• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Pentingnya Komunikasi dengan Keluarga sebagai Fondasi Kesehatan Mental Remaja

Editor Redaksi
12 Maret 2024
in News

Ditulis oleh: Engelberg Nur Arifah Mahasiswa Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor

JurnalPost.com – Keluarga adalah landasan utama dalam membentuk kesehatan mental remaja. bagaimana sebuah keluarga berkomunikasi memainkan peranan yang sangat penting dalam perkembangan emosional dan psikologis anak-anak mereka. Dalam era saat ini yang mana tekanan dan tantangan remaja semakin kompleks, penting untuk mengenali peran komunikasi dalam memelihara kesehatan mental generasi mendatang.

Keluarga merupakan jantung dari kehidupan kita, dimana kita belajar, tumbuh dan membentuk identitas kita. Oleh karena itu komunikasi merupakan peran paling penting dan efektif untuk menciptakan fondasi yang kokoh untuk kesehatan mental remaja. Komunikasi keluarga tidak hanya sekedar berbicara atau bertukar kata melainkan mendengarkan, mengungkapkan perasaan, berbagi ide, dan menyelesaikan konflik dengan cara yang sehat.

Masa remaja merupakan masa yang penuh dengan perubahan, pertumbuhan dan tantangan. Pada masa ini remaja tidak hanya mengalami perubahan fisik, namun juga tekanan sosial, akademis, serta emosional. Kesehatan mental menjadi aspek yang perlu diperhatikan karena tekanan dari lingkungan dapat memberikan dampak yang serius pada pola pikir remaja.

Dilansir dari WHO World Health Organization (2019) sebanyak 10-20% remaja memiliki gangguan pada kesehatan mental dan dianggap masih kurang dalam pengobatannya. Kesehatan mental memiliki dampak yang krusial pada tahap perkembangan remaja, hal ini dapat mengganggu mereka dalam penurunan di bidang akademik, komunikasi sosial, hingga dapat menyebabkan penggunaan obat-obatan terlarang.

Ketika komunikasi berjalan lancar, menciptakan lingkungan yang terbuka dan mendukung, anggota keluarga akan merasa nyaman untuk berbagi pengalaman, kekhawatiran, dan perasaan mereka. Komunikasi keluarga menjadi penting karena menjadi wadah di mana remaja dapat mengekspresikan diri mereka dengan bebas.

Komunikasi terbuka dengan keluarga membantu remaja merasa didengar dan dipahami. Komunkasi ini membantu mereka mengatasi stress dan tekanan dengan cara yang lebih efektif. Ketika remaja memiliki dukungan keluarga, mereka cenderung memiliki tingkat kesehatan mental yang lebih baik secara keseluruhan.

Komunikasi terbuka menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan remaja. Saat ini banyak remaja yang merasa takut ketika mereka berbicara tentang masalah mereka dan akan dicemooh atau dihakimi, kemudian mereka akan mencari bantuan ketika mereka menghadapi masalah tersebut.

lingkungan yang mendukung dapat membantu memperkuat ikatan keluarga. Remaja yang merasa dekat dengan orang tua dan saudara-saudaranya cenderung lebih bahagia dan lebih bersemangat dalam menghadapi hidup. Penelitian telah menunjukkan bahwa remaja yang memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga mereka cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Mereka lebih mampu mengatasi depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya. Oleh karena itu Komunikasi yang terbuka memberikan mereka ruang untuk mengekspresikan perasaan mereka dengan bebas, yang merupakan langkah penting dalam proses penyembuhan.

Komunikasi keluarga yang efektif bukanlah hal yang terjadi dengan sendirinya melainkan membutuhkan latihan, kesabaran, dan komitmen dari semua anggota keluarga. Orang tua perlu menjadi teladan dalam hal komunikasi, menunjukan kepada anak-anak mereka bahwa mereka selalu siap mendengarkan dan mendukung mereka. Membangun keterampilan komunikasi juga melibatkan kemampuan untuk mendengarkan dengan penuh perhatian dan empati.

