ARTIKEL PUBLIKASI ILMIAH
Disusun Oleh :
1. Regita Septiyana Dewi
2. Clarita Virgiana Anggi Luly
A. PROFIL UMKM
Nama Usaha : Studio “Sielash”
Alamat : Jl. Veteran, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY, 55165
Pemilik : Siti Khusnul Khotimah
Tanggal Pendirian : 20 September 2020
Jenis Layanan : Lash lift, nail art, manicure, pedicure, dan perawatan kuku
Fasilitas : Studio lash lift dan nail art yang nyaman dan terasa modis
Tenaga Kerja : 2 nail artist berpengalaman
Jam Operasional : Senin-Minggu, 09:00-20:00
Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” merupakan sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang seni dan perawatan bulu mata dan kuku. Didirikan pada tahun 2020 oleh Siti Khusnul Khotimah, “Sielash” telah berkembang pesat dalam dunia lash lift dan nail art dengan visi untuk memberikan layanan berkualitas tinggi dan kreatif dalam seni nail art kepada pelanggan.
B. STRUKTUR UMKM
Studio “Sielash” menggunakan struktur organisasi lini, dimana wewenang organisasi dipegang langsung oleh manajemen puncak atau pemilik atas yang di terapkan pada karyawannya untuk mencapai keberhasilan, dikarenakan juga Studio “Sielash” merupakan jenis usaha yang memiliki karyawan yang sedikit. Jadi wewenang dari atasan ditujukan kebawahan, begitu juga sebaliknya, pertanggungjawaban bawahan langsung keatasan.
C. VISI, MISI DAN TUJUAN UMKM
1. Visi
Menjadi gerai nail art terbaik yang ada dikota Yogyakarta dalam segi pelayanan dan kualitas jasa yang diberikan.
2. Misi
Dimulai dari diri sendiri menggunakan nail art sebagai gaya hidup lalu memperkenalkan nail art kepada orang orang sekitar.
3. Tujuan
Studio “Sielash” adalah sebuah usaha yang menawarkan jasa kecantikan untuk mempercantik kuku dan bulu mata. Tujuan utama dari usaha ini adalah untuk memberikan layanan kecantikan berkualitas tinggi kepada pelanggan. Usaha ini menawarkan berbagai macam layanan seperti Lash lift, nail art, manicure, pedicure, dan perawatan kuku. Nail art adalah seni melukis atau menghias kuku dengan berbagai macam desain yang menarik. Lash lift adalah prosedur yang dilakukan untuk melentikkan bulu mata secara alami tanpa menggunakan bulu mata palsu. Dengan menawarkan layanan kecantikan yang berkualitas tinggi, Studio “Sielash” bertujuan untuk memberikan pengalaman kecantikan yang menyenangkan dan memuaskan bagi pelanggan.
D. PROSES BISNIS UMKM
Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” merupakan sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang seni dan perawatan bulu mata dan kuku. Didirikan pada tahun 2020 oleh Siti Khusnul Khotimah, “Sielash” telah berkembang pesat dalam dunia lash lift dan nail art dengan visi untuk memberikan layanan berkualitas tinggi dan kreatif dalam seni nail art kepada pelanggan.
Latar belakang mendirikan studio kecantikan “Sielash” ini dikarenakan otodidak skill yang diminati dan langsung dikembangkan dengan latihan kursus lash lift dan nail art, namun awal mula berdirinya tidak langsung ada nail art, sang pemiliki Siti Khusnul Khotimah mulanya hanya membuka jasa lash lift di kontrakan dan melayani home service saja, lambat taun ia berniat merambah di bidang nail art, ia mengajukan sang adik untuk mengikuti kursus nail art, dikarenakan ia yang sibuk kerja dan melanjutkan studi S-2, jadi tidak ada waktu. Setelah sang adik selesai kursus nail art, Siti Khusnul Khotimah memberanikan menyewa ruko dan disitulah awal mula studio kecantikan yang diberi nama ”Sielash”. Sekitar tahun 2022 ia resmi memperluas layanan usahanya menjadi lash lift dan nail art. Dibantunya sang adik di sela-sela kesibukan kuliahnya studio ini jam kerjanya fleksibel menyesuaikan jadwal kuliah sang adik dan dirinya sendiri.
Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” berfokus pada wanita dewasa usia 18-45 tahun yang peduli dengan penampilan dan ingin tampil modis dengan kuku yang terawat. Dengan strategi pemasaran seperti membangun citra merek, promosi di sosial media seperti Instagram guna untuk berbagi foto dan content video desain kuku dan lash lift, serta untuk berinteraksi dengan pelanggan potensial, lalu Tiktok untuk mengunggah content-content yang tengah hype tentang lash lift dan nail art dan WhatsApp untuk booking treatment serta jika ada keluhan, yang membedakan juga Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” sering memberikan promo waktu tanggal cantik seperti event 12.12.
Adapun Produk Studio “Sielash” antara lain : water decal nail cover, UV gel nail art, extension nail art, 3D nail tip kuku palsu, airbrush nail tip kuku palsu, 3D sticker nail art, lace sticker nail art, french sticker nail art, stamp nail art, manicure, pedicure, dan lashlift.
E. PENGUKURAN DAN PENILAIAN KINERJA UMKM
Pengkuran kinerja pada Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” yaitu dengan meminta feedback dari pelanggan setelah menggunakan jasa nail art atau lashlift. Selain itu, keunggulan dari jasa layanan lash lift dan nail art ini dari penggunaan produk berkualitas tinggi dan aman, pelayanan pelanggan yang ramah dan profesional, keterlibatan dalam tren dan inovasi nail art terkini, dan yang paling penting harga sangat menyesuaikan kantong pelajar/mahasiswa, tetapi hasilnya tidak kalah dengan harga yang jauh diatasnya, banyak customer sendiri yang bilang kalau memang terjangkau dan worth it.
Sedangkan untuk menilai kinerja Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” dapat dilihat dari tahapan/Teknik produksi yang melewati lima tahapan utama yang merupakan kelebihan dari studio “sielash” dan tidak dilakukan di gerai nail art lainnya. Lima tahapan utama tersebut antara laina: pembersihan bagian kuku yang akan di lukis berupa merapikan bentuk kuku dan pencucian kuku, pelapisan dasar kuku agar kuku asli tidak mudah rapuh, pemberian warna dasar lukisan dapat juga langsung dilakukan pelukisan kuku, melukis kuku sesuai dengan motif keinginan konsumen, pelapisan akhir kuku agar terlihat lebih mengkilat dan tentunya tahan lama. Kemudian untuk perawatan kuku lainnya dilakukan sesuai standar dan prosedur yang berlaku.
Proses pelayanan yang mengutamakan keramahan seperti menerapakan 3S yaitu senyum, sapa, dan sopan. Hal ini tentunya akan membuat pelanggan merasa di hargai dan memberikan nilai lebih bagi Studio “Sielash”
F. PENGENDALIAN MANAJEMEN
Untuk menjalankan usaha nail art, pengendalian manajemen yang baik sangat penting. Pengendalian manajemen adalah proses memastikan bahwa sumber daya perusahaan digunakan secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan bisnis. Dalam konteks nail art, pengendalian manajemen dapat mencakup pengelolaan stok bahan baku, pengelolaan keuangan, pengelolaan karyawan, dan pengelolaan waktu.
Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” selalu menjaga stok bahan baku yang cukup dan menghindari kekurangan stok dapat membantu memastikan bahwa usahanya dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, Studio Lash Lift & Nail Art “Sielash” rutin mengelola keuangan dengan baik yang dapat membantu memastikan bahwa usahnya tetap menguntungkan dan dapat terus berkembang. Sedangkan dalam hal pengelolaan karyawan yang baik juga sangat penting untuk menjaga kualitas layanan dan memastikan kepuasan pelanggan. Studio “Sielash” menggunakan dua therapist wanita sebagai tenaga produksi dan di bantu juga oleh pemilik yang juga berperan sebagai tenaga produksi. Studio “Sielash” mempunyai kualifikasi khusus untuk therapist wanita yang digunakan, dan diutamakan yang masih berada dalam usia produktif yaitu 20 tahun sampai 25 tahun. Therapist wanita sebelumnya telah di latih untuk dapat melakukan proses pelukisan dan perawatan kuku serta mengutamakan keramahan dalam melayani konsumen yang di mulai dari sikap menghargai konsumen.
G. PERILAKU DAN BUDAYA DALAM ORGANISASI
Studio Sielash dikenal memiliki budaya organisasi yang bersifat kekeluargaan dan memiliki ruangan bersih dan rapi, karyawan responsif, tanggap, serta lihai walau terkesan sibuk dan padat namun tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Dalam proses menjalankan usaha Nail Art dan Lashlift, setiap karyawan pada dituntut untuk berorientasi kepada hasil kerja yang tinggi dalam bekerja dikarenakan Studio Sielash menekankan terhadap kualitas yang baik sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah ditetapkan agar dapat memberikan kualitas Nail Art dan Lashlift yang baik serta bagaimana memberikan umpan-balik dari para customer dan tidak mengecewakan customer.
Dalam proses menyelesaikan setiap pekerjaannya para karyawan di UMKM Studio Sielash diharuskan untuk mandiri sesuai dengan bidang pekerjaan mereka, ada karyawan yang bertugas melentikkan bulu mata (lashlift) dan juga karyawan khusus nailart, pedicure dan manicure. Namun dibalik karyawan yang dituntut untuk mandiri di dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan bagian pekerjaannya masing- masing, Studio Sielash juga mengutamakan orientasi tim dalam bekerja karena didalam hal pelayanan yang diberikan terhadap pelanggan, bisanya tidak hanya dilayani oleh satu karyawan saja, melainkan saling berhubungan antara satu dengan yang lain.
Di sisi lain, pemilik usaha studio sielash juga memperhatikan kebutuhan individu setiap karyawannya sebagai manusia dengan cara meningkatkan komunikasi dua arah dan dapat berperan aktif dalam mendengar pendapat maupun saran dan masukan dari karyawan yang nantinya memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha tersebut
H. KOMPENSASI MANAJEMEN
Kompensasi manajemen yang di berikan Studio Sielash kepada karyawan diantaranya adalah Memotivasi karyawan untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan mereka dapat meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan, Komunikasi yang baik antara pemilik dan karyawan serta dengan pelanggan adalah penting. Ini termasuk menjelaskan prosedur, mendengarkan umpan balik, dan menjawab pertanyaan dengan baik, Bisnis nail art dan lash lift mungkin dihadapkan pada perubahan tren atau kebutuhan pelanggan. Fleksibilitas dalam menyesuaikan layanan dan desain dapat membantu bisnis bertahan, dan Etika bisnis, seperti integritas, kejujuran, dan menghormati privasi pelanggan merupakan perilaku yang penting dalam membangun reputasi yang baik.
LATAR BELAKANG MASALAH UMKM
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu unit usaha kecil yang berfungsi sebagai katup pengaman baik dalam menyediakan alternatif kegiatan usaha produktif, alternatif penyaluran kredit, maupun dalam hal 1074 penyerapan tenaga kerja serta menjadi kekuatan ekonomi kreatif di Indonesia. UMKM sektor jasa salah satunya yang tengah ramai di kalangan anak muda terdapat studio lash lift dan nail art. Lash lift merupakan kegiatan kecantikan yang bertujuan untuk memberikan tampilan bulu mata yang lebih lentik dan terangkat tanpa perlu menggunakan bulu mata palsu atau maskara. Prosedur ini melibatkan penggunaan bahan kimia atau larutan khusus yang membantu mengubah bentuk alami bulu mata, memberikan tampilan lentik dan terangkat yang tahan lama. Sedangkan nail art merupakan kegiatan menghias kuku. Untuk melaksanakan kegiatan, bahan utama yang dibutuhkan adalah cat kuku khusus (nail polish) yang dioleskan langsung pada kuku atau nail tip (kuku palsu), memadukan keterampilan menggambar, mewarnai dan cat kuku, sehingga akan tercipta sebuah karya seni yang memiliki detail kecil. Nail art sendiri bukanlah hal baru dalam tradisi fashion wanita. Manfaat nail art tidak hanya untuk mempercantik kecantikan tetapi juga sebagai bentuk ekspresi diri, membantu wanita masa kini tampil lebih modis, modern dan menarik perhatian. Di Yogyakarta sudah banyak berbagai macam studio kecantikan, salah satunya yaitu Sielash.
