
JurnalPost.com, Klaten – Sabtu (01/08/23) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro (Undip) telah mengadakan penyuluhan mengenai pengolahan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan di Desa Pokak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang tepat guna, serta memberikan informasi dan keterampilan praktis dalam mengolah sampah agar lebih ramah lingkungan.
Penyukuhan ini diadakan di Balai Desa Pokak, dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung selama kurang lebih 2 jam dengan diadakannya diskusi. Acara tersebut dihadiri oleh Perangkat Desa Pokak dan perwakilan warga dan karang taruna di Desa Pokak. Para mahasiswa KKN Undip memaparkan berbagai informasi penting seputar pengelolaan sampah yang benar, mulai dari pemilahan hingga pengolahan menjadi produk yang berguna.
Salah satu poin utama dalam penyuluhan ini adalah mengenai pentingnya pemilahan sampah. Mahasiswa KKN Undip dengan jelas menjelaskan tentang berbagai jenis sampah dan cara yang tepat untuk memilahnya, seperti sampah organik dan non-organik. Mereka juga mengajarkan cara membuat tempat sampah berbeda untuk masing-masing jenis sampah, sehingga proses pengolahan lebih efisien.
Selain itu, penyuluhan ini juga memberikan panduan praktis tentang pengolahan sampah organik menjadi bahan bakar alternatif yaitu briket. Selain panduan pengolahan sampah organik menjadi briket, pengolahan sampah organik lainnya juga dipraktekkan tata cara pembuatannya melalui program keilmuan, yaitu pembuatan eco enzyme dan pestisida organik
Pengolahan sampah non-organik juga menjadi fokus dalam sosialisasi ini.
Mahasiswa KKN Undip memaparkan metode daur ulang yang dapat diterapkan untuk berbagai jenis sampah non-organik seperti plastik, kertas, dan logam. Mereka menunjukkan bagaimana cara mengumpulkan, membersihkan, dan mengolah sampah non-organik menjadi produk yang dapat bernilai ekonomi, seperti tas belanja dari plastik bekas atau kerajinan tangan dari kertas dan logam.
Selama sesi tanya jawab, warga Desa Pokak memiliki kesempatan untuk bertanya langsung kepada mahasiswa KKN Undip mengenai aspek-aspek pengolahan sampah yang belum mereka pahami. Diskusi yang interaktif ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi para peserta tentang pentingnya peran masing-masing dalam menjaga lingkungan dan mengelola sampah dengan benar.
Ketua Pelaksana KKN Undip, Syah Malfin, menyatakan bahwa mereka berharap penyuluhan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Pokak dalam mengelola sampah rumah tangga secara benar dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Undip dalam mengembangkan program KKN yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Penyuluhan mengenai pengolahan sampah rumah tangga yang benar di Desa Pokak oleh mahasiswa KKN Undip berhasil memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada warga Desa Pokak. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini akan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.



