
JurnalPost.com – Setiap penduduk membutuhkan keabsahan identitas yang harus diakui oleh negara. Keabsahan identitas tersebut dibuktikan dengan adanya dokumen kependudukan seperti kartu tanda penduduk (KTP), akta kelahiran, kartu keluarga (KK) dan lain sebagainya. Masyarakat bisa mendapatkan dokumen kependudukan melalui layanan administrasi kependudukan yang mana telah tercantum dalam UU No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam Undang-Undang tersebut, masyarakat juga memiliki kewajiban untuk melakukan update data kependudukan setiap kali terjadi Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting.
Melihat begitu pentingnya data kependudukan yang ter-update sekaligus berbagai manfaat yang didapatkan, sebagai ibu kota dari Provinsi Jawa Timur, Surabaya terus menciptakan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan kemudahan bagi warga dalam melakukan update data kependudukan. Salah satu bentuk inovasi tersebut ialah Klampid New Generation.
Klampid New Generation merupakan pengembangan sistem layanan administrasi kependudukan secara online yang mengalami transformasi bentuk dari web yang sebelumnya dikenal dengan nama E-Lampid menjadi sebuah aplikasi. Klampid New Generation hadir dengan sistem yang menjanjikan kecepatan dalam penyampaian informasi, efisiensi, jangkauan input data global dan transparans. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan perancangan fitur Chatbot sehingga pengguna dapat melakukan percakapan yang berlangsung secara sistematis dengan tokoh virtual yang disebut Cak Takon. Harapannya, melalui inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang berbasis e-Government dapat menjadi terobosan baru bagi pemerintah dalam mendukung kualitas pelayanan publik di Kota Surabaya.
Dengan latar belakang tersebut, maka penelitian mengenai partisipasi masyarakat dalam tertib administrasi kependudukan melalui Klampid New Generation di Kelurahan Rungkut Tengah dilaksanakan. Melalui wawancara yang dilakukan pada warga di kelurahan setempat, maka diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa penggunaan Klampid New Generation meningkatkan efektivitas dari layanan administrasi kependudukan. Sebab, warga dapat memperoleh layanan administrasi kependudukan tanpa perlu mendatangi disdukcapil, kecamatan atau kelurahan. Hal ini dijelaskan oleh Bapak Waris selaku warga Kelurahan Rungkut Tengah sebagai berikut:
“… Kalau pakai KNG, saya ngga perlu datang lagi ke disdukcapil, kecamatan atau kelurahan. Cukup pakai ponsel, saya bisa ajuin permohonan update data adminduk saya.” (Hasil wawancara 20 Oktober 2023)
Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa warga Kelurahan Rungkut Tengah telah berpartisipasi dalam tertib administrasi kependudukan melalui penggunaan Klampid New Generation. Akan tetapi, warga hanya akan mengajukan penerbitan dokumen kependudukan atau melakukan update data kependudukan di saat warga benar-benar membutuhkan dokumen kependudukan tersebut. Selain itu, warga Kelurahan Rungkut Tengah merasa Klampid New Generation tidaklah sulit untuk digunakan sehingga dalam hal ini Klampid New Generation telah memenuhi aspek Perceived Ease of Use.
Artinya Klampid New Generation merupakan aplikasi yang mudah untuk digunakan. Selain itu, warga Kelurahan Rungkut Tengah juga menganggap bahwa penggunaan Klampid New Generation dapat memenuhi kebutuhan mereka dalam administrasi kependudukan sehingga dalam hal ini Klampid New Generation telah memenuhi aspek Perceived Usefulness. Artinya Klampid New Generation merupakan aplikasi yang bermanfaat.
Oleh: Uswatun Hasanah