
Kata kunci : Pencemaran, Limbah, Plastik, Sungai
Project Based Learning merupakan model pembelajaran yang menghadapkan siswa pada masalah dunia nyata (real world) untuk memulai pembelajaran dan merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang dirancang masalah-masalah yang menuntut mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang mahir dalam memecahkan masalah, dan memiliki strategi belajar sendiri serta kecakapan berpartisipasi dalam tim.
Sungai Babura mengalir dari bagian hulu di kecamatan sibolangit, hilirnya di kelurahan petisah tengah, bagian tengah sungai Babura terdapat di kecamatan namorambe. Sungai ini dimanfaatkan warga untuk mandi dan mencuci, tempat pembuangan sampah dan limbah industry. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan suhu sungai 27.7-7.800C. nilai Ph berkisar 6-9, nilai DO (oksigen terlarut) sungai Babura 5mg/l berada jauh dibawah ketetapan PP No. 82 Tahun 2001.
Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan yakni kelompok 2 yang beranggotakan Tondi Ardiansyah, Wira Putra Pratama, Rizqy Ummi Siregar dan Siska Maharani sudah melakukan observasi ke sungai Babura tersebut. Didalam observasi ini kami melakukan wawancara dengan salah satu warga setempat dan melakukan pengamatan langsung terhadap sungai Babura.
Observasi ini dilakukan untuk memenuhi tugas pengganti ujian akhir semester (UAS) pada mata kuliah Pekeja Sosial Internasional dengan dosen pengampu mata kuliah Bapak Fajar Utama Ritongan S.Sos., M.Kesos.
Sangat disayangkan kondisi sungai Babura dari tahun 2004 sampai sekarang tidak jauh berbeda, kondisi sungai yang memprihatinkan menyebabkan sungai Babura sering banjir dan mengalami kenaikan debit air secara terus menerus. Banjir di sungai Babura dsebabkan menumpuknya sampah di sungai akibat masyarakat, selain tu dekatnya permukiman warga ke sungai serta terdapat perbengkelan di dekat sungai yang menyebabkan tingkat pencemaran di sungai Babura tinggi.

Hal ini diperjelas dengan penuturan salah satu warga yang menuturkan bahwa kondisi sungai Babura sering terjadi banjir dsebabkan menumpuknya sampah plastik dari sisa pemakaian sehari hari yang menyebabkan naiknya debit air dan apabila hujan terjadi banjir karena meluapnya air bahkan kalau air tinggi bias sampai seminggu.
Adapun saran dan harapan kami Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan terhadap permasalahan sungai Babura dengan cara menanam tumbuhan air berupa Ganggang rantai (Hydrilla verticillata) untuk meminimalisir tingkat kekeurahan dan pencemaran di sungai.
Karena sifat tumbuan air yang dapat menetralkan warna air sungai secara bertahap, sebagai objek fitoremediasi, sebagai perangkap bahan organik, serta membersihkan dan mengontrol logam berat,pestisida dan minyak di perairan.
.
Penulis:
Rizqy Ummi Siregar 210302059
Siska Maharani 210302061
Tondi Ardiansyah 210302080
Wira Putra Pratama 210302064
Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan
Fakultas Pertanian
Universitas Sumatera Utara



