
DOSEN PENGAMPU: DEA MUSTIKA, S.Pd., M.Pd
DISUSUN OLEH : ALIYA KARIMA RASHIDA, YOPI FITRI NURVIZA, NOVIKA SAFITRI, BUNGA ADELIA SYAFITRI, SRI FIDIYANI
JurnalPost.com – Pelaksanaan pembelajaran tematik diperlukan persiapan yang matang oleh guru, mulai dari perencanaan, pembelajaran hingga pada persiapan media pembelajaran yang sesuai dengantujuan tersebut. Peraturan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2019, yang mencantumkan tiga elemen yang harus ada dalam RPP, yaitu tujuan pembelajaran, prosedur pembelajaran, dan penilaianhasil.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang dimana kegiatan pembelajaran untuk satu pertemuan ataulebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar(KD).
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tematik adalah rencana pembelajaran yang menggabungkan beberapa mata pelajaran ke dalam satu tema untuk mencapai Kompetensi Dasar dan tujuan pembelajaran. Namun, beberapa komponen pendukung dari RPP belum terpenuhi sepenuhnya.
Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang didasarkan pada satu temadan sub tema saling terkait atau terpadu antar mata pelajaran lainnya. Menurut Sudjana dalam buku Farida Jaya yang berjudul “Perencanaan Pembelajaran”, mengatakan bahwa perencanaan pembelajaran adalah suatu perkiraan guru mengenai kegiatan yang harus dilakukan siswa selama pembelajaran itu berlangsung.
Perencanaan pembelajaran adalah gambaran umum tentang apa yang akan dilakukan guru dalam kelas untukmencapai tujuan secara efektif. Jadi, semua guru harus membuat perencanaan pembelajaran. Tugas mereka sebagai perancang pembelajaran adalah membuat program pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Prinsip-prinsip berikut harus dipertimbangkan saat membuat rencana pelaksanaan pembelajaran:
1. Setiap RPP harus secara keseluruhan mencakup sikapmoral, sosial, pengetahuan, dan keterampilan dasar.
2. Satu RPP dapat digunakan satu kali atau lebih.
3. RPP harus mempertimbangkan perbedaan individu pesertadidik.RPP harus mempertimbangkan kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, nilai, dan lingkungan peserta didik.
4. Berpusat pada peserta didik sehingga mendorong motivasi, minat, bakat, kreativitas, kemandirian, inovatif dan kemampuan semangat belajar.
5. Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antar kompetensi dan antar muatan. Maksudnya RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara KI, KD, indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
Berdasarkan kurikulum 2013, menurut Permendikbud No.22 Tahun 2016, komponen RPP terdiri atas:
A. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan.
B. Identitas mata pelajaran atau tema/ subtema.
C. Kelas/ semester.
D. Materi pokok.
E. Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian kompetensi dasar dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersediadalam silabus dan kompetensi dasar yang harus dicapai.
F. Tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan kompetensi dasar, dengan menggunakan kata kerjaoperasional.
G. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi.
H. Materi pembelajaran.
I. Metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai.
J. Media pembelajaran, sebagai alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran.
K. Sumber belajar, baik berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau beberapa sumber belajarlainnya.
L. Langkah-langkah pembelajaran dilakukan dengan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup.
M. Penilaian hasil pembelajaran.
Dalam pembelajaran tematik, pendekatan saintifik menggunakan pendekatan ilmiah, yang berarti pelajaran dilakukan secara ilmiah. Pendekatan saintifik juga dikenal sebagai pendekatan ilmiah.
Pendekatan saintifik adalah pendekatan pendidikan yang menggunakan metode ilmiah untuk mendapatkan pengetahuan.
Salah satu elemen penting dalam mengajar dengan pendekatan saintifik adalah sebagai berikut: menyajikan pembelajaran yang dapat meningkatkan rasa keingin tahuan, mengembangkan kemampuan pengamatan, analisis, dan komunikasi.
Penilaian autentik merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajarsiswa, yang meliputi aspek sikap/ afektif (spiritual dan sosial), aspek pengetahuan/ kognitif, dan keterampilan/ psikomotorik. Penilaian autentik adalah penilaian yang dilakukan secara menyeluruh untuk menilai hasil belajar siswa, yang meliputi ranah sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan.