Terkadang, komunikasi keluarga dapat menghadapi tantangan seperti konflik antar keluarga, perbedaan pendapat, atau kesulitan dalam mengekspresikan perasaan. Dalam situasi ini penting untuk mengambil langkah-langkah proaktif untuk meningkatkan komunikasi seperti membuka dialog terbuka dan jujur. Anggota keluarga harus merasa nyaman untuk berbicara tentang masalah yang mungkin mereka hadapi tanpa takut dihakimi atau diabaikan. Mendengarkan dengan penuh perhatian dan empati juga penting dalam menciptakan ikatan yang kuat di antara anggota keluarga.

Pencegahan berbagai masalah kesehatan mental khususnya remaja penting menjadi perhatian, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Remaja muda yang kuat dan sehat sangat penting bagi kemajuan bangsa Indonesia. Masalah kesehatan mental remaja ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan remaja sehingga berdampak pada saat memasuki usia dewasa.

Pola komunikasi dalam keluarga merupakan wadah dalam mengembangkan nilai-nilai yang dibutuhkan sebagai pegangan hidup. Pola komunikasi yang baik pasti akan menciptakan pola asuh yang baik, dan pengasuhan remaja akan berhasil dengan baik jika pola komunikasi yang tercipta dilandasi dengaan cinta dan kasih sayang dengan memposisikan remaja sebagai objek yang perlu dibina, dibimbing, dan dididik.

Memasuki masa remaja kelekatan pada orangtua dapat diartikan sebagai suatu hubungan emosional secara adaptif antara remaja dan orangtua yang bersifat timbal balik, bertahan lama dan memberikan rasa aman meskipun orangtua tidak berada dekat individu yang bersangkutan. Remaja yang memiliki kelekatan dengan orangtua, maka kemungkinan kecil untuk melakukan perilaku menyimpang.

Pola komunikasi keluarga merupakan salah satu faktor yang penting, karena keluarga merupakan lembaga sosial pertama yang dikenal remaja selama proses sosialisasinya. Keluarga sangat besar peranannya dalam menentukan perilaku dan membentuk cara pandang remaja terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Komunikasi yang baik berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda bangsa.

Kesimpulan
Pola komunikasi yang baik akan menciptakan pola asuh yang baik, dan pengasuhan remaja yang baik akan dapat menangkal masalah-masalah yang mungkin terjadi proses tumbuh kembang remaja. Komunikasi adalah fondasi kesehatan mental remaja yang kuat. Komunikasi ini menciptakan lingkungan di mana remaja dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, merasa didukung dan dicintai oleh keluarga mereka, dan mengembangkan hubungan yang sehat dengan orang-orang di sekitar mereka.

Sebagai orang tua dan anggota keluarga, penting bagi kita untuk menyadari kekuatan komunikasi dalam mempengaruhi kesehatan mental remaja. Dengan memprioritaskan komunikasi yang terbuka, penuh kasih, dan saling pengertian, kita dapat membantu membangun fondasi yang kokoh bagi kesehatan mental generasi mendatang.

Daftar Pustaka

Sulistiowati, N. M. D., Keliat, B. A., Besral, & Wakhid, A. (2018). Gambaran Dukungan Sosial terhadap Kesejahteraan Emosional, Psikologi dan Sosial pada Kesehatan Jiwa Remaja. Gambaran Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Emosional, Psikologi Dan Sosial Pada Kesehatan Jiwa Remaja.

Hafizah, E., & Sari, P. (2019). Pola Komunikasi Keluarga dalam Membentuk Karakter Anak. Raheema

Pranadji, D. K., & Putri, H. A. (2012). Gaya Pengasuhan Orang Tua, Interaksi serta Kelekatan Ayah-Remaja, dan Kepuasan Ayah. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen. https://doi.org/10.24156/jikk.2012.5.2.101

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.