan penyesuaian yang tepat, program latihan dan strategi manajemen dapat di tingkatkan sesuai dengan kebutuhan atlet. Evaluasi ini juga dapat membantu dalam mengidentifikasi potensi atlet yang dapat dikembangkan lebih lanjut.