
JurnalPost.com – Kuala Terengganu, 15 Oktober 2023 – Sebagai perwakilan Mahasiswa dari Program Studi Hubungan Internasional (HI) tentu memiliki berbagai jenis impian untuk dapat mengabdi kepada masyarakat baik di dalam ataupun Luar Negeri. Pada kesempatan kali ini, Lembaga Penelitian dan Pengembangan kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Jawa Timur memberikan kesempatan bagi sepuluh Mahasiswa Terpilih untuk mengikuti program KKN Internasional (KKNI) atau International Student Mobility for Community Services di Kuala Terengganu, Malaysia pada bulan Oktober tahun 2023.
Sebagai perwakilan Mahasiswa yang berhasil lolos seleksi penerimaan peserta KKNI, tentu perlu persiapan yang sangat matang dengan berbagai program Pengabdian Masyarakat utamanya yang ditujukan kepada para pengungsi Etnis Rohingya yang ada di Kuala Terengganu, Malaysia. Dengan pendampingan salah satu Dosen HI yakni Prihandono Wibowo, S. Hub. Int., M. Hub. Int, 10 Mahasiswa HI UPNV Jatim ini mengadakan acara Pelepasan KKNI bersama dengan LPPM pada hari Jum’at, 6 Oktober 2023 di Gedung LPPM, UPNV Jatim. 2 hari setelahnya, pada Hari Minggu, 8 Oktober 2023, para peserta KKNI beserta 1 Dosen Pendamping dari HI UPNV Jatim diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda menuju ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk transit dan melanjutkan perjalanan menuju ke Kuala Terengganu, Malaysia.
Dengan membawa salah satu Program Utama dalam kegiatan KKNI di Malaysia ini, peserta KKNI melakukan kunjungan ke Madrasah Hidayah Rohingya yang berada di Kuala Berang Hulu Terengganu, Malaysia. Berbagai kegiatan pun dilakukan antara lain mengajarkan pelajaran Bahasa Inggris khususnya Basic English kepada anak-anak pengungsi yang mana menjadi salah satu implementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) Poin No. 4.5 tentang “Quality of Education” dengan tujuan agar anak-anak pengungsi Rohingya dapat mendapatkan pendidikan yang layak tanpa adanya diskriminasi status dan menghadirkan kegiatan yang dapat mendukung pertumbuhan bermain dan belajar pada anak.
Dengan keterbatasan akses tempat tinggal, pendidikan, dan ekonomi para Pengungsi Rohingya ini, peserta KKNI berupaya dengan maksimal untuk mengajarkan penggunaan Bahasa Inggris kepada para pengungsi sebab sebagian besar Bahasa yang mereka gunakan sehari-hari masih menggunakan Bahasa Bangladesh. Selain itu, kegiatan bagi-bagi makanan juga dilakukan dengan membagikan makanan khas Malaysia yakni Nasi Lemak serta berbagai makanan ringan khas Indonesia. Pembagian buku gambar, pensil warna, dan mainan juga dilakukan sebagai tanda kenang-kenangan kunjungan perwakilan Indonesia kepada para Pengungsi Rohingya di Madrasah Hidayah Rohingya.
Tak hanya itu, pengajaran akan pentingnya Pendidikan Sexual Harrasment juga diberikan guna meningkatkan pemahaman tentang implementasi SDGs Poin No. 5.3 yakni “Gender Equality”. Pembelajaran tentang Kesetaran Gender ini merupakan salah satu pendidikan yang berbasis kesadaran akan pentingnya melindungi diri serta memahami batas-batas area terlarang untuk dijaga utamanya bagi anak-anak dan perempuan.
Dengan berbagi pengalaman, membuat pohon harapan, dan fun games, pembelajaran ini berlangsung sangat gembira dan haru di saat yang bersamaan. Momen singkat yang sangat bermakna ini mengajarkan seluruh peserta KKNI akan indahnya kebersamaan dan keberagaman.
Tanpa adanya dukungan dari LPPM, Prodi HI UPNVJT, UnisZA (Universiti Sultan Zainal Abidin), beserta IRiSS (International Relations Student Society), kegiatan KKNI tidak akan berhasil dan sukses seperti saat ini. Kesempatan ini menjadikan peserta KKNI lebih meningkatkan rasa syukurnya karena mereka berhasil mendapatkan pengalaman dengan bertemu para pengungsi Rohingya di Malaysia dan menyuarakan akan pentingnya Kesetaraan Gender dalam kehidupan sehari-hari serta pendidikan yang layak bagi seluruh manusia.