Penulis: Windi Putri Arisqa, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
JurnalPost.com – Dalam Gerakan Palang Merah Indonesia (PMI) terdapat slogan “Setetes darah anda, nyawa bagi sesama”. Mungkin kalian bertanya mengapa Gerakan Palang Merah Indonesia (PMI) menyebutkan slogan tersebut, yuk baca lebih lanjut!
Gerakan Palang Merah Indonesia
Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan dengan salah satu kegiatannya yaitu menyelenggarakan kegiatan donor darah. Dilansir dari Kementrian Kesehatan, donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah yang digunakan untuk keperluan transfusi darah.
Mengapa Kita Harus Ikut Donor Darah?
Donor darah adalah kegiatan yang positif dan mulia dan kita bisa menolong sesama. Donor darah bisa membantu mereka yang membutuhkan darah dalam situasi mendesak. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), total kebutuhan kantong darah di setiap negara idealnya sebanyak 2% dari total penduduk. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, jumlah penduduk di Indonesia kini telah mencapai sebanyak 278,69 juta jiwa pada pertengahan 2023. Maka jumlah kantong darah yang dibutuhkan Indonesia diperkirakan sebanyak 5,57 juta per tahun. Berdasarkan data Palang Merah Indonesia (PMI), stok darah yang dimiliki unit donor darah (UDD) di seluruh Indonesia sebanyak 77.438 kantong per 14 Juni 2023. Jumlah itu masih belum mencukupi estimasi kebutuhan kantong darah yang ideal sesuai standar WHO.
Kegiatan donor darah juga sangat banyak manfaat yang berdampak positif untuk diri sendiri dan juga untuk sesama, yaitu:
• Menyelamatakan Nyawa: Donasi darah adalah tindakan mulia yang dapat menyelamatkan nyawa. Darah yang didonasikan digunakan dalam berbagai prosedur medis, termasuk operasi, perawatan kanker, dan penanganan cedera. Dilansir dari Kementrian Kesehatan, sumbangan darah dari satu orang dapat menyelamatkan hingga tiga
• Mengurangi Resiko Penyakit jantung: Penelitian menunjukkan bahwa mendonorkan darah secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian ini dilakukan pada wanita.
• Meningkatkan Produksi Sel Darah: setelah mendonorkan darah, tubuh akan bekerja untuk menggantikan suplai darah yang hilang. Proses ini merangsang produksi sel darah baru, yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
• Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Pusat donor darah biasanya melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum seseorang dapat mendonorkan darah. Ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan tanda-tanda vital lainnya. Pemeriksaan rutin dapat membantu pendonor lebih menyadari status kesehatan mereka. Pemeriksaan dilakukan untuk beberapa penyakit seperti HIV, sifilis, hepatitis B, hepatitis C, hingga malaria. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan penyakit via tranfusi darah.
• Meningkatkan Pengontrolan Emosional: Banyak pendonor merasa puas dan sejahtera secara emosional setelah mendonorkan darah. Mengetahui bahwa mereka membantu orang lain yang membutuhkan dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.
• Membantu Menurunkan Kalori: Aktivitas donor darah bisa membantu menurunkan kalori. Setiap 450 mililiter darah yang kita donorkan dapat membakar hingga 650 kalori. Pendonor darah perlu mengkonsumsi makanan serta menjaga kadar hidrasi tubuh sebelum melakukan donor darah.
• Megurangi Kadar Zat Besi Berlebih: Mendonorkan darah secara teratur dapat membantu mengurangi kadar zat besi yang berlebih. Hal ini membawa dampak positif karena kadar zat besi yang terlalu tinggi dapat memicu risiko penyakit jantung dan kolesterol.
Kalau kita ingin mendonorkan darah, kita harus membaca syarat dan tahapannya terlebih dahulu!
Syarat Donor Darah dalam PMI
• Sehat jasmani dan rohani
• Berusia 17-60 tahun.
• Berat badan minimal 45 kg
• Tekanan darah normal (Sistole 100-180 dan Diastole 70-100)
• Kadar haemoglobin 12,5-17,0 gr/dL%
• Waktu donor darah terakhir minimal 2 bulan
Tahapan dalam Kegiatan Donor Darah
• Tahap Registrasi
Mengisi formulir pendaftaran dan kuisioner kesehatan.
• Tahap Pemeriksaan Pendahuluan
Menimbang berat badan, memeriksa kadar haemogoblin darah dan memeriksa golongan darah pendonor bagi yang baru peratama.
• Tahap Pemeriksaan kesehatan oleh dokter
Anamnesis, pemeriksaan tekanan darah dan fisik sederhana.
• Tahap pengambilan darah yang di donorkan
Cuci lengan donor, pegambilan darah, pegambilan sempel darah.
• Tahap administrasi
Mengambil kartu donor dan vitamin.
• Tahap pemulihan
Pendonor dianurkan untuk beristirahat dan menikmati hidangan sederhana yang telah disajikan oleh PMI.
Kegiatan donor darah sangat banyak manfaatnya dan tidak sulit dalama tahapannya. Jadi, ayo kita selangkah megambil dan melakukan kegiatan positif bagi orang lain yang membutuhkan dan pastinya untuk diri kita sendiri juga!