• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Apakah Kurikulum Merdeka di Indonesia Sudah Efektif

Editor Redaksi
17 Desember 2023
in News

Penulis : Ilda Miftakhul Jannah
Universitas Negeri Surabaya

JurnalPost.com – Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting dalam sistem pendidikan, karena sebuah kurikulum tidak hanya dirumuskan mengenai tujuan yang harus dicapai untuk memperjelas arah pendidikan. Namun, sebuah kurikulum juga wajib memberikan pemahaman tentang pengalaman belajar yang harus dimiliki setiap siswa.

Indonesia sudah mengalami banyak perubahan kurikulum. Mulai dari kurikulum Rencana Pelajar (1947), Kurikulum Rencana Pelajaran Terurai (1952), Kurikulum 1964, Kurikulum 1968, Kurikulum 1975, dan masih banyak lagi hingga pada tahun 2022 sampai 2023 menjadi Kurikulum Merdeka.

Ngomong ngomong soal Kurikulum Merdeka apakah kalian tau apa itu Kurikulum Merdeka ?
Jadi Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Dalam Kurikulum Merdeka ada P5, P5 adalah singkatan dari projek penguatan profil pelajar Pancasila. Dan P5 ini adalah kegiatan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan serta menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar pancasila.

Apakah Kurikulum Merdeka sudah efektif di terapkan di Indonesia ?
Dari hasil riset yang saya temukan di platform media sosial banyak sekali pro dan kontra pada Kurikulum Merdeka, salah satunya Indonesia sudah banyak sekali mengalami pergantian kurikulum itu terjadi setiap ada perubahan pada menteri nya, jika menteri ini sudah habis masa jabatannya dan digantikan menteri yang baru maka akan terjadi perubahan pada kurikulum juga. Ini berdampak pada siswa dan guru yang mana mereka belum memahami kurikulum yang sedang dijalani tetapi sudah berganti dengan kurikulum yang baru,

Lalu pada Kurikulum Merdeka ini banyak projek entah yang membuat suatu produk, saya menemukan di salah satu platform media sosial banyak siswa yang mengeluh bahwa dana untuk projek tersebut dari siswa itu sendiri, sehingga ini sangat merugikan bagi siswa yang uang sakunya tidak banyak, bahkan mungkin saja ada siswa yang tidak mempunya uang saku. Dan pembiayaan dana untuk projek ini sangat merugikan bagi mereka.

Dalam Kurikukum Merdeka banyak juga siswa yang merasakan dampak positif
Saya menemukan tulisan di salah satu platform media sosial bahwa siswa tersebut yang awalnya malu untuk berbicara di depan tetapi dengan adanya kurikulum merdeka yang kegiatannya banyak presentasi di depan membuat mereka menjadi terbiasa berbicara di depan, sehingga melatih publik speaking nya yang mana ini sangat berguna sekali untuk kedepannya.

Pada Kurikulum Merdeka juga banyak kerja kelompok ini juga menjadi bekal kita saat lulus sehingga mereka sudah terbiasa untuk berkerja kelompok ini juga sangat membantu saat di lapangan pekerjaan.

Tidak hanya itu saja saya juga menemukan bahwa dalam Kurikulum Merdeka ini siswa lebih banyak / lebih bisa mengeksplorasi bakat nya sehingga ini dapat membantu siswa saat lulus nanti untuk mencari pekerjaan

Ibaratnya dari mulai duduk dibangku sma sederajat mereka sudah menemukan bakat nya dan bakat tersebut di asah setiap hari lalu mereka saat lulus sudah mempunyai gambaran ingin kerja dimana dengan bakat yang mereka miliki itu . Tidak dapat di pungkiri bahwa setiap kurikulum memiliki pro dan kontra.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.