• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

MEMBANGUN SEMANGAT PADA DISABILITAS YANG ADA DI TAPANULI UTARA MELALUI PELATIHAN KERAJINAN TANGAN BERSAMA DINAS SOSIAL TAPANULI UTARA

Editor Redaksi
23 Desember 2023
in News

JurnalPost.com – Praktik kerja lapangan (PKL) adalah bentuk pelatihan pendidikan kejuruan yang dilakukan mahasiswa dengan bekerja secara langsung di lapangan usaha yang relevan dengan kompetensi pendidikannya. PKL dilakukan secara sistematik dan terarah serta didampingi oleh supervisi yang berkompeten. Dengan melakukan PKL, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari hingga bisa mencapai suatu tingkat keahlian profesional tertentu, baik dalam segi pengetahuan, keterampilan, maupun etos kerja. Dengan begitu, mahasiswa akan memiliki modal keahlian profesional sebelum ia lulus dari pendidikan dan dapat bekerja dengan baik di dunia pekerjaan.

PKL ini dilakukan oleh Geby S Simangunsong selaku mahasiswa Kesejahteraan FISIP USU dengan NIM 200902122 guna memenuhi mata kuliah PKl 2 di semester 7 dengan supervise Bapak Mujahid Widian Saragih S.IP,M.IP .PKL ini dilaksanakan di Dinas Sosial Tapanuli Utara yang beralamat di Jalan Raja Johannes,Hutabarat.Tarutung,Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Praktikum ini dilakukan dengan menggunakan metode praktek pekerjaan sosial, yang mana ada 6 (enam) tahapan praktikum, yaitu:

1. Engagement sebagai tahap perkenalan antara Pihak Dinas Sosial dan mahasiswa dengan Bapak Ibu peserta yang mnegikuti pelatihan pada tahap ini lah dilakukan observasi.
2. Asesmen adalah tahap identifikasi masalah dan potensi yang dimiliki para peserta pelatihan kreativitas katrya yang berbahan Dasar rotan . akan dilakukan secara observasi dan wawancara langsung.
3. Planning (Perencanaan) adalah tahap untuk merencanakan kegiatan selama perlatihan berlangsung tahapan ini harus dilakukan secara bijak dan cermat untuk meminimalisir kemungkinan kegagalan
4. Intervensi adalah tahapan dimana proses pembekalan materi yaitu edukasi tentang pelatihan kreativitas rotan tersebut, yang mengundang narasumber salah satu pengrajin rotan yang sudah berhasil walaupun penyandang disabilitas
5. Evaluasi adalah tahapan untuk mengamati dampak dari pelatihan dapat dimengerti dan memberi dampak yang diharapkan atau malah sebaliknya; dan
6. Terminasi dilakukan di akhir pelatihan dengan makna bahwa kegiatan pelatihan telah selesai dilakukan.

Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Pada pelatihan ini ada peserta sebnayk 20 orang dengan berbagai jenis disabilitas,dipimpin oleh bapak J.Hutagalung ysalah satu Masyarakat tapanuli utara yang sudah sukses dibagian pengrajin rotan,agar bisa menjadi panutan atau motivasi terhadap anggota lainnyaPelatihan dihari pertama membuat kendang ayam kemudian dihari kedua dilanjut membuat keranjang buah.

Ada banyak kasus bahwa disabilitas selalu diasingkan dan minim nya pekerjaan yang dibuka untuk disabilitas dengan berghai aspek alasan sehingga membuat Dinas sosial melakukan program pelatihan ini agar membangun semangat terhadap disabilitas dan mampu mandiri dalam membuka usaha.Jika diamati dengan cermat, dapat disimpulkan bahwa ,erka yang disabilitas mampu melakukan kegiatan mengayam rotan dengan baik, tak jarang dari mereka memiliki kemampuan yang cepat dan tangkap dalam memahami materi dan [praktek dalam pelatihan tersebut.Bapak ibu yang menjadi peserta pun melakukan kegiatan dengan teliti dan rapi sehingga hasil karya mereka memuaskan dan bagus. Dari sini disimpulkan bahwa teman teman disabilitas bersemangat menerima pelatihan yang diberikan dan memanfaatkan nya semaksimal mungkin . dengan sukacita mereka melakukan pekerjaan nya dengan luar biasa.

Dalam hal ini juga dapat saya simpulkan bahwa teman teman disabilitas sangat senang diberikan perhatian dan kepedulian, dan Sebagian besar dari mereka melanjutkan karya mereka dirumah dan mencoba membuka jasa untuk membuat kendang ayam dan juga keranjang buah. Dari hal sederhana seperti ini sangat berarti bagi teman teman disabilitas

Semangat teman teman disabilitas kita pun akan semakin meningkat apabila mereka bisa memiliki karya dan juga kemampuan dalam banyak hal.bagaiman car akita perduli dan juga memberikan perhatian terhadap kemampuan kemapuan yang mereka miliki akan membawa dampak yang besar bagi mereka, semoga seluruh disabilitas didunia mendapatkan hak dan kewajiban mereka dengan baik dan mampu memiliki pekerjaan ataupun berkarya dan bahkan membuka lowongan kerja

Oleh : Geby Shabatini Simangunsong 200902122 Kesejahteraan Sosial

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.