Pengembangan merupakan hal penting ketika membicarakan sumber daya manusia dalam sebuah lembaga, perusahaan ataupun organisasi. Sumber daya manusia merupakan kunci utama untuk keberlangsungan suatu organisasi ataupun perusahaan, maka dari hal itu pelatihan dan pengembangan sangat diperlukan oleh karyawan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan. UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan kelompok usaha kecil yang secara mandiri bertujuan untuk memberikan pelayanan ekonomi secara luas. UMKM dinilai sebagai usaha yang tahan akan berbagai krisis hal ini didasari karena produk yang dipasarkan merupakan produk barang dan jasa yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, selain itu juga UMKM umumnya memanfaatkan sumber daya lokal. Dengan begitu, UMKM berperan penting dalam memajukan perekonomian indonesia yang mandiri dan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilihat dari tiga peranan UMKM terhadap perekonomian indonesia meliputi sarana pemerataan tingkat ekonomi rakyat kecil, sarana mengentaskan kemiskinan dan sarana pemasukan devisa bagi negara.
Salah satu faktor yang tidak terlepas dari UMKM itu sendiri ialah keberadaan sumber daya manusia didalamnya. Produktivitas dan kinerja sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia. Pengetahuan, keterampilan dan kemampuan SDM menjadikan UMKM dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang tinggi. Kinerja individu merupakan pencapaian atau efektifitas yang dipengaruhi oleh tujuan pekerjaan, rancangan pekerjaan, dan manajemen pekerjaan serta karakteristik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja mempunyai pengaruh terhadap banyaknya produksi, besar kecilnya dan efisiensi yang dapat dilihat dari hasil produksi tenaga kerja yang diarahkan. Keterbatasan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan SDM akan mempengaruhi kinerja UMKM. Pentingya peningkatan kompetensi pelaku UMKM guna meningkatkan daya saing dan kinerja.
Adapun hasil observasi yang telah dilakukan terhadap salah satu UMKM yang berada di wilayah Kota Yogyakarta yang bergerak dibidang kecantikan. Dihadapkan dengan permasalahan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan SDM yang dialami oleh UMKM sehingga menjadikan usaha tidak berkembang secara signifikan. Usaha yang telah berjalan cukup lama ini tidak mengalami perkembangan yang pesat karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan dan mengembangkan UMKM.
ANALISIS SITUASI DARI UMKM
UMKM masih saja sering menghadapi kendala utama dalam menjalankan bisnisnya yaitu terkait permasalahan SDM, modal dan pemasaran (Aribawa, 2016; Dahmen & Rodríguez, 2014; Susan, 2020). Adanya permasalahan tersebut, dikarenakan pemahaman dari pemilik UMKM terhadap teknologi, pemasaran online terbatas, dan pengembangan sumberdaya karyawan.
Dalam intensitas persaingan industri nail art dan lash lift “Sielash” lumayan tinggi karena termasuk daerah yang padat persaingan. Jumlah salon nail art dan lash lift lainnya dapat mempengaruhi tingkat persaingan. Namun, hal ini dapat diatasi dengan perbedaan dalam kreativitas, teknik, dan kualitas pelayanan dapat memengaruhi tingkat persaingan.
Pembedaan produk dan layanan dapat menjadi strategi untuk mengurangi persaingan. Oleh karena itu, hambatan masuk ke industri Nail Art dan Lash Lift ini mungkin tidak terlalu tinggi. Namun, pemain baru perlu berinvestasi dalam pelatihan dan peralatan untuk Nail Art dan Lash Lift. Mereka juga harus memahami tren dan teknik terbaru. Dalam hal ini, pemilik usaha perlunya menfasilitasi pelatihan kepada karyawan untuk meningkatkan kualitas dan kreatifitas mereka sehingga tercipta seni nail art yang tidak kalah saing dan dapat menjadi ciri khas tersendiri oleh usaha Studio Sielash itu sendiri.
