
JurnalPost.com – Global warming atau pemanasan global menyebabkan meningkatnya temperatur serta perubahan iklim secara ekstrem. Perubahan iklim tampaknya juga menyebabkan berkembangnya berbagai konflik terkait ekonomi, sosial, dan politik. Sebelum pecahnya perang sipil di Syria pada tahun 2011, warga Syria mengalami kekeringan berkepanjangan yang menyebabkan kelumpuhan pada sektor pertanian yang berakibat fatal terhadap perekonomian dan menjadi faktor utama pecahnya perang sipil syria. Tidak hanya itu, ada beberapa konflik serupa dimulai dari krisis, perang bahkan genosida yang disebabkan oleh global warming dan perubahan iklim.
Baru-baru ini Perbincangan terkait genosida menjadi berita hangat dan menarik bagi sebagian besar masyarakat. Ratusan bahkan ribuan postingan terkait genosida yang sedang terjadi saat ini pada masyarakat Gaza dapat dengan mudah ditemukan di sosial media. Kekejamanan dan kekejian yang terjadi berlarut-larut menarik banyak simpati publik dan mengundang tanda tanya besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Hingga saat ini invasi yang dilakukan Israel untuk memperluas daerah kekuasaannya telah menewaskan ribuan warga sipil. keserakahan israel dan dorongan beberapa faktor krusial menjadi penyebabnya termasuk faktor ekonomi, sosial bahkan politik.
Secara umum penyebab terjadinya genosida merupakan hal yang kompleks dan dapat berasal dari banyak faktor. Namun, faktor utama yang umumnya menjadi penyebab terjadinya genosida berhubungan dengan ekonomi masyarakat yang tidak stabil dan terjadinya kesenjangan ekonomi antar kelompok. Layaknya domino, berbagai faktor terus bersambutan satu sama lain sebelum akhirnya meledak menjadikan genosida sebagai solusi. Perubahan iklim dapat memiliki dampak serius terhadap sumber daya alam, lingkungan, dan kehidupan manusia. Beberapa konsekuensi perubahan iklim, seperti kenaikan suhu global, cuaca ekstrem, dan perubahan pola hujan, dapat menyebabkan konflik terkait sumber daya, migrasi massal, dan ketidaksetaraan ekonomi.
Penghasilan sumber daya alam juga akan sangat terpengaruhi oleh meningkatnya global warming. Perubahan iklim dapat menyebabkan perubahan pola hujan dan suhu, mempengaruhi produksi tanaman dan hasil pertanian. Musim tanam dan panen yang tidak stabil dapat menyebabkan kerugian yang signifikan bagi para petani.Kurangnya sumber daya alam pada umumnya tidak menjadi penyebab langsung untuk terjadinya genosida. Genosida lebih sering terkait dengan faktor-faktor seperti perbedaan etnis atau agama, ketidaksetaraan sosial atau ekonomi, konflik politik, dan ambisi kekuasaan. Namun, kurangnya hasil sumber daya menjadi penyebab tidak langsung pendorong terjadinya genosida.
Dewasa ini masyarakat seringkali mengabaikan isu-isu global warming yang sebenarnya menjadi isu penting yang perlu diangkatkan guna menarik kesadaran masyarakat akan pentingnya mengatasi peningkatan global warming. Siapa sangka global warming yang seringkali dianggap isapan jempol belaka dapat menimbulkan efek besar yang tentunya akan merugikan umat manusia sendiri. Global warming akan berdampak terhadap perubahan iklim, curah hujan, serta berbagai aspek alam yang mendominasi.
Peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang global warming merupakan langkah penting dalam mengatasi tantangan perubahan iklim. Untuk menghindari semakin melebarnya dampak global warming hingga menjadi ancaman genosida, maka perlu dilakukan pencerdasan mengenai dampak dari global warming serta solusi secara menyeluruh yang dapat disebarkan dengan dukungan media sosial. Mendukung program-program insentif yang dapat mencegah global warming seperti penggunaan kendaraan umum,daur ulang, dan penghematan energi. Pencegahan global warming tidak dapat dilakukan seorang diri, oleh karena itu diperlukan berbagai lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gaya hidup berkelanjutan yang ramah terhadap lingkungan.
Penulis : Sherena Audy Neysa
-Mahasiswa Departement Biologi Universitas Andalas