JurnalPost.com – Program Surabaya Mengajar (PSM) adalah program dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang sudah berjalan selama 4 tahun. Program Surabaya Mengajar ini mengajarkan mahasiswa untuk mendapatkan banyak pengalaman yang tidak didapatkan di kampus, dengan adanya program ini akan menjadikan mahasiswa dapat berkolaborasi dengan sekolah agar bisa mewujudkan sekolah yang lebih baik serta menjalin sinergi dengan sekolah untuk peningkatan mutu sekolah.

Para pengajar muda diberikan tugas untuk mendampingi siswa baik dari sisi akademis maupun non akademis. Program ini juga ada karena dari banyaknya kebutuhan guru di setiap sekolah- sekolah yang mana sudah banyak guru yang memasuki masa pensiunnya. Sehingga diharapkan mahasiswa bisa membantu kekurangan tenaga pengajar serta apa yang dibutuhkan oleh sekolah agar kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap kondusif dan tidak ada kosongnya waktu dalam pembelajaran di kelas.
Program Surabaya Mengajar (PSM) tidak hanya dibuka untuk jurusan kependidikan saja namun non kependidikan juga tetap bisa mengikuti kegiatan ini dan ikut dalam kesempatan mengajar dikelas, walaupun tidak secara langsung mengajar materi pelajaran di sekolah. Mahasiswa juga bisa mendampingi guru dalam proses pembelajaran, setelah guru menerangkan materi dan memberikan tugas kemudian mahasiswa bisa mendampingi siswa- siswi saat mengerjakan tugas guna meningkatkan semangat belajar dengan adanya pengajar muda yang eksentrik.

SDN Pacarkeling 5 adalah salah satu sekolah SD penggerak di Surabaya, yang mana sekolah ini mempunyai banyak program untuk meningkatkan mutu sekolah. Dalam rangka meningkatkan kesadaran untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dan menanamkan pembiasaan positif membawa tumbler setiap hari maka diadakannya foto bersama guru dan siswa membawa tumbler, sebagai bukti komitmen untuk mulai pembiasaan ini dengan mengikuti salah satu program yakni “Gerakan 1000 Tumbler” yang menggerakkan siswa-siswi kelas 1-6 serta guru-guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dengan diadakannya program ini bertujuan untuk mengurangi pemanasan global yang kian hari kian meningkat. Bahkan di lingkungan sekolah juga ikut berpartisipasi seperti kantin sekolah yang tidak menjual minuman dari bungkus plastik dan mengurangi kantong kresek dengan kertas minyak sebagai gantinya. Saya senang ikut andil dalam kegiatan ini, saya dan murid-murid membawa minum dan bekal dari rumah kemudian memakannya bersama di kelas.
Program Surabaya Mengajar (PSM) ini juga mendapatkan dukungan dari pihak kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan juga antusiasme mahasiswa untuk mengikuti program ini, terbukti dengan lolosnya beberapa mahasiswa dan Untag Surabaya juga setiap tahun berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa dapat berkontribusi nyata dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam pengembangan pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda. Menurut salah satu mahasiswa yang lolos program ini mengatakan bahwa “Saya sangat excited dengan adanya program ini, karena dapat menerjunkan mahasiswa secara langsung guna melihat perkembangan pendidikan bagi generasi muda saat ini.” tutur Kurnia Sri Dewi.
Harapan kami semoga program ini dapat berkembang lagi dengan banyaknya inovasi dan adanya kucuran dana sebagai benefit guna menjadikan pengajar muda bisa lebih semangat mengajar, serta dapat menarik pengajar muda di batch selanjutnya.
Penulis
Nama : Kurnia Sri Dewi
Email : [email protected]
Prodi : Administrasi Negara
PT : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya