
JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menggelar pelatihan pembuatan lilin sereh anti serangga sebagai upaya mendorong masyarakat memanfaatkan bahan alami yang lebih aman, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi alternatif dari kebiasaan penggunaan pengusir nyamuk berbahan kimia yang masih banyak dipakai di rumah tangga, sekaligus memperkuat kesadaran warga tentang pentingnya memilih produk yang lebih sehat untuk lingkungan sekitar.
Pelatihan ini diikuti warga setempat dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, , hingga pelaku UMKM yang tertarik mengembangkan produk sederhana untuk kebutuhan harian maupun peluang usaha. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UNTAG Surabaya yang terlibat langsung mendampingi peserta, yaitu Nayaka Nabil Abhimata, Muhammad Fahim, Moch Beny Ferdiansyah, dan Muhammad Nuqi Nasrul, yang membantu penyampaian materi, memandu praktik, serta memfasilitasi diskusi agar peserta memahami proses produksi dengan tepat.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep lilin sereh, pemilihan bahan, serta standar kebersihan dan keamanan produksi agar hasilnya layak digunakan dan memiliki kualitas yang konsisten. Pelatihan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung mulai dari menyiapkan bahan, mengatur takaran, proses pencampuran dan pemanasan, pemasangan sumbu, pencetakan, hingga tahap pendinginan dan finishing, serta pengenalan teknik pengemasan sederhana dan strategi dasar penentuan harga agar produk memiliki nilai jual.
Kegiatan ini berada di bawah bimbingan DPL Rizki Dwi Bakhtiar Surin, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang memberikan arahan dan evaluasi agar pelatihan berjalan efektif dan dapat berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu memproduksi lilin sereh secara mandiri, menjaga konsistensi kualitas, serta mengembangkan produk sebagai usaha rumah tangga yang dapat menambah pendapatan dan memperkuat ekonomi warga berbasis potensi lokal.