
JurnalPost.com – Ketika isu lingkungan semakin mendesak dan TPA di Indonesia mulai overload, tim mahasiswa UNY menunjukkan kepedulian melalui video edukasi untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang sampah organik rumah tangga. Kelompok ini terdiri dari Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran antara lain, Rizka Pramesta Aulia, Lailatul Habibah, Helena Diaz Julianti, Redempta Jessy Apriana, dan Muhammad Yazrel Damai Alam dengan Dosen Pembimbing Dr. Arwan Nur Ramadan, M.Pd. Tim ini mengangkat teknik biopori sebagai solusi pengolahan sampah organik yang sederhana namun berdampak besar. Karya video mereka menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mewujudkan SDGs Goal 12 yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Pembuka video menampilkan gambaran kondisi sampah dan TPA di Indonesia, dan fakta bahwa lebih dari 90% TPA di Indonesia masih belum memiliki pengolahan sampah memadai. Narasi ini bertujuan mengajak penonton melihat bahwa masalah besar ini memiliki solusi yang dapat dimulai dari dapur sendiri. Skrip video dirancang dengan alur mengalir dan mudah dipahami. Lima anggota kelompok membagi peran narasi secara bergantian, masing-masing membawakan bagian yang berbeda, mulai dari konteks masalah sampah nasional, pengenalan teknik biopori, hingga panduan step-by-step pembuatan lubang resapan dan pengkomposan. Secara teknis, proses yang didemonstrasikan dalam video mencakup pemotongan dan pelubangan toples, penggalian tanah, pengisian sampah organik dapur mulai dari sisa sayuran, kulit buah, cangkang telur, hingga ampas, lalu pemberian starter dekomposer.
Dibalik layar, proses produksi berjalan penuh semangat. Riset materi, penulisan skrip, latihan narasi, hingga pengambilan gambar dilakukan secara mandiri oleh tim. Pemilihan tema biopori bukan tanpa alasan. Data menunjukkan bahwa lebih dari 50% sampah di Indonesia berasal dari rumah tangga, dengan sampah organik sebagai penyumbang terbesar. Sementara itu, teknik biopori terbukti efektif tidak hanya menghasilkan pupuk organik, tetapi juga meningkatkan daya resap air tanah dan mencegah genangan.

Melalui video ini diharapkan dapat tepat sasaran dan bisa menjangkau lebih banyak orang dan menggerakkan lebih banyak perubahan. SDGs Goal 12 bukan sekadar target global yang tertulis di atas kertas, ia bisa diwujudkan dari dapur kita sendiri, sebagai satu langkah nyata untuk bumi.
Testimoni Masyarakat:
“Videonya sangat mudah dipahami karena penjelasannya jelas dan langkah-langkahnya ditunjukkan secara langsung. Saya jadi tahu cara membuat biopori dari sampah organik rumah tangga, dan ternyata praktiknya juga cukup mudah dilakukan di rumah. Semoga video seperti ini bisa menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk mulai mengelola sampah dari rumah masing-masing.”
Oleh: Paulina Suparmi, Ibu Rumah Tangga
“Small Act, Big Impact, Mari Menabung untuk Bumi”
video:https://youtu.be/We9NiBabUY8