
JurnalPost.com, Sragen, (14/08/2023) Air bersih telah menjadi isu utama di Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen dimana kondisi di desa Srawung seringkali mengalami kekeringan dan keterbatasan air bersih. Di Desa Srawung masih banyak masyarakat yang membeli air isi ulang sebagai air bersih untuk dikonsumsi, Kondisi tersebut disebabkan air yang ada seringnya masih mengandung air kapur. Sementara untuk memperoleh air bersih tersebut masih memerlukan pengolahan lebih lanjut.
Dari adanya isu ini, mendorong mahasiswa KKN tim 2 UNDIP di Desa Srawung untuk melakukan pengembangan air hujan sebagai salah satu sumber daya untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Pengembangan tersebut dikemas dalam program kerja “Perancangan Tandon Air untuk Penampungan Air Hujan Sebagai Cadangan Air”.
Kegiatan dimulai dengan membuat rancangan tandon air dalam bentuk dua dimensi menggunakan software Sketchup dan Autocad 2d. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari latar belakang permasalahan, kemudian dilanjutkan dengan gambaran dari rancangan tandon air, dan diakhiri dengan penjelasan cara kerja tandon air juga biaya anggaran. Program kerja tersebut dipaparkan pada pihak perangkat desa supaya rancangan yang dibuat nantinya dapat memberikan gambaran yang jelas.

Dari rancangan tandon air yang sudah dibuat dan dijelaskan diharapkan dari pihak perangkat desa dapat mempraktekannya dan ditunjukkan kepada masyarakat, Sehingga masyarakat nantinya dapat membuat rancangan tempat penampungan air secara mandiri dan dapat memperoleh air yang layak konsumsi dengan mudah.
Penulis:Kelompok 5 (KKN UNDIP TIM II tahun 2023)
DPL: Oktavianto Eko Jati, S.Pi., M.Si.
Lokasi: Dukuh Nambangan, Desa Srawung, Kec. Gesi, Kab. Sragen.