SARAN TRI PANTANGAN KEKUASAAN, KEUANGAN, KESUSILAAN
Tamansiswa mengajarkan “Konsep Tringa” yang terdiri dari ngerti (mengetahui), ngrasa (memahami) dan nglakoni (melakukan). Maknanya ialah, tujuan belajar itu pada dasarnya ialah meningkatkan pengetahuan seseorang tentang apa yang dipelajarinya, mengasah rasa untuk meningkatkan pemahaman tentang apa yang diketahuinya, serta meningkatkan kemampuan untuk melaksanakan apa yang dipelajarinya
Pengamalan ajaran Tringa Ki Hadjar Dewantara menjadi solusi efektif bagi karyawan untuk nglakoni layanan terbaik kepada customer dan juga kepada pemilik usaha agar mampu ngerti dan ngrasa bahwa fasilitas dan kebutuhan apa saja yang diperlukan karyawan agar karyawan tersebut dapat memberikan umpan balik yang terbaik terhadap Studio Sielash. Sebab dalam ajaran Tringa terdapat nilai-nilai yang banyak bermanfaat diantaranya adalah nilai kesadaran, pengetahuan, kedisiplinan, dan juga kepedulian atau empati.
Pemilik usaha Studio Sielash perlu melakukan beberapa hal untuk meningkatkan sumber daya karyawan dengan tetap mengacu pada ajaran tamansiswa yaitu Tri Nga (Ngerti, Ngrasa, Nglakoni). Hal ini dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Perencanaan dalam mengimplementasi Tringa mencakup perencanaan program, pengevaluasian program dan pendindaklanjut program agar dapat berjalan dengan baik dan dapat teraktualisasi.
b. Pengorganisasian dalam mengimplementasi Tringa mencakup pengorganisasian karyawan dengan menentukan mekanisme kerja masing-masing sesuai divisi sehingga implementasi Tringa dapat berjalan dengan baik.
c. Pengawasan dalam mengimplementasi Tringa mencakup pengawasan. Bentuk pengawasan yaitu pemilik usaha selalu memantau dan mengawasi karyawan sehhingga tetap menerapkan tringa kepada customer.
Pedoman ajaran Ki Hadjar Dewantara yang ketiga ini menekankan bahwa untuk bisa menyelesaikan permasalahan terutama dalam lingkup sosial tidak hanya cukup dengan ngerti dan ngerasa saja, akan tetapi perlu juga ngelakoni secara nyata. Pemilihan tindakan dan apa yang akan dilakukan perlu dipilih secara cermat dan bertanggung jawab
Dari beberapa hal yang telah dijelaskan hasil yang diharapkan dalam implementasi Tringa antara lain karyawan mulai semangat dan termotivasi dalam belajar dengan menghasilkan karya-karya sehingga Studio Sielash memiliki nilai tersendiri. Dengan dukungan dan fasilitas serta tetap mengamalkan konsep Tri Nga tentunya Studio Sielash akan terus berkembang.
REFERENSI
Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1-13.
Dahmen, P., & Rodríguez, E. (2014). Financial literacy and the success of small businesses: An observation from a small business development center. Numeracy, 7(1), 3.
Efrianova, V., & Yusmerita, Y. (2021). PKM Peningkatan Penerapan Iptek dan Keterampilan Rias Pengantin Gaun Panjang Muslim dan Teknik Nail Art bagi Ibu-ibu PK dan Remaja Putri di Nagari Maninjau Kabupaten Agam.
Fitrios, A., Aritaliraga, L. T., Widhiani, M., Prima, W. Y., & Adiwidjaja, I. B. K. A. (2021). Analisis dan Perbaikan Sistem Kompensasi Pada UKM ABC dengan Metode Adhered dan Overlapping. Jurnal Syntax Admiration, 2(12), 2229-2245.
Indarti, T. (2019). Implementasi Tringa Tamansiswa Dalam Manajemen Sdm Untuk Kemajuan
Nufus, A. B., & Irnawati, I. (2020). Pengamalan Nilai-Nilai Ajaran “Tringa” Ki Hadjar Dewantara Dalam Menyikapi Pandemi Covid 19. JURNAL KALACAKRA: Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 1(1), 45-54.Sekolah. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(1).
Pingkan, G. (2013). AB Nail Art (Pengembangan Usaha Seni Lukis Kuku).
Susan, M. (2020). Financial literacy and growth of micro, small, and medium enterprises in west java, indonesia. In Advanced issues in the economics of emerging markets (pp. 39-48). Emerald Publishing Limited.
Wijaya, Y. (2022). PONS NAIL (Perencanaan Pendirian Usaha Jasa Nail Art Home Service di Kota Palembang) (Doctoral dissertation, STIE Multi Data Palembang).
LAMPIRAN DOKUMENTASI