1. Penilaian Sikap Spriritual dan Sosial (Afektif) Ranahpenilaian afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap. Penilaian kompetensi sikap ialah penilaian yang dilakukan guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi sikapdari peserta didik yang meliputi aspek menerima atau memerhatikan, merespon atau menanggapi, menilai atau menghargai, mengorganisasi atau mengelola, dan berkarakter.
2. Penilaian Pengetahuan (Kognitif) Penilaian pengetahuan dilakukan untuk mengetahui apakah peserta didik telahmen capai ketuntasan belajar atau belum, penilaian pengetahuan juga untuk mengidentifikasi kelemahan dankekuatan penguasaan pengetahuan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dalam ranah kognitif, terdapat enam jenjang proses berpikir, yaitu: Kemampuan menghafal, Memahami, Menerapkan. Menganalisi, Mensintesis, Mengevaluasi.
3. Penilaian Keterampilan (Psikomotorik) Adalah Penilaianketerampilan dapat dilakukan dengan berbagai teknikantara lain penilaian praktik/kinerja, proyek, dan portofolio.
RPP tematik yang dirancang oleh guru kelas Itermasuk kegiatan pendahuan, inti, dan penutup. Kegiatan pendahuluan termasuk memberi siswa motivasi untukbelajar, melakukan kegiatan aparsepsi atau mengajukan pertanyaan, memiliki hubungan dengan materi yang akan dipelajari, dan menyampaikan lingkup materi yang akandipelajari. Namun, pada kegiatan pendahuluan, tidak ada kegiatan yang menyampaikan tujuan pembelajaran karena tujuan sudah ada dalam RPP dan waktunya terbatas. Sebaliknya, pada kegiatan inti, langkah-langkah pembelajaran disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan digunakan pendekatan saintifik, di mana siswa dimintauntuk bertanya, diminta untuk berlatih, dan guru mengamati penjelasan mereka. Pada kegiatan penutup, guru meminta siswa berpikir tentang semua kegiatan sehari-hari.Dalam RPP hari itu, ada kegiatan penilaian untuk kegiatanyang sudah dilakukan, tetapi tidak ada kegiatan tindaklanjut seperti pemberian tugas, remedial, atau pengayaan. RPP juga tidak mencakup rencana pembelajaran untukpertemuan berikutnya.
Pada RPP tematik yang dibuat oleh guru kelas II, langkah-langkah pembelajaran nya sudah memuat kegiatan pendahuan, inti, dan penutup. Kegiatan pendahuluan di dalamnya terdapat pemberian motivasi belajar pada siswa, adanya kegiatan apersepsi/mengajukan pertanyaan-pertanyaan, mengaitkan dengan materi yang akan dipelajari, menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari, namun pada kegiatan pendahuluan tidak disampaikan tujuan pembelajaran, karena tujuan pembelajaran sudah dimuat tersendiri di dalam RPP. Pada kegiatan inti, adanya kesesuaian langkah-langkah pembelajaran dengan tujuan pembelajaran, adanya kegiatan dengan pendekatan saintifik yang memuat kegiatan ayomengamati, ayo menulis, ayo berlatih, ayo mencoba, danayo berlatih. Dalam kegiatan penutup, ada kegiatan membuat resume dengan bimbingan guru tentang topik pembelajaran yang penting. Tentang materi yang baru dibuat dan kegiatan yang sudah dilakukan untuk dinilai.Namun, RPP tidak mencakup kegiatan tindak lanjut(misalnya, tugas, remedial, atau pengayaan), dan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikkutnya tidak didalamRPP.
RPP tematik yang dirancang oleh guru kelas III termasuk kegiatan pendahuan, inti, dan penutup. Kegiatan pendahuluan termasuk siswa diberi motivasi untuk belajar, ada kegiatan apersepsi atau mengajukan pertanyaan, terkait dengan materi yang dipelajari, dan menyampaikan cakupan materi yang dipelajari.
Namun, tujuan pembelajaran tidak disampaikan pada kegiatan pendahuluan karena tujuan pembelajaran sudah dimuat secara terpisah dalam RPP. Pada kegiatan inti, langkah-langkah pembelajaran disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, dan kegiatan dilakukan dengan pendekatan yang berbeda. Dalam kegiatan penutup, ada kegiatan membuat resume yang dibantu oleh guru tentang hal-hal penting dalam pembelajaran tentang materi yang baru dipelajari. Ada kegiatan penilaian untuk kegiatan yang sudah dilakukan, tetapi RPP tidak mencakup kegiatan tindak lanjut sepertitugas, remedial, atau pengayaan. RPP juga tidak mencakup rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.