JurnalPost.com – Bodeh, Pemalang (17/07/2023), Mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro melaksanakan pelatihan pembuatan inovasi makanan olahan sehat berupa nugget sayur bersama ibu-ibu dan balita yang mengalami gizi kurang di Desa Bodeh. Kegiatan pelatihan ini berlangsung dari pukul 09.00 WIB di Balai Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.
Gizi kurang merupakan kondisi ketika berat badan anak terlalu rendah bila dibandingkan dengan tinggi badannya. Adapun penyebab utama gizi buruk yaitu kurangnya asupan makanan yang bernutrisi sesuai kebutuhan masing-
masing kelompok usia anak. Kekurangan asupan ini dapat terjadi karena tidak tersedianya bahan makanan yang berkualitas baik. Permasalah gizi buruk pada anak balita di Desa Bodeh disebabkan kurangnya inovasi pengolahan makanan disertai dengan anak yang mengalami susah makan sayur sehingga anak menjadi lebih pemilih terhadap makanan. Mahasiswa KKN Undip menyadari pentingnya asupan gizi yang cukup untuk anak, sehingga diadakan pelatihan pembuatan inovasi makanan untuk mengatasi gizi kurang serta mewujudkan salah satu poin Sustainable Development Goals (SDG’s) pada target 2.2, yaitu “Menghilangkan segala bentuk kekurangan gizi, termasuk pada tahun 2025 mencapai target yang disepakati secara internasional untuk anak pendek dan kurus di bawah usia 5 tahun, dan memenuhi kebutuhan gizi remaja perempuan, ibu hamil dan menyusui, serta manula”.

Kegiatan pelatihan ini diawali dengan pembukaan, pembagian poster nugget sayur, penjelasan mengenai pentingnya asupan sayur untuk anak balita serta pemaparan terkait produk makanan olahan nugget sayur. Nugget sayur merupakan produk olahan daging ayam
dan sayur wortel dengan gizi tinggi yang dicampur dengan bumbu-bumbu kemudian diselimuti oleh tepung panir. Daging ayam sebagai sumber protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan lain-lain, sedangkan wortel sebagai sumber serat dan vitamin yang memiliki kandungan bioaktif antara lain betakaroten, karotenoid, dan antioksidan.

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan nugget sayur secara langsung bersama ibu-ibu Desa Bodeh. Para peserta pelatihan tampak antusias untuk memperhatikan setiap langkah-langkah yang dilakukan dimulai dari penambahan bahan, pencampuran bahan, pencetakan adonan, pengukusan adonan, dan penggorengan nugget sayur. “Rasa nugget sayurnya pas, enak dan gurih, akan saya coba buat lagi di rumah, lumayan buat ganti-ganti menu makanan untuk anak”, kata Bu Endang Sugiarti salah satu peserta pelatihan.
Pelatihan pembuatan nugget sayur sebagai inovasi makanan olahan sehat untuk anak balita yang telah dilaksanakan, diharapkan dapat menumbuhkan rasa semangat ibu-ibu untuk mengolah makanan sehat dan bergizi yang dapat
meningkatkan nafsu makan anak. Selain itu, dengan adanya pelatihan ini diharapkan anak balita di Desa Bodeh menjadi anak yang sehat, cerdas, tanpa mengalami gizi kurang.
Penulis : I Gusti Agung Ayu Desinta Linggarcani (23020120140033)
Jurusan/Fakultas : Teknologi Pangan/Peternakan dan Pertanian
DPL :
Ir. Bambang Sulistyanto, M. Agr. Sc, Ph.D., IPU
Yanuar Yoga Prasetyawan, S.Hum., M.Hum.
Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc
Lokasi : Desa Bodeh, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang
KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2023