• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Kerukunan Masyarakat Linggoasri jadi sorotan, Satu atap namun beda Agama?

Editor Redaksi
3 Oktober 2023
in News

JurnalPost.com – Desa linggoasri kecamatan Kajen, kabupaten pekalongan, provinsi jawa tengah merupakan desa yang sangat menjunjung tinggi sikap moderat. Seperti yang sudah dilakukan oleh tim Pemberdayaan Masyarakat UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) pada acara Workshop dan FGD Moderasi Beragama di Balai Desa Linggoasri pada 30 November 2022 menetapkan Desa linggo asri menjadi desa percontohan moderasi beragama dan sadar kerukunan. Dimana Ada 4 agama yang berada di desa tersebut di antaranya islam, hindu, budha, dan kristen. Di Desa Linggoasri terdapat 5 dukuh, yaitu Dukuh Bojong Larang, Sadang, Linggo, Yosorejo, Rejosari. Mayoritas penduduk setempat menganut agama Islam, kemudian disusul dengan agama Hindu dan selanjutnya agama Buddha. Adapun agama Hindu masuk di Linggo Asri karena dahulu ada seorang pendeta dari Bali yang datang di Linggo Asri dan menyebarkan agamanya.

Terkait kepemelukan agama, desa linggoasri menerapkan kebijakan yaitu masyarakat linggo asri diberikan kebebasan dalam menganut agama. Kepemelukan agama tidak selalu berdasarkan garis keturunan, peraturan ini berlaku ketika seseorang menginjak usia tujuh belas Tahun. Dengan ini, hal yang menarik terjadi pada beberapa keluarga, dimana dalam satu keluarga menganut agama yang berbeda-beda. Dari beberapa faktor penyebab berbedanya agama yaitu salah satunya pernikahan beda agama. Salah satu keluarga yang memeluk kepercayaan yang berbeda adalah keluarga bapak sugeng.“saya menganut agama hindu, sedangkn istri saya beragama budha. Dan saya memiliki satu anak dia ikut memeluk Agama hindu,” jelas bapak sugeng.

Namun, tidak semua yang menikah beda agama tetap mempertahankan agamanya masing-masing. Ada juga yang berpindah agama untuk menyamakan dengan pasangannya, dan menariknya hal ini tidak menimbulkan konflik sama sekali. Karena memang masyarakat linggoasri memiliki prinsip bahwa masalah kepercayaan itu urusan pribadi dan tuhan. Jadi mereka tidak membenarkan agama yang mereka anut untuk membandingkan dengan agama yang lain. Salah satu warga yang berpindah agama demi menikahi sang kekasih yaitu bapak supri. ”saya dulunya beragama hindu, karena saya akan menikah dengan istri saya yang menganut agama islam jadi saya berpindah agama,” ujar pak supri.

Di desa linggoasri juga terdapat lembaga pendidikan yang bernama “Tk satu atap” disitulah tempat anak-anak desa linggoasri menimba ilmu dari berbagai macam agama. Kehidupan bermasyarakat di linggoasri sangat rukun dan bahkan tidak ada konflik . Perayaan hari besar atau adat istiadat di masing-masing agama tetap berjalan dengan baik bahkan pemuda pemudinya saling berpartisipasi. Hal ini bisa terjadi karena Masyarakat linggoasri menjaga tradisi sejak zaman dahulu hingga sekarang dalam bentuk kerukunan budaya dan adat istiadat. Tidak ada diskriminasi pelayanan masyarakat dalam bidang sosial ekonomi dan Pendidikan. Dengan ini semua elemen masyarakat turut membantu ketika suatu agama menggelar acara dan agama lain turut serta membantunya.

masyarakat desa linggoasri memiliki adat istiadat seperti, sedekah bumi pada saat itulah seluruh agama berkumpul dan menggelar acara adat tersebut yang bertujuan untuk mempererat kerukunan antar elemen masyarakat. Dengan perbedaan latar belakang seperti keyakinan tersebut, masyarakat Linggoasri tetap menjalin kerukunan. Selain itu, mereka juga menjaga betul-betul adat-istiadat satu sama lain. Walaupun Sebagian masyarakat bekerja di luar daerah, ketika Kembali ke desanya, mereka tetap menjalankan adat-istiadat yang sudah berjalan sejak dahulu

Penulis: kariematul azzmi
Mahasiswi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.