OLEH :
1. Bayu Aji Nugroho (1212200043)
2. Muhammad Subchan F (1152200331)
3. Fransiska Putri Yulianto (1512200205)
4. Mellandri Annas R (1122200067)
5. Rahma Fiqhi Zakiyati (1512200293)
JurnalPost.com – Membaca adalah pintu gerbang utama dalam dunia pendidikan dan pengembangan diri anak. Namun, tidak semua anak-anak memiliki kemudahan dalam belajar membaca, terutama di daerah pedesaan yang akses terhadap media belajar masih terbatas. Di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, sebuah inovasi menarik hadir untuk menjawab tantangan ini melalui Alat Peraga Edukatif (APE) yang diberi judul “EJAAN CERITA SI IMAJINATIF”. Media Belajar Kreatif dari Tutup Botol Berhuruf.
APE ini menggunakan media sederhana namun sangat efektif: tutup botol yang diberi huruf-huruf alfabet. Anak-anak yang belum bisa membaca diajak untuk menyusun kata-kata berdasarkan gambar yang disediakan. Misalnya, gambar seekor kucing akan menjadi petunjuk bagi anak untuk menyusun kata “kucing” dengan tutup botol berhuruf yang tersedia. Aktivitas ini tidak hanya mengasah kemampuan mengenal huruf dan kata, tetapi juga melatih daya ingat, konsentrasi, serta kreativitas anak.
Mengapa Media Ini Penting?
Di era digital saat ini, banyak media belajar yang canggih dan mahal, namun tidak seua sekolah atau keluarga di desa mampu mengaksesnya. Media dari tutup botol ini sangat murah, mudah dibuat, dan ramah lingkungan karena memanfaatkan bahan daur ulang. Selain itu, metode belajar yang interaktif dan menyenangkan ini mampu menarik minat anak-anak yang biasanya cepat bosan dengan metode pembelajaran konvensional.
Dampak Positif bagi Anak dan Masyarakat
Inovasi APE “EJAAN CERITA SI IMAJINATIF” di Desa Kalen bukan hanya soal belajar membaca. Lebih dari itu, media ini mengajarkan anak-anak untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menyusun kata sesuai gambar, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Anak-anak yang berhasil menyusun kata dengan benar akan merasa percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar.
Bagi masyarakat Desa Kalen, keberadaan APE ini merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak. Dengan metode belajar yang inovatif dan mudah diakses, diharapkan tingkat melek huruf dan kemampuan membaca anak-anak di desa ini dapat meningkat secara signifikan.
Peran Media Massa dalam Mendukung Inovasi Lokal
Media massa memiliki peran strategis dalam mengangkat dan menyebarluaskan inovasi-inovasi pendidikan seperti ini. Dengan mengangkat cerita sukses APE “EJAAN CERITA SI IMAJINATIF,” media dapat menginspirasi desa-desa lain untuk mengembangkan alat peraga edukatif yang kreatif dan ramah lingkungan. Selain itu, publikasi yang luas akan membantu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga komunitas pendidikan.
Penulis Sub Keompokl 05
KKN R-29
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya