
JurnalPost.com – Program Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) merupakan salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini memiliki tujuan yang sama dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), yaitu melakukan pengabdian kepada masyarakat dan menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Di bawah pimpinan DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) UMM. Dan di bawah arahan dari DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) bapak Faris Rizal Andardi ST., MT, PMM yang beranggotakan 5 orang dengan koordinator Moh Nizar Arifin dan 4 orang anggota lainnya yaitu Felly Dista Lorinda, Hergi Rosan Agri, Masyani, Fitria Ningsih dari beberapa fakultas yaitu fakultas Teknik, fakultas Ilmu Kesehatan dan fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang yang bertemakan “Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Terkait Efektivitas Kerja dalam Upaya Meningkatkan SDM yang Unggul di desa Talok”
Berinisiatif membuat serangkaian kegiatan yang salah satunya menjadi program unggulan kelompok 205 PMM UMM yang di bimbing oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) bapak Faris Rizal Andardi ST., MT.
Kegiatan membuat alat penyiram otomatis pada P2L ( Perkarangan Pangan Lestari ) dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2023. Alat penyiram otomatis merupakan alat yang dapat melakuakn penyiraman secara otomatis dan melakukan penyemburan air sercara menyeluruh di waktu yg sudah di tentukan. Alat ini bertujuan untuk memudahkan seseorang yang memiliki lahan tanaman yang luas sehingga tidak perlu lagi menyiram di waktu pagi maupun sore hari. Pembuatan alat ini dilaksanakan di lahan P2L milik ibu Heppy bertepat di Desa Talok. RT 3.

Berikut pembuatan alat penyiram otomatis pada P2L, Bahan yang perlu disiapkan : Pipa, timer, selang, kayu, tali plastik, knee T. Cara pembuatan alat penyiraman otomatis pertama – tama memotong Pipa sepanjang kurang lebih 65 cm, selanjutnya memotong Kayu sepanjang kurang lebih 80 cm, gali tanah kurang lebih dengan ke dalaman 25 cm tancapkan kayu pada tanah yang sudah digali, selanjutnya pipa diikat pada kayu, selanjutnya pasang selang pada knee T selanjutnya alat timer dipasang pada selang di bagian ujung sebelum masuk ke pipa, selanjutnya setting alat timer, selanjutnya asang penyiraman di tiap pipa yang diikat dengan kayu dan setelah itu tunggu hingga timer berjalan nantinya akan otomatis menyiram pada tanaman sayur sayuran.