
JurnalPost.com, Jatinegara, Kabupaten Tegal (20/7/23), Desa Dukuhbangsa yang terletak di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal disebut sebagai salah satu desa yang dimana anak-anak diduga terdeteksi stunting menurut data posyandu Desa Dukuhbangsa dengan total 9 anak.
Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro menyelenggarakan program multidisiplin untuk pencegahan stunting dengan merangkul kader posyandu. Bersama Ibu Bidan Siti Fauziati dan Ibu-ibu kader posyandu maka program KKN Desa Dukuhbangsa “Hempas Stunting” berjalan dengan lancar. Acara “Hempas Stunting” ditargetkan untuk Ibu-ibu hamil dan juga Ibu-ibu yang memiliki balita.
Hempas Stunting terdiri dari beberapa rangkaian acara, yaitu pemaran Pengenalan Stunting, Pentingnya Memahami Gizi Sesuai Usia Anak, 3A (Asah, Asih, Asuh), Bijak Mengasuh Anak, Pentingnya Peran Ayah Ibu Bagi Tumbuh Kembang Anak, Manajemen Stress Orang Tua, Dampak Stuntung, Pola Makan Anak, Mengatur Makan Anak, dan diakhiri dengan Pemaparan. Program Pemerintah.
Bentuk kegiatan Hempas Stunting oleh Mahasiswa KKN Undip Desa Dukuhbangsa lainnya yaitu pemberian PMT atau disebut juga Pemberian Makanan Tambahan untuk ibu-ibu hamil dan anak-anak balita berupa susu dan bubur kacang hijau. Program PMT ini berkesinambungan dengan program rutin Posyandu Desa Dukuhbangsa. Pemberian PMT kepada anak-anak terdeteksi stunting merupakan program rutin yang diadakan oleh Posyandu Desa Dukuhbangsa.

Masih menjadi rangkaian program “Hempas Stunting” pada hari Rabu, 2/8/2023 didadakannya validitas data untuk anak diduga stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal. Didapati hasil dari 15 anak di Desa Dukuhbangsa yang terkena stunting, ternyata hanya 9 anak yang terkena stunting hal tersebut dikarenakan perbedaan alat yang digunakan untuk mengukur tinggi badan dan berat badan.
Materi yang disampaikan oleh Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro mendapat respon positif dari para hadirin. Ibu Bidan Siti Fauziati mengatakan, “Menurut saya sebagai Bidan Desa Dukuhbangsa, sejak ada anak-anak KKN Undip selama 45 hari ini benar-benar sangat membantu ya terutama pada stunting. Kemarin pemaparan materi juga sangat menarik. Kemarin juga ada pemberian PMT ya!, Alhamdulillah anak-anak juga suka. Pengukuran berat badan dan tinggi badan rutin juga telah terlaksana. Alhamdulillah dari 15 anak yang diduga stunting ternyata hanya 9 anak yang terkena stunting”.
Penulis : Tim KKN Desa Dukuhbangsa
DPL : Anafil Windriya, S.E., M.M.
Lokasi : Desa Dukuhbangsa, Jatinegara, Tegal