
JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
PMM Kelompok 240, gelombang 7 yang beranggotakan 4 orang yaitu, Yastinki Hasni Ivani, Rhama Dwi Amarta, Ardhia Saveria dan Erna Watiningsih Universitas Muhammadiyah Malang, yang dibimbing oleh Ramli Ramadhan, S.Hut., MA.
Menggelar kegiatan mengasah kreativitas literasi anak dengan menggambar dan membuat kreasi dari kertas lipat bersama siswa siswi TK Harapan Desa Randugede Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Tim PMM Randugede menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kecintaan siswa dalam hal seni lukis serta mengaplikasikan literasi yang selama ini belum terealisasikan
Kegiatan menggambar yang dilakukan diharapkan bisa merangsang imajinasi anak-anak dan menuangkan dalam kertas MAGETAN – Mahasiwa PMM http://umm.ac.id/ Universitas
Muhammadiyah Malang Randugede menggelar kegiatan menggambar dan membuat kreasi dari kertas lipat bersama siswa siswi TK Harapan Desa Randugede Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Kegiatan ini digelar dalam rangka mengapresiasi anak-anak dalam berimajinasi yang mereka miliki.
Tim PMM Kelompok 240 menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kecintaan siswa dalam hal seni lukis. Kegiatan menggambar yang dilakukan diharapkan bisa merangsang imajinasi anak-anak dan menuangkan dalam kertas gambar sesuai dengan keinginan mereka.
Harapannya dengan menggambar, motorik para siswa akan terasa. Dan mereka bisa menuangkan ide-idenya berupa coretan-coretan yang diinginkannya di kertas gambar. Dari gambar yang dihasilkan para siswa itulah, akan terlihat bagaimana imajinasi siswa-siswi akan sebuah obyek yang digambar.
Bukan itu saja, mahasiswa PMM juga ingin mengasah kreativitas siswa-siswi dengan kertas lipas. Media kertas yang diberikan kepada para siswa diharapkan dibentuk sesuai dengan selera masing- masing. Mahasiswa PMM yang kemudian mengarahkan bila para siswa kesulitan untuk melipas kertas yang ada.
Proses menggambar dan melipat kertas ini berlangsung seru. Karena siswa siswi sangat antusias. Mereka asyik menggambar dan melipat kertas dengan fokus masing-masing. Pemandangannya sangat menarik karena mereka para siswa bener-bener ingin menunjukkan kreativitas masing- masing.
Ada beragam lukisan yang dihasilkan anak-anak yang lucu lucu tersebut. Ada yang menggambar sawah, gunung, pohon, binatang. Sementara saat melipat kertas, mereka juga melipat dengan beragam bentuk. Ada kotak, segitiga, dan lainnya.
Kepala TK Harapan Randugede mengaku bersyukur siswa-siswinya mendapatkan arahan dari mahasiswa PMM http://umm.ac.id. ‘’Belajar sambal bermain kertas memang sangat mengasyikkan. Mahasiswa PMM http://umm.ac.id memberikan alternatif yang berbeda pada siswa-siswi kami.
Meski sekilas seperti permainan, tapi di dalamnya banyak pelajaran yang didapat. Kesabaran, kreativitas, dan ketekukan,’’ terang …… (*) gambar sesuai dengan keinginan mereka.
Harapannya dengan menggambar, motorik para siswa akan terasa. Dan mereka bisa menuangkan ide-idenya berupa coretan-coretan yang diinginkannya di kertas gambar. Dari gambar yang dihasilkan para siswa itulah, akan terlihat bagaimana imajinasi siswa-siswi akan sebuah obyek yang digambar.
Bukan itu saja, mahasiswa PMM juga ingin mengasah kreativitas siswa-siswi dengan kertas lipas. Media kertas yang diberikan kepada para siswa diharapkan dibentuk sesuai dengan selera masing- masing. Mahasiswa PMM yang kemudian mengarahkan bila para siswa kesulitan untuk melipas kertas yang ada.
Proses menggambar dan melipat kertas ini berlangsung seru. Karena siswa siswi sangat antusias. Mereka asyik menggambar dan melipat kertas dengan fokus masing-masing. Pemandangannya sangat menarik karena mereka para siswa bener-bener ingin menunjukkan kreativitas masing- masing.
Ada beragam lukisan yang dihasilkan anak-anak yang lucu lucu tersebut. Ada yang menggambar sawah, gunung, pohon, binatang. Sementara saat melipat kertas, mereka juga melipat dengan beragam bentuk. Ada kotak, segitiga, dan lainnya.
Kepala TK Harapan Randugede mengaku bersyukur siswa-siswinya mendapatkan arahan dari mahasiswa PMM Universitas Muhamdiyah Malang. ‘’Belajar sambal bermain kertas memang sangat mengasyikkan. Mahasiswa http://umm.ac.id memberikan alternatif yang berbeda pada siswa-siswi kami. Meski sekilas seperti permainan, tapi di dalamnya banyak pelajaran yang didapat. Kesabaran, kreativitas, dan ketekukan,’’



