
JurnalPost.com – Dalam upaya antisipasi keterlambatan tumbuh kembang anak di Desa Duyung, Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menggandeng salah satu dosen psikologi UNTAG Surabaya untuk menggelar kegiatan edukasi dan demonstrasi permainan sensori bagi murid PAUD dan Taman Kanak-kanak.
Kegiatan yang dilaksanakan Senin (12/1), menghadirkan Daffa Dwi Sri Diyanti, S. Psi., M.Psi., Psikolog, untuk memberikan sesi edukasi dan layanan konsultasi secara gratis bagi para wali murid dan guru. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta untuk menyampaikan berbagai macam pertanyaan dan kekhawatiran terkait perkembangan anak mereka.
Antusias warga terlihat sangat tinggi. Sebanyak 31 wali murid turut serta dalam sesi edukasi dan konsultasi tersebut. Kehadiran psikolog secara langsung dan tanpa biaya menjadi kesempatan langka bagi warga, mengingat akses layanan konsultasi tumbuh kembang anak di wilayah tersebut masih terbatas.
Dengan tagline “Kenali Sejak Dini, Dampingi Dengan Tepat”, acara ini berfokus pada identifikasi tumbuh kembang anak supaya mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
“Saya sangat berterima kasih sudah mau membagikan ilmu kepada kami. Dulu kami selalu takut kalau mau ambil langkah, takut salah mbak. Sekarang kan jadi tau, udah ngga bingung lagi.” Ungkap Asnawati, salah satu wali murid di TK Dharma Wanita Duyung.
Daffa Dwi juga menyampaikan rasa syukur nya dapat berkontribusi langsung untuk membantu warga-warga di Desa Duyung. Ia menegaskan bahwasanya pemahaman mengenai tumbuh kembang anak perlu diketahui sedini mungkin—agar orang tua dapat mengambil langkah yang tepat dan anak mendapatkan pendampingan optimal.
Kegiatan ini di inisiasi oleh Zakeia Ayra dan tim, melalui pembimbingan dari Zida Wahyuddin, S.Pd., M. Si—selaku dosen pembimbing lapangan. Melalui program ini, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan program yang edukatif dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga.