Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Belajar Marketing Langsung dari Lapangan di Mataram Sport :Pengalaman Mahasiswa UST

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 4 Maret 2026

JurnalPost.com – Program magang di Mataram Sport dilaksanakan sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban akademik kampus. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memahami bagaimana teori pemasaran yang dipelajari di bangku perkuliahan dapat diterapkan secara langsung di dunia kerja. Melalui program ini, mahasiswa Manajemen Marketing Zildan R dan Natasya dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta berupaya memperoleh pengalaman nyata sekaligus memperluas wawasan profesional di bidang pemasaran ritel.
 
Selama menjalani magang, berbagai aktivitas operasional dan pemasaran dilakukan secara langsung di lapangan. Mulai dari melayani pelanggan di toko, membuat konten promosi untuk media sosial, hingga merekap data email sekolah sebagai bagian dari database marketing.
 
Kegiatan lain seperti melakukan stock opname juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memastikan kesesuaian data dan kondisi barang. Selain itu, tim turut terlibat dalam penyebaran proposal kerja sama ke sekolah-sekolah. Dari seluruh rangkaian aktivitas tersebut, pengalaman sebagai marketing canvaser menjadi salah satu pembelajaran paling menantang sekaligus berkesan.
 
Dalam proses penyebaran proposal, kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya bertemu langsung dengan pihak pengambil keputusan, seperti kepala sekolah atau bagian kesiswaan. Jadwal yang padat serta prosedur administrasi yang cukup ketat membuat proposal sering kali hanya dititipkan kepada petugas penerima tamu.
 
Meskipun pihak Mataram Sport telah melakukan follow up kembali setelah satu minggu, respons yang diterima belum selalu memberikan kepastian. Situasi ini menunjukkan bahwa tantangan canvaser bukan hanya soal tindak lanjut, tetapi juga bagaimana membangun ketertarikan sejak awal penyampaian proposal.
 
Sebagai solusi, diperlukan pendekatan yang lebih personal dan relevan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Isi proposal dapat disesuaikan dengan program olahraga yang dimiliki sekolah, serta dilengkapi penawaran menarik seperti dukungan sponsorship atau potongan harga perlengkapan tim.
 
Selain itu, membangun komunikasi langsung dengan pihak yang lebih spesifik, seperti pembina ekstrakurikuler atau bagian kesiswaan, dapat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret. Dengan strategi tersebut, kegiatan canvaser tidak sekadar menjadi aktivitas penyebaran proposal, tetapi juga langkah awal membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/belajar-marketing-langsung-dari-lapangan-di-mataram-sport-pengalaman-mahasiswa-ust/24118/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 20:44.