Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Analisis Quality control terhadap kerusakan produk air bersih dengan metode swot

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 1 Desember 2023

JurnalPost.com – PT. ABC merupakan salah satu unit usaha yang bergerak di bidang produksi air bersih. Perusahaan ini berlokasi di jl. Witana Harja, Pamulang, Tangerang Selatan. Produk yang dihasilkan adalah air yang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Kualitas air yang dihasilkan pada PT. ABC mengalami penurunan kualitas pada enam bulan terakhir, sehingga menyebabkan kadar air tidak sesuai standar perusahaan.

Sedangakn air dimanfaatkan manusia untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, minum, mencuci, kakus dan untuk dikonsumsi. Air bersih adalah air yang terbebas dari kuman maupun bakteri dan memenuhi baku mutu air yang telah ditetapkan oleh Permenkes No. 32 Tahun 2017.

Kualitas air bersih menurut sifat kimia adalah air bersih memiliki pH yang bersifat netral yaitu tidak asam maupun basa. Air bersih dianjurkan memiliki pH 6,5-8,5 dan tidak mengandung nitrat dan senyawa kimia lainnya yang dapat membahayakan tubuh (Gusril, 2016).

Cover (Sumber : Pemenkes 2017)

Air Bersih Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/menkes/sk/XI/2002, terdapat pengertian mengenai Air Bersih yaitu air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang-undang yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak. Air merupakan faktor penting dalam pemenuhan kebutuhan vital bagi makhluk hidup diantaranya sebagai air minum atau keperluan rumah tangga lainnya. Air yang digunakan harus bebas dari kuman penyakit dan tidak mengandung bahan beracun. Ditinjau dari segi kualitas (Mutu) air secara langsung atau tidak langsung pencemaran akan berpengaruh terhadap kualitas air.

SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis.

Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). SWOT akan lebih baik dibahas dengan menggunakan tabel yang dibuat dalam kertas besar, sehingga dapat dianalisis dengan baik hubungan dari setiap aspek. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilih berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya.

Kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru. SWOT merupakan sebuah metode yang digunakan untuk membuat evaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam bisnis. Umumnya SWOT digambarkan dengan tabel pada ukuran kertas yang besar untuk memudahkan analisis hubungan antar aspeknya. Pembuatan analisis SWOT melibatkan tujuan bisnis yang spesifik dan identifikasi faktor internal-eksternal untuk mencapai tujuan tersebut.Seperti yang sudah disinggung diatas.

Berikut penjelasan dari masing-masing unsur dari SWOT

1. Kekuatan (Strenght);
Analisis terhadap unsur kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan. Misalnya saja menganalisis tentang kelebihan apa saja yang dimiliki perusahaan seperti dari segi teknologi, kualitas hasil produksi, lokasi strategis, atau unsur kekuatan lainnya yang lebih menekankan pada keunggulan perusahaan. Biasanya dalam analisis SWOT perusahaan cenderung akan membuat sebanyak mungkin daftar kekuatan sebagai upaya kompetisi.

2. Kelemahan (Weakness);
Selain melihat unsur kekuatan perusahaan, sangat penting untuk mengetahui apa kelemahan yang dimiliki perusahaan. Untuk mengetahui kelemahan perusahaan bisa dengan melakukan perbandingan dengan pesaing seperti apa yang dimiliki perusahaan lain namun tidak dimiliki perusahaan Anda. Jika ingin membuat daftar kelemahan perusahaan secara lebih objektif bisa dengan testimoni konsumen yang umumnya lebih mengetahui apa yang kurang dari sebuah perusahan.

3. Peluang (Opportunity);
Unsur peluang biasanya dibuat pada saat awal membangun bisnis. Ini karena bisnis dibentuk berdasarkan peluang atau kesempatan untuk menghasilkan keuntungan. Unsur peluang termasuk daftar apa saja yang memungkinkan bisnis mampu bertahan dan diterima di masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

4. Ancaman (Threats).
Analisis terhadap unsur ancaman sangat penting karena menentukan apakah bisnis dapat bertahan atau tidak di masa depan. Beberapa hal yang termasuk unsur ancaman misalnya banyaknya pesaing, ketersediaan sumber daya, jangka waktu minat konsumen, dan lain sebagainya. Membuat daftar ancaman perusahaan bisa untuk jangka pendek maupun jangka panjang serta bisa sewaktu-waktu bertambah atau berkurang.

Analisis SWOT Di PT.ABC

Matriks SWOT PT. ABC

Berdasarkan analisis Proses Pengendalian Kualitas Air di PT. ABC dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Dalam proses penerimaan bahan baku dalam proses produksi di P.T ABC menggunakan air baku yang merupakan supply dari sumber mata air tempat lain;
2. Kualitas air pada PT. ABC ini telah diuji sesuai dengan Standar Nasional Indonesia oleh Pelayanan Kesehatan sesuai dengan PERMENKES No. 32/Menkes/2017.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/analisis-quality-control-terhadap-kerusakan-produk-air-bersih-dengan-metode-swot/7887/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 17:57.