
JurnalPost.com – Kabupaten Sragen (28/07/2023) – Kekeringan menjadi pemicu kekurangan air bersih yang melanda Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Persoalan tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut mendorong mahasiswa KKN UNDIP untuk melakukan reboisasi dengan menanam pohon yang berpotensi sebagai pelindung dan penyimpan air.
Reboisasi merupakan kegiatan penanaman kembali pohon di wilayah yang terkena gangguan alam, seperti kebakaran hutan, serangan hama, hingga kekeringan. Penanaman pohon air menjadi salah satu upaya untuk mengurangi dampak kekeringan yang terjadi. Pohon tersebut yaitu beringin, jambu air, mangga, kelor, dan rambutan di sendang yang berada di sendang Dukuh Ngablak. Penanaman pohon dengan karakteristik perakaran yang kuat sangat baik untuk membuka rekahan tanah. Sehingga, titik mata air akan bertambah seiring dengan pertumbuhan ukuran akarnya.
Pohon-pohon yang ditanam sangat bermanfaat bagi lingkungan, terutama karena kemampuannya dalam menyimpan air. Perakaran pohon-pohon tersebut dianggap mampu menembus lapisan air tanah dangkal dan dapat membuka aliran permukaan baru, sehingga menjadi mata air. Air tersebut nantinya akan didistribusikan kepada manusia dan makhluk lainnya, termasuk pohon itu sendiri.
Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan bersama Kepala Desa dan anggota Karang Taruna. Nantinya, setiap hari mahasiswa KKN akan memantau pertumbuhan pohon di lokasi penanaman dan menyiramnya secara rutin. Dengan adanya kegiatan reboisasi ini, diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan yang terjadi di Desa Ngrombo.
Penulis : Kelompok 2 Desa Ngrombo
DPL : Jazimatul Husna, S.IP., M.IP dan Dr. Tuswan, ST
Lokasi : Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen