Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

DONOR DARAH

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 15 Desember 2023

NAMA: RIZKI MELINDA HARAHAP
NIM    : 0306212143

MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

Bagi yang saat ini sedang berfokus untuk menurunkan berat badan donor darah secara rutin dapat menjadi salah cara yang diambil. Alasan donor darah dapat menurunkan berat badan adalah karena rata-rata orang dewasa dapat membakar 650 kalori saat mendonorkan 450 ml darahnya.

Dengan mengetahui beberapa manfaat dari donor darah di atas, diharapkan mampu memberikan rasa percaya diri kepada seluruh pendonor darah untuk bisa melakukannya secara rutin. Sehingga dengan demikian, pasokan darah dapat terus terpenuhi, dan tubuh menjadi sehat.

Ketika melakukan donor darah, sel darah merah kita akan berkurang. Akibatnya, tubuh akan melakukan regenerasi lebih cepat untuk menghasilkan sel darah merah yang baru dan lebih muda untuk mencukupi kebutuhan. Zat besi pada jumlah normal dibutuhkan karena merupakan penyusun sel darah merah. Oleh sebab itu, tidak kalah penting, sebelum melakukan donor darah, pastikan asupan gizi dalam tubuh terutama zat besi telah terpenuhi, istirahat yang cukup, serta minum air yang cukup agar tubuh dalam keadaan prima dan siap melakukan donor.

Adapun Syarat Donor Darah yaitu

  1. Usia 20 -50 tahun (bagi yang rutin donor sampai usia 70 tahun)
  2. Berat Badan minimal 50 kg
  3. Tekanan Darah 110 – 130 (sistole) dan 70 – 90 (diastole)
  4. Kondisi badan sehat pada saat donor darah (tidak demam atau menderita influenza)
  5. Tidak sedang minum obatobatan (missal :antibiotic, anti nyeri) dalm 1 minggu terakhir
  6. Tidak memiliki riwayat penyakit : liver (hepatitis), sifilis, malaria, hemophilia, jantung, alergi, asma, diabetes melitus, ginjal, epilepsi, HIV-AIDS.
  7. Istirahat malam minimal 6 jam
  8. Tidak dalam keadaan hamil, menyusui dan menstruasi

Menurut (Amatya, 2013), terdapat berbagai pendapat mengenai donor darah di antara pelajar dan mahasiswa. Sekitar seperempat dari pelajar tidak tahu mengenai aspek donor darah dan lebih dari setengah pelajar berpikir bahwa darah yang telah dikumpulkan akan dijual oleh Unit Transfusi Darah kepada orang yang membutuhkan darah. Alasan yang paling umum yang diberikan oleh pelajar untuk tidak melakukan donor darah bahwa mereka tidak diminta untuk mendonorkan darah oleh pihak yang memerlukan (pasien). Selain itu mereka juga takut jarum suntik, efek samping setelah donor darah, dan resiko terkena infeksi.

Pelajar dianggap sebagai bagian populasi terbesar dan sangat penting bagi populasi donor darah. Namun, tampaknya pelajar belum memiliki kesadaran dan motivasi untuk mendonorkan darah. Maka dari itu untuk menumbuhkan minat pelajar agar melakukan donor darah, dengan cara memberikan informasi dan edukasi untuk tujuan merubah pemahaman dan perilaku pelajar terhadap donor darah. Sehingga para pelajar semakin sadar dan ambil peran untuk dapat peka terhadap siapa pun yang membutuhkannya.

Faktor yang mempengaruhi timbulnya minat pada seseorang yaitu minat yang berasal dari pembawaan dan minat yang timbul karena adanya pengaruh dari luar. Minat berasal dari pembawaan atau berasal dari dalam diri orang tersebut misalnya seperti tertarik, kemampuan, perangai, dan struktur fisik, sedangkan minat timbul karena adanya pengaruh dari luar seperti lingkungan, dorongan orang tua, dan kebiasaan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/donor-darah-5/8813/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 15:21.