
Surabaya, JurnalPost.com – Mencari tempat nongkrong yang unik, ramah di kantong, dan pastinya Instagramable di Surabaya? Lupakan kafe-kafe mainstream di mal. Ada satu hidden gem yang lagi viral dan patut kamu coba, namanya Coffee at Five. Tersembunyi di tengah pemukiman warga, coffee shop mungil ini mencuri perhatian Gen Z dan mahasiswa Surabaya berkat vibes yang gemas dan harga yang bersahabat. Konsep Unik yang Totally Instagramable Daya tarik utama Coffee at Five adalah konsepnya yang out of the box: dinosaurus! Begitu tiba, kamu akan disambut oleh maskot T-Rex oranye yang super imut. jauh dari kesan kafe yang kaku. Seluruh area kafe berkonsep outdoor yang nyaman, apalagi saat sore menjelang malam. Lampu temaram kekuningan (dim lamp) di setiap meja menciptakan nuansa yang hangat dan tenang, serasa ngopi di tempat premium, tapi dengan harga mahasiswa. Ini menjadikannya spot sempurna untuk upload konten estetik di Instagram atau TikTok kamu.
Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, Coffee at Five Surabaya bukan sekadar kedai kopi biasa yang tersembunyi di tengah permukiman, kafe ini berhasil menerapkan strategi komunikasi ‘Hidden Gem’ yang efektif, mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut (word-of-mouth) dan konten visual estetik yang sangat Instagrammable—dua elemen kunci dalam kajian Public Relations dan Digital Marketing. Ruang yang cozy dan affordable ini tak hanya ideal untuk mengerjakan tugas (‘nugas’) atau me time, tetapi juga menjadi latar belakang sempurna untuk personal branding Anda di media sosial, menunjukkan selera tempat nongkrong yang unik dan in-the-know (tahu perkembangan). Dan yang paling menarik dari coffe at five ini yaitu coffe shop ini juga memberikan peluang magang khususnya mahasiswa ilmu komunikasi yang ingin mengenal lebih jauh bagaimana menjadi conten creator, digital marketing and public relation.
Muchammad Ridho Alfarizy mahasiswa ilmu komunikasi untag surabaya menuturkan bahwa Magang di Coffee at Five merupakan kesempatan yang sangat menarik karena menempatkan peserta langsung sebagai bagian inti dari tim Komunikasi Pemasaran, di mana setiap hari tim magang merencanakan dan mengeksekusi visual storytelling harian untuk Instagram dengan fokus strategis untuk mempertahankan image ‘Hidden Gem’ yang cozy dan affordable. Selain konten, praktik Public Relations diterapkan langsung melalui pemantauan ulasan online dan respons terhadap komentar pelanggan, sebuah kegiatan penting untuk menjaga reputasi merek. Pengalaman ini berpuncak pada keterlibatan dalam brainstorming dan pembuatan konten produk baru, menjadikannya penerapan nyata teori Community Engagement dan menyaksikan langsung kerja strategi komunikasi pemasaran di lapangan. Muhammad Dey prayogo selaku dosen pembimbing mengatakan bahwa program magang yang diambil atau yang dilaksanakan oleh mahasiswa ilmu komunikasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran, gimana kegiatan magang memperkaya pengalaman mahasiswa untuk mempraktikkan teori yang didapatkan didalam kelas dalam dunia nyata
Menu Nggak Biasa yang Wajib Dicoba (Khususnya Buat yang Nggak Suka Kopi Berat) Tak hanya tempatnya yang menarik, menu di Coffee at Five juga enak dan bikin nagih. Bagi para mahasiswa yang sering melek karena tugas atau sekadar ingin minuman yang menyegarkan, ada beberapa signature drink yang wajib dicicipi. Coba Rose Latte yang memadukan espresso dengan wangi lembut sirup bunga, atau Lemon Yakult yang asam-asam segar. Buat yang tim non-coffee atau suka rasa manis, kamu bisa explore Passion Choco atau Black Forest Latte. Tapi yang paling unik adalah coffee with a twist seperti Butterscotch Latte atau Popcorn Latte; rasa asin yang samar justru memberikan dimensi rasa baru yang ringan dan tidak bertabrakan dengan cita rasa kopi. Dan bagia kalian yang suaka banget sama matcha disini tersedia matcha series, ada beberapa varian salah satunya yaitu matcha strrawberry memaduakan the hijau matcha dengan selai strrawbeery yang yang kental dan manis yang tentu menyegarkan. Dan juga harganya yang affordable membuat coffee break di sini tidak akan menguras habis uang saku bulananmu.
Surga Bagi Mahasiswa: Work From Cafe (WFC) Sampai Chillcafe ini buka pagi hari hingga malam cocok buat kamu yang mau kopi pagi (kopag) atau ingin menikmati sore samapai malam hari. Ini adalah waktu prime time bagi mahasiswa untuk berkumpul, mengerjakan tugas, atau sekadar melepas penat setelah seharian kuliah. Suasana outdoor yang nyaman menjadikannya tempat yang ideal untuk WFC (Work From Cafe) yang produktif. Selain itu, pelayanan di Coffee at Five dikenal ramah dan cepat. Barista dan staf yang sigap memastikan kamu tidak perlu menunggu lama, bahkan saat pelanggan sedang ramai. Hal ini tentu menjadi nilai plus, terutama bagi mahasiswa yang punya jadwal padat. Jadi, tunggu apa lagi? Ajak teman-temanmu, charge baterai ponsel, dan check out langsung Coffee at Five! Lokasi Anti-Mainstream di Tengah Perumahan: Jaminan Ketemuan Chill Tanpa Drama, Salah satu alasan mengapa Coffee at Five cepat viral di kalangan mahasiswa adalah lokasinya yang unik dan anti-mainstream. Terjepit di antara perumahan warga, kafe ini menawarkan ketenangan yang sulit didapatkan di pusat kota. Konsep hidden gem ini justru menjadi daya tarik tersendiri; ia memberikan sensasi “menemukan” tempat rahasia yang seru untuk dibagikan. Bagi Gen Z, tempat seperti ini adalah eskapisme sempurna dari hiruk pikuk kampus atau rutinitas kota.
Berada jauh dari keramaian mal, Coffee at Five berhasil menciptakan zona aman yang terasa akrab dan personal. Tempat ini sangat ideal untuk sesi “ngopi santai”, bukannya “ngopi pamer.” Hal ini selaras dengan tren Gen Z yang lebih menghargai keaslian dan pengalaman yang tenang bersama teman dekat, menjadikannya spot sempurna untuk obrolan mendalam atau bahkan silent reading yang produktif. Fasilitas Nugas Friendly dan Komunitas yang Terjaga, Meskipun mengusung konsep outdoor dan cozy, Coffee at Five tidak melupakan kebutuhan dasar mahasiswa: koneksi internet yang memadai dan stop kontak. Kafe ini dirancang agar nyaman untuk sesi Work From Cafe (WFC) yang panjang, memastikan deadline tugas bisa terselesaikan sambil menikmati Rose Latte yang unik.
Lebih dari sekadar tempat minum kopi, Coffee at Five juga mulai dikenal sebagai titik kumpul komunitas kreatif lokal. Seringkali, kafe ini menjadi host untuk acara-acara kecil, seperti mini acoustic performance atau sharing session antar mahasiswa. Interaksi yang ramah dan personal antara barista dan pelanggan menciptakan sense of belonging yang kuat. Ini membuat setiap kunjungan terasa seperti pulang ke basecamp favorit, bukan hanya sekadar membeli minuman. Kualitas pelayanan yang cepat dan helpful menjadi booster tambahan mengapa Gen Z betah berlama-lama dan terus merekomendasikan tempat ini di media sosial. Coffe at Five jl Medokan Asri bar. V rl 5 l 1,medokan ayu,kec. Rungkut , surabaya, jawa timur 60295.