• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Begini Ternyata Implementasi Energi dalam Bidang Teknik Pertanian dan Biosistem

Editor Redaksi
14 Desember 2023
in News

oleh: Muhammad Iqbal Abdi Lubis
Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fateta, Universitas Andalas

JurnalPost.com – Umur dunia semakin bertambah, hal serupa terjadi pula dalam hal lonjakan penduduk dunia. Tentu menjadi satu hal yang tak akan terbantahkan, bila terjadi pertambahan populasi penduduk, maka kebutuhan pangan akan meningkat pula seiring dengan berjalannya waktu. Perubahan iklim yang ekstrim akhir-akhir ini telah menjadi tantangan salah satu tantangan dalam peningkatan produktivitas pertanian, terutama pangan. Tantangan lainnya dapat dilihhat juga dari degradasi lahan pertanian dan perubahan gaya hidup masyarakat (red. semakin urbanisasi), salah satu bidang ilmu yakni teknik pertanian dan biosistem menjadi krusial untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, di masa depan. Dalam konteks ini, energi memiliki peran yang sangat penting. Penerapan energi dalam bidang teknik pertanian dan biosistem bukan hanya tentang pemenuhan kebutuhan daya, tetapi juga berkaitan erat dengan aspek-aspek keberlanjutan, efisiensi, dan peningkatan produktivitas.

  1. Pemenuhan Kebutuhan Energi dalam Proses Pertanian Modern

Pertanian modern tidak dapat lepas dari peran energi. Mulai dari proses semai – tanam – hingga panen – bahkan pascapanen, seluruh kegiatan tersebut memerlukan sumber energi yang andal. Mesin-mesin pertanian, traktor, dan alat-alat modern lainnya memerlukan bahan bakar dan listrik untuk dapat beroperasi. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan energi yang stabil dan efisien menjadi kunci utama keberhasilan sektor pertanian dalam menghasilkan hasil yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pangan global. Adanya penerapan teknologi energi terbarukan seperti panel surya untuk memasok listrik pada mesin-mesin pertanian adalah langkah penting dalam menjaga keberlanjutan sektor ini. Selain itu, ragam perangkat pintar yang dikendalikan oleh energi ramah lingkungan dapat membantu mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan meningkatkan efisiensi proses pertanian.

Sumber: freepik
  1. Efisiensi dalam Irigasi dan Pengelolaan Air

Biosistem pertanian sangat tergantung pada ketersediaan air yang memadai. Salah satu aspek penting dalam manajemen air adalah sistem irigasi. Dalam konteks ini, energi dapat berperan sebagai pendorong efisiensi dalam sistem irigasi modern. Penggunaan teknologi sensor untuk mengukur kelembaban tanah dan kebutuhan air tanaman, serta otomatisasi sistem irigasi berbasis energi, dapat mengurangi pemborosan air dan meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, penerapan energi dalam bidang irigasi tidak hanya mengoptimalkan penggunaan air, tetapi juga membantu petani mengurangi biaya operasional. Selain itu, sistem irigasi yang berbasis energi terbarukan seperti hidrotenaga atau tenaga surya dapat mengurangi ketergantungan pada sumber daya energi fosil dan membantu mengurangi dampak lingkungan.

Sumber: freepik
  1. Teknologi Pemrosesan Pangan dan Rantai Pasok Energi

Pada kenyataannya, kajian energi tidak berhenti pada proses produksi pertanian saja. Lebih jauh dari itu, energi juga diperlukan dalam tahap pemrosesan dan distribusi hasil pertanian. Pemrosesan pangan modern membutuhkan energi yang besar untuk operasional mesin-mesin, pendinginan, dan transportasi. Penerapan teknologi secara efisien selama tahap pemrosesan pangan dan distribusi hasil dapat mengurangi kerugian dan pemborosan, sehingga hasil pertanian dapat lebih maksimal dimanfaatkan. Guna mengefisiensikan pemakaian energi, maka perlu dilakukan kajian seperti kajian rantai pasok energi dari petani hingga sampai pada konsumen akhir. Oleh sebab itu, penerapan teknologi informasi dan energi terbarukan dalam rantai pasok dapat membantu mengoptimalkan distribusi, mengurangi emisi karbon, dan memastikan ketersediaan pangan berkelanjutan.

  1. Penelitian dan Inovasi untuk Kontinuitas Masa Depan

Kontinuitas/keberlanjutan dalam bidang teknik pertanian dan biosistem tidak dapat tercapai tanpa adanya penelitian dan inovasi yang senantiasa dikembangkan oleh para pakar. Berbagai dukungan melalui riset yang dilakukan oleh peneliti/pakar/maupun ahli dalam pengembangan energi terbarukan, penggunaan teknologi digital dalam pertanian presisi, dan pengembangan varietas tanaman yang lebih efisien secara energi merupakan langkah krusial untuk memastikan ketahanan pangan global dan keberlanjutan biosistem di masa depan. Kolaborasi pemerintah, lembaga riset, dan sektor swasta sangat diperlukan. Pasalnya hal ini akan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi karya/sistem yang mendukung efisiensi energi. Beberapa investasi inovasi teknologi yang telah diterapkan dan dikembangkan, seperti penggunaan sensor pintar, drone, dan teknologi otomatisasi lainnya yang bergantung pada energi dapat memberikan data real-time tentang kondisi tanah dan tanaman. Melalui penerapan investasi teknologi ini akan memberikan keleluasaan bagi petani untuk membuat keputusan yang lebih cerdas dalam manajemen pertanian mereka, termasuk penggunaan pupuk, irigasi, dan pengendalian hama yang lebih tepat sasaran. Inovasi semacam ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, akan tetapi akan mampu mengurangi dampak yang merusak bagi lingkungan akibat dari penggunaan bahan kimia secara berlebihan.

  1. Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun urgensi penerapan energi dalam bidang teknik pertanian dan biosistem sangat jelas, tetapi masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Ketergantungan pada sumber daya energi fosil, biaya investasi awal dalam teknologi energi terbarukan, dan kebutuhan akan literasi digital di kalangan petani adalah beberapa contoh tantangan tersebut. Namun, dibalik berbagai tantangan tersebut, terdapat pula peluang besar. Perkembangan teknologi energi terbarukan, peningkatan aksesibilitas ke teknologi digital, dan kesadaran global akan pentingnya keberlanjutan memberikan landasan yang kuat untuk mengatasi tantangan ini. Investasi dan komitmen dalam menghadapi tantangan tersebut dapat membuka jalan menuju sistem pertanian dan biosistem yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Penutup:
Urgensi penerapan energi dalam bidang teknik pertanian dan biosistem tidak dapat diabaikan. Tantangan global yang kini tengah dihadapi seperti perubahan iklim, peningkatan populasi, dan urbanisasi, energi menjadi pilar utama yang mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan biosistem. Melalui penerapan teknologi energi terbarukan, efisiensi dalam penggunaan sumber daya, dan inovasi dalam berbagai aspek pertanian, kita dapat menciptakan masa depan pertanian yang berkelanjutan, produktif, dan dapat memenuhi kebutuhan pangan global. Dengan kolaborasi lintas sektor dan komitmen bersama, kita dapat memastikan bahwa energi menjadi kekuatan positif dalam mewujudkan masa depan pertanian yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.