Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Difabis Coffee & Tea yang Berdayakan Difabel, Di Terowongan Kendal SCBD

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 12 April 2024

JurnalPost.com – Memiliki keterbatasan fisik tak menjadi halangan untuk berkarya. Bahkan, sebagian dari penyandang disabitalitas sukses membangun bisnis. Seperti Kedai Kopi Difabis Coffee & Tea di Terowongan Kendal, Jakarta.

Gerai ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dalam beberapa kunjungannya ke kawasan Sudirman, Anies juga seringkali mengajak tamunya ke gerai kopi disabilitas ini. Tempat ini sengaja diberdayakan dengan tujuan agar teman-teman difabel bisa berkarya dan mandiri dengan cara berjualan usai mendapat pelatihan dari Baznas.

Meskipun kedai ini dikelola penyandang difabel, namun bukan menjadi satu kekhawatiran bagi pembeli. Pasalnya, kedai ini menyediakan tata cara pemesanan menggunakan bahasa isyarat. Para pengunjung dapat menikmati beberapa minuman yang dibuat langsung oleh penyandang disabilitas dengan melakukan pemesanan menggunakan bahasa isyarat. Terpampang pula standing banner yang mengajarkan cara memesan menu yang diinginkan menggunakan bahasa isyarat.

Semua pekerja di gerai kopi Difabis ini merupakan penyandang disabilitas. Ada yang tunadaksa dan ada juga yang tunarungu. Para difabel ini terlihat bangga dan senang menjadi karyawan kedai kopi. Difabis ini buka setiap hari Senin-Sabtu, mulai pukul 10.00 hingga pukul 19.00. Selain menawarkan minuman kopi dan non kopi, kedai Difabis juga menawarkan berbagai cemilan. Mulai dari roti, kerupuk, kacang, keripik, kurma dan masih banyak lagi. Makanan tersebut merupakan produk dari pelaku UMKM.

Sebagai informasi, harga yang ditawarkan di kedai ini cukup bersaing. Harga yang dipatok untuk minuman mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000, sementara untuk makanan mulai dari Rp10.000. Hadirnya Kedai Difabis Coffee & Tea di kawasan bisnis Sudirman, Jakarta ini diapresiasi sejumlah pelanggan. Bahkan, mereka mengaku tidak mengetahui jika kedai ini dikelola penyandang disabilitas di DKI Jakarta.

Selain minum kopi, para pengunjung juga bisa berbagi. Caranya mudah, kalian cukup membeli dua kopi, satu untuk Anda dan satu lagi untuk dibagi. Nantinya para pengunjung akan mendapat satu magnet berbentuk cup yang bisa ditempel di papan “Kopi Dibagi”. Magnet cup tadi akan diambil oleh driver ojek online, pasukan oranye, pemulung, pengemis atau siapa saja. Kemudian, magnet tersebut akan ditukarkan dengan minuman yang mereka inginkan.

Penulis: Aulianisa

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/difabis-coffee-tea-yang-berdayakan-difabel-di-terowongan-kendal-scbd/13619/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 06:37.