
Penulis: Ir. Silvi Ariyanti, M.Sc
JurnalPost.com – Dosen-dosen dari universitas Mercu Buana dan Universitas Tarumanagara kembali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Kreo Larangan Tangerang. Yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak pada industri makanan yaitu Pempek Needo.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2023, bertempat di lokasi UMKM yaitu Jalan Kejaksaan 3, Kelurahan Kreo Larangan Tangerang. pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Ir. Silvi Ariyanti, M.Sc dari Program Studi Teknik Industri Universitas Mercu Buana Jakarta dan Dr. Ir. M. Sobron, M.Sc dari Progrm Studi Teknik Mesin Unversitas Tarumanagara.
Pempek Needo didirikan oleh Bapak Sukirman dan Istrinya. Pada saat ini pempek yang dibuat oleh pak Sukirman sangat diminati oleh masyarakat. Cara pejualan Pempek Needo dijual di pasar Cipulir oleh Istri Pak sukirman, secara online di Market Place seperti Tokopedia dan shopee dan juga dijajakan berkeliling dengan menggunakan motor yang diberi gerobak ke sekolah-sekolah di daerah Larangan Tangerang oleh Bapak Sukirman sendiri.
Kendala yang dihadapi Pempek Needo adalah kemampuan untuk membuat adonan pempek yang membutuhkan tenaga yang sangat besar, sehingga Pak sukirman hanya mampu memproduksi 5 kg pempek per hari. Hal ini menyebabkan banyak permintaan pempek yang tidak dapat terpenuhi.
Hasil diskusi dengan pak sukirman selaku pemilik usaha dengan dosen-dosen dari Unversitas Mercu Buana dan Universitas Tarumanagara terdapat keinginan besar untuk meningkatkan kapasitas produksi seiring dengan semakin bertambahnya permintaan pasar untuk produk pempek terutama meningkatkan pemasaran secara online.
Meningkatkan usaha adalah keinginan hampir semua pemilik usaha dengan cara meningkatkan proses produksi untuk mendapatkan profit yang dapat meningkat pula. Terdapat beberapa aspek yang diperlukan untuk mencapai hal tersebut yaitu dengan meningkatkan manajemen produksi, pemasaran dan keuangan serta administrasi dalam perusahaan.
Dari hasil diskusi dengan pemilik pempek Needo mengenai permasalahan yang dihadapi maka disimpulkan bahwa kendala yang dihadapi Pempek Needo yang sangat mendesak untuk tangani adalah aspek produksi pada pembuatan adonan pempek yang membutuhan tenaga yang sangat besar karena dilakukan secara manual.
Berdasarkan kondisi dan persoalan yang dihadapi pemilik pempek needo maka solusi yang dapat diberikan adalah dengan menerapkan teknologi tepat guna yaitu memberikan bantuan berupa mesin pembuat adonan yang berfungsi untuk membuat adonan pempek dengan waktu yang lebih cepat dan pengadukan yang lebih baik dan merata.
Sehingga dapat meningkatnya kapasitas produksi dari rata-rata 5 kg/hari menjadi 10 kg/hari agar dapat memenuhi permintaan pelanggan. Dalam pembuatan pempek pasti harus membuat adonan dengan bahan-bahan yang tercampur sempurna dan tekstur yang lembut. Sehingga dengan diberikannya mesin pengadon pempek dapat memberikan manfaat berupa proses pengadukan adonan lebih cepat karena mesin pengaduk adonan secara otomatis membantu dalam mengaduk secara konstan.
Kecepatan pengadukan juga dapat sesuaikan. Dengan waktu yang lebih cepat, mengaduk adonan pempek dapat dilakukan dalam jumlah besar. Dengan ini hasil produksi akan semakin meningkat dan omset yang dihasilkan akan semakin berkembang pesat. Selain itu juga dapat menghemat waktu dan tentunya dapat menghemat energi karena dengan menggunakan mesin pengaduk pempek pengerajin tak perlu lagi harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengaduk adonan pempek setiap harinya. Sehingga pengerajin dapat menggunakan waktu dan tenaga untuk pekerjaan yang lain.
Alat pengaduk adonan pempek yang disumbangan adalah mesin dengan tenaga listrik. Mesin ini dipilih karena mesin listrik tidak mengeluarkan suara yang berisik sehingga tidak mengganggu warga yang lain karena lokasi Pempek Needo berada dikawasan perumahan yang padat penduduk.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Bapak Yahya, MM. selaku Sekretaris Kelurahan Kreo. Beliau berharapa kegiatan pengabdian masyarakat dapat juga menjangkau UMKM lain. Sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.