
JurnalPost.com – Desa Gunungbatu, 25 Juli 2023 Sebuah inovasi yang mengesankan hadir dari mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Diponegoro (UNDIP) jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi. Mereka berhasil menciptakan alat pendeteksi kebocoran gas berbasis Arduino yang ditujukan untuk membantu ibu rumah tangga dalam menjaga keamanan rumah mereka. Proyek yang diprakarsai oleh salah satu mahasiswa KKN Universitas Dipenogoro jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi ini menjadi perhatian di tengah isu keamanan gas yang kerap menghantui ibu-ibu rumah tangga.
Berbekal ilmu yang mereka peroleh selama kuliah, tim mahasiswa ini dengan semangat memanfaatkan teknologi rekayasa untuk menciptakan solusi yang praktis dan efisien.
Alat pendeteksi kebocoran gas ini bekerja dengan menggunakan sensor gas MQ-6 yang sensitif terhadap gas LPG dan metana. Ketika terdeteksi adanya gas di udara, sensor akan memberikan sinyal ke Arduino Uno. Mikrokontroler ini kemudian akan mengevaluasi data dan memberikan peringatan berupa lampu LED yang berkedip cepat dan bunyi alarm, sehingga penghuni rumah, khususnya ibu rumah tangga, dapat segera mengetahui potensi kebocoran gas dan mengambil tindakan pencegahan. Alat ini tidak hanya berguna di rumah-rumah, tetapi juga dapat diaplikasikan di berbagai tempat, seperti dapur umum, restoran, atau kantor kecil. Pendeteksian dini kebocoran gas akan membantu mengurangi risiko kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak.

Setelah merancang alat pendeteksi kebocoran gas, para mahasiswa UNDIP melakukan uji coba di Desa Gunungbatu. Mereka secara aktif melibatkan ibu rumah tangga dalam pengujian alat ini. Hasilnya sangat positif, dengan tingkat keberhasilan pendeteksian yang akurat dan responsif. Masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, merespon dengan antusias terhadap inovasi yang dilakukan oleh para mahasiswa UNDIP. Mereka sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas hidup di desa mereka.
Diharapkan alat pendeteksi kebocoran gas ini dapat diproduksi dalam skala yang lebih besar dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan demikian, kesadaran akan bahaya kebocoran gas akan semakin meningkat, dan upaya pencegahan dapat dilakukan dengan lebih baik. Partisipasi aktif para mahasiswa dari Jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi UNDIP dalam KKN ini telah memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Gunungbatu. Keberhasilan proyek ini memberikan inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang berguna untuk masyarakat. Semoga proyek ini dapat menjadi contoh bagi upaya-upaya serupa di daerah-daerah lain, sehingga masyarakat Indonesia semakin maju dan aman dalam menggunakan teknologi.
Penulis : Bobby Julio Praditya
Prodi : D4 Teknologi Rekayasa Otomasi
Lokasi : Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang
DPL :
1. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU.
2. Yanuar Yoga Prasetyawan, S. Hum., M. Hum.
3. Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc
KKN TIM II UNIVERSITAS DIPENOGORO TAHUN 2022/2023