
Surabaya, JurnalPost.com – Seiring dengan implementasi Kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun 2025, literasi digital menjadi kemampuan penting yang harus diperkenalkan sejak bangku sekolah dasar. Menjawab kebutuhan tersebut, GenKiddo Academy menggelar kelas roadshow di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kejawan Putih Tambak I/243 Surabaya pada Senin, 13 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan langkah nyata untuk mendukung kebijakan pemerintah sekaligus menumbuhkan minat siswa terhadap teknologi melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer tersebut dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik inisiatif yang sejalan dengan arah pendidikan nasional ini. “Kami menyambut baik sekali program kakak-kakak mahasiswa ITS mengenai kegiatan pembelajaran koding ini. Koding sangat bermanfaat, namun perlu disesuaikan dengan anak dan dikemas dengan permainan untuk menambah pengetahuan, apalagi hal ini selaras dengan kebijakan kurikulum pendidikan nasional saat ini,” ungkap Ibu Emaniar.
Setelah pembukaan, Ketua Tim GenKiddo Academy, Aliffia Isma, memberikan pengenalan singkat mengenai platform mereka. GenKiddo Academy adalah sebuah platform edukasi teknologi (edtech) yang diluncurkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk menyediakan pembelajaran koding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) berbasis Learning Management System (LMS) bagi anak-anak dengan cara yang menyenangkan. “Misi kami adalah membuat pendidikan teknologi dapat diakses oleh semua anak. Keterampilan koding bukan lagi sesuatu yang eksklusif, melainkan sebuah literasi dasar baru yang perlu dikuasai untuk menghadapi masa depan,” jelas Aliffia.

Sesi utama acara diisi dengan pengenalan KKA berbasis game, dimana anak diajak belajar sambil bermain. Para siswa diajarkan cara membuat sebuah karakter bergerak dan berinteraksi menggunakan antarmuka visual Scratch. Dengan bimbingan para mentor dari GenKiddo Academy, siswa-siswi tampak antusias mengikuti setiap instruksi dan berhasil membuat proyek sederhana pertama mereka. Metode ini dirancang untuk menstimulasi logika berpikir komputasional (computational thinking) dan kreativitas siswa tanpa membebani mereka dengan sintaks pemrograman yang rumit.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pemberian hadiah bagi siswa dengan nominasi terbaik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas mereka. Inisiatif GenKiddo Academy yang didukung pendanaan melalui program Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan ITS, diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah untuk mengakselerasi penguasaan keterampilan digital di kalangan generasi muda menuju Visi Indonesia Emas 2045. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dapat diikuti melalui akun Instagram @genkiddo.id.
Penulis: Tim Genkiddo
Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember