Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Cegah Pelecehan Seksual dan Kekerasan Berbasis Gender Online, Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Gelar Workshop Online Child Sexual Exploitation Abuse dan Kekerasan Berbasis Gender Online di Desa lemahireng, Kabupaten Klaten

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 11 Agustus 2023

JurnalPost.com – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan eksploitasi seksual anak dan kekerasan berbasis gender online, Dimas Apriliansyah, mahasiswa yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lemahireng, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, menggelar workshop yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat setempat, terutama pada anak –ank dan remaja Desa Lemahireng. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk program monodisiplin jurusan Ilmu komunikasi. Dimas menerapkan konsep komunikasi gender sebagai penerapan ilmu yang relevan pada permasalahan desa setempat.

Workshop yang diadakan pada tanggal 30 Juli 2023 di aula balai desa setempat dihadiri oleh lebih dari 30 peserta anak dan remaja Desa lemahireng, terutama dari Posyandu Remaja dan pemuda setempat. Dengan cermat, Dimas Apriliansyah memandu acara tersebut dengan penuh semangat dan energi.

Dimas menggelar worksop tersebut kepada kalangan anak – anak dan remaja sebagai target peserta. Hal tersebut diputuskan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya kasus pelecehan seksual dan kekerasan berbasis gender pada kalangan anak dan remaja yang terjadi pada media online maupun memanfaatkan media online sebagai sarana tindakan tersebut. Pada Workshop ini, Dimas Apriliansyah juga bertanggung jawab sebagai narasumber utama dalam workshop ini.

Kegaiatan dimulai dengan penjelasan pentingnya pemahaman tentang eksploitasi seksual anak dan kekerasan berbasis gender online di era digital saat ini. Dimas menggarisbawahi dampak negatif yang bisa ditimbulkan jika tidak ada upaya preventif yang cukup kuat dalam menyikapi masalah ini. Selain itu, Ia juga menekankan konsep gender dan jenis kelamin sebagai dasar pemahaman pada topik tersebut.

Workshop ini juga melibatkan sesi dinamika kelompok, dimana peserta diberi kesempatan untuk berbagi pemikiran mereka tentang isu-isu yang dibahas. Kegiatan dikemas secara fleksibel dan leluasa untuk memberikan kenyamanan peserta untuk bertukar pendapat. Peserta secara antusias mampu memberikan pendapat mereka pada konsep gender dan jenis kelamin, jenis – jenis kekerasan seksual online, serta pandangan mereka tentang bagaimana pencegahan eksploitasi seksual anak dan kekerasan berbasis gender online bisa dilakukan secara efektif di lingkungan mereka.

Dimas Apriliansyah mengatakan, “Saya berharap workshop ini bisa menjadi langkah awal dalam menciptakan kesadaran yang lebih besar tentang bahaya eksploitasi seksual anak dan kekerasan berbasis gender secara online. Melalui edukasi dan kolaborasi, kita bisa melindungi generasi muda dari ancaman yang tak terlihat ini.”
Kepala Desa Lemahireng, Bapak Suhardi, mengapresiasi inisiatif Dimas Apriliansyah dan mengatakan bahwa workshop semacam ini sangat relevan dengan perkembangan zaman dan teknologi saat ini. Ia berharap agar semakin banyak inisiatif serupa yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Workshop ini sukses memberikan informasi berharga kepada peserta. Mereka dibekali dengan pengetahuan yang lebih baik tentang bagaimana melindungi anak-anak dan remaja dari eksploitasi seksual dan kekerasan berbasis gender online.
 

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/cegah-pelecehan-seksual-dan-kekerasan-berbasis-gender-online-mahasiswa-kkn-universitas-diponegoro-gelar-workshop-online-child-sexual-exploitation-abuse-dan-kekerasan-berbasis-gender-online-di-desa-le/3431/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 07:53.