• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Inovasi Kurikulum Merdeka Belajar Mewujudkan Pendidikan yang Relevan dan Dinamis  

Editor Redaksi
18 Desember 2023
in News

Oleh: Gadis Putri Amelia Pratama
Universitas Negeri Surabaya
 
JurnalPost.com
– Pendidikan merupakan salah satu pondasi terpenting dalam Pembangunan bangsa. Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di era globalisasi saat ini. Oleh sebab itu Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui inovasi kurikulum.

Kurikulum Merdeka merupakaan salah satu inovasi kurikulum yang telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbutristek) pada tahun 2022. Kurikulum Merdeka merupakan penyempurnaan dari Kurikulum 2013 yang bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang lebih relevan dan dinamis sehingga membantu peserta didik untuk mengembangkan potensi dan minatnya secara optimal lagi. Kurikulum ini juga lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik, sehingga membantu mereka untuk memahami dan mengaplikasikan pengetahuannya dengan lebih baik.

A. Karakteristik Kurikulum Merdeka

1. Pengembangan Soft Skills dan Karakter
Pengembangan Soft Skills dan karakter melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila. Projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk:

a. Mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar Pancasila. Enam dimensi profil pelajar Pancasila yaitu: 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) Mandiri, 3) Bergotong-royong, 4) Berkebinekaan global, 5) Bernalar kritis, dan 6) Kreatif.

b. Mempelajari secara mendalam tema-tema atau isu penting, seperti gaya hidup berkelanjutan, toleransi, Kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi.

c. Melakukan aksi nyata sebagai respon terhadap isu-isu tersebut sesuai dengan perkembangan dan tahapan belajar mereka.

2. Fokus pada Materi Esensial
Materi Esensial merupakan materi yang menjadi dasar untuk memahami konsep-konsep yang lebih kompleks. Kurikulum Merdeka fokus pada materi esensial, relevan, dan mendalam sehingga ada waktu yang cukup untuk membangun kreativitas dan inovasi peserta didik dalam mencapai kompetensi dasar seperti literasi dan numerisasi.

3. Pembelajaran lebih Fleksibel
Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan atau kebebasan bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan masing-masing peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks muatan lokal. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
 
B. Dampak Positif penerapan Kurikulum Merdeka

Menurut Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan bahwa Kurikulum Merdeka hadir untuk mengurangi krisis pembelajaran di Indonesia. Penerapan Kurikulum Merdeka diharapkan berdampak pada terciptanya generasi yang adaptif yang mampu untuk bertahan dalam menghadapi perubahan zaman dengan kekuatan diri mereka sendiri, Hal ini juga di ungkapkan oleh Kepala Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo bahwa Indonesia saat ini memerlukan Kurikulum yang bersifat adaptif karena Kurikulum yang bersifat adaptif   mengedepankan karakter serta kompetensi yang mendasar pada peserta didik. Adapun dampak positif dari penerapan kurikulum Merdeka yakni:
 
1. Menciptakan ruang belajar yang positif

Implementasi Kurikulum Merdeka berfokus pada pembelajaran esensial dan sesuai dengan minat dan bakat peserta didik. Pembelajaran esensial menghasilkan interaksi yang membangun terbentuknya suatu ruang belajar yang positif, dimana Guru mengajarkan pada level yang tepat dan peserta didik mendapatkan ilmu pada level yang tepat juga.

2. Menghasilkan guru yang lebih Kompeten

Program penggerak merupakan bagian dari Upaya pemerintah untuk membentuk guru- guru yang lebih berkompeten dan bisa berkembang sesuai dengan zaman. Kurikulum Merdeka ini tidak hanya fokus pada peningkatan peserta didik saja, namun juga fokus pada pengembangan kompetensi guru.

3. Peningkatan Relevensi Pendidikan 

Kurikulum Merdeka dirancang untuk mempersiapkan siswa dalam mengahadapi tantangan di masa depan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan relevensi pendidikan agar membuat siswa lebih siap untuk memasuki dunia kerja atau melanjurkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
 
C. Tantangan Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka

Tantangan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka sangat beragam antara lain adalah kurangnya pemahaman dan kesiapan guru dalam mengajar dengan Kurikulum Merdeka, kurangnya kreativitas guru dalam penyampaian materi, kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, serta kesulitan dalam mengatasi perbedaan kemampuan dan minat siswa.

Selain itu, ada tantangan dalam memastikan bahwa Kurikulum Merdeka dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah (tidak mampu) dan terpencil. Oleh sebab itu, diperlukan upaya untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru dalam mengajar dengan menerapkan Kurikulum Merdeka, serta memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pembelajaran.

Kurikulum Merdeka memiliki beberapa keunggulan dibandingkan kurikulum sebelumnya. Keunggulan-keunggulan tersebut menjadikan kurikulum Merdeka sebagai peluang untuk mewujudkan Pendidikan yang relevan dan dinamis. Pendidikan yang relevan adalah pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan siswa. Sedangkan, Pendidikan yang dinamis adalah pendidikan yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan Masyarakat. Meskipun memiliki banyak keunggulan.Kurikulum Merdeka juga memiliki beberapa tantangan dalam implementasinya. Salah satunya yaitu masih rendahnya pemahaman guru dan kepala sekolah tentang kurikulum Merdeka. Guru dan Kepala sekolah masih perlu  dampingan agar dapat menerapkan kurikulum Merdeka dengan baik. Kurangnya ketersediaan fasilitas belajar yang mendukung kurikulum Merdeka juga menjadi suatu tantangan pengimplementasiannya. Satauan pendidikan perlu melengkapi fasilitas belajar siswa agar mereka dapat melakukan pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pada kurikulum Merdeka belajar.
 

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.