Poster Sebagai Media Pembelajaran, Menjawab Kesulitan Belajar dari Rumah Untuk Sekolah Dasar

JURNALPOST – Pandemi tak kunjung usai, pendidikan pun harus tetap berlanjut. Itulah yang terjadi di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cibitung, tepatnya di Desa Wanajaya. Sejak dimulainya tahun ajaran baru, guru dan peserta didik belum pernah bertatap muka secara langsung, segala kegiatan pembelajaran harus dilakukan dari rumah. Di salah satu sekolah dasar yang ada di Desa Wanajaya yaitu SDN Wanajaya 05, tidak dapat melakukan pembelajaran secara daring. Karena kurangnya fasilitas yang memadai baik dari sekolah maupun keadaan siswa.

Sekolah dasar tersebut menggunakan sistem Luring-kelompok belajar terbatas, yaitu pada setiap minggunya ada satu ketua kelas yang diwakili oleh orang tua siswa akan mengumpulkan dan mengambil tugas dari guru di sekolah setiap minggunya. Kurangnya pemahaman orang tua dalam menggunakan internet dan mengajarkan anak di rumah, membuat kegiatan belajar di rumah menjadi kurang efektif.

Terutama siswa kelas 1 SD yang masih perlu dibimbing untuk bisa memahami bacaan yang ia baca, sehingga orang tua siswa harus dapat menggantikan peran guru di sekolah dalam memberikan pengertian serta penjelasan yang tepat bagi anak. Guru pun sudah mencoba membuat tugas serta penjelasan materinya semaksimal mungkin pada setiap tugas mingguan yang diberikan. Selanjutnya adalah tugas orang tua yang membimbing pembelajaran di rumah, sayangnya tidak banyak orang tua yang paham hal-hal yang harus dijelaskan kepada anak, sehinga materi pelajaran kurang tersampaikan.

Untuk itu, Mahasiswa KKN Tematik PPD Covid-19 Universitas Pendidikan Indonesia, Ratih Suci, yang sedang melaksanakan KKN di SDN Wanajaya 05 mencoba membuat media yang memudahkan orang tua siswa dalam memberikan pengajaran untuk anaknya di rumah. Dengan memanfaatkan ketertarikan anak kepada media visual dan gambar-gambar yang menarik.

Kegiatan belajar di rumah menggunakan poster bergambar yang dapat dipahami orang tua dan siswa terutama siswa kelas 1 SD. Program ini termasuk kedalam Program Edukasi Penanggulangan Dampak Covid-19 di Bidang Pendidikan yang bertujuan untuk memberikan penguatan kepada guru dalam menyampaikan materi pelajaran dan pendampingan kepada orang tua siswa selama belajar dari rumah.

Karena siswa yang belajar dari rumah juga perlu diberikan perhatian yang lebih, terutama dari guru dan orang tua terutama siswa kelas 1 SD belum pernah bertemu dengan gurunya secara langsung dan masih memerlukan bimbingan yang lebih untuk proses pembelajarannya di rumah. Pembuatan poster ini meminimalisir penggunaan kuota yang berlebihan dan menjadi panduan untuk orang tua dalam memberikan penjelasan kepada anak, agar materi dapat tersampaikan dengan baik sesuai tujuan pembelajaran.

Poster tersebut akan dibagikan ke grup Whatsapp tempat koordinasi orang tua siswa dengan guru disetiap minggunya. Dari materi yang ada pada poster tersebut diharapkan orang tua siswa dapat memberikan penjelasan kepada anak-anaknya mengenai materi yang dimaksudkan oleh gurunya. Kolaborasi antara poster dengan kreativitas orang tua akan membuat materi yang ada pada poster dapat disampaikan dengan baik kepada anaknya. Karena kegiatan pembelajaran untuk semester pertama tahun ini akan segera selesai, poster edukasi ini pun dapat menjadi bahan orang tua siswa dan siswa untuk mengulas kembali pembelajaran yang telah disampaikan. Kegiatan belajar dari rumah untuk menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru akan menjadi lebih menyenangkan. Poster ini pun dapat berguna bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah secara tatap muka sebagai media edukasi yang efektif. RSA

Berikut ini poster-poster yang menjadi media dalam pembelajaran di tengah pandemi:
https://www.instagram.com/p/CH2UvAHjxOd/?utm_source=ig_web_copy_link
https://www.instagram.com/p/CH2WcjLjkW5/?utm_source=ig_web_copy_link
https://www.instagram.com/p/CH2WnGqj2PC/?utm_source=ig_web_copy_link

- Kirim Berita -

Berita terbaru

Lewat KKNT, Cory, Seorang Mahasiswa UPI Purwakarta Racik Sanitizer

Lewat KKNT, Cory, seorang mahasiswa UPI Purwakarta racik sanitizer mudah, murah meriah dan dibagikan gratis ke masyarakat Purwakarta, Jurnalpost - Pandemi virus corona masih...

KKN UPI Kampus Purwakarta Dalam Mencegah COVID 19

Mahasiswa KKN UPI Purwakarta Membuat Masker Dari Kain Perca Guna Mencegah Penularan Covid 19 Oleh : Dwi Ajeng Puspitaningrum, November 19 2020 JURNALPOST - Pandemi Covid-19...

KKN UIN Walisongo Bagikan Tempat Cuci Tangan di Mushola, Masjid, dan Sekolah-sekolah

JURNALPOST - Nazillatunni’mah, mahasiswi asal Kabupaten Semarang KKN RDR 75 UIN Walisongo kelompok 129, melakukan pencegahan covid-19 di Dusun Jimbaran Desa Gondoriyo, Bergas dengan...

Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Semarang Kenalkan Handsanitizer Alami Tanpa Bilas

JURNALPOST - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dari Rumah Angkatan ke-75 UIN Walisongo Semarang bersama Ibu-ibu PKK Dusun Jimbaran Desa GOndoriyo mengadakan pelatihan...

Berita Terkait

Lewat KKNT, Cory, Seorang Mahasiswa UPI Purwakarta Racik Sanitizer

Lewat KKNT, Cory, seorang mahasiswa UPI Purwakarta racik sanitizer mudah, murah meriah dan dibagikan gratis ke masyarakat Purwakarta, Jurnalpost - Pandemi virus corona masih...

KKN UPI Kampus Purwakarta Dalam Mencegah COVID 19

Mahasiswa KKN UPI Purwakarta Membuat Masker Dari Kain Perca Guna Mencegah Penularan Covid 19 Oleh : Dwi Ajeng Puspitaningrum, November 19 2020 JURNALPOST - Pandemi Covid-19...

KKN UIN Walisongo Bagikan Tempat Cuci Tangan di Mushola, Masjid, dan Sekolah-sekolah

JURNALPOST - Nazillatunni’mah, mahasiswi asal Kabupaten Semarang KKN RDR 75 UIN Walisongo kelompok 129, melakukan pencegahan covid-19 di Dusun Jimbaran Desa Gondoriyo, Bergas dengan...

Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Semarang Kenalkan Handsanitizer Alami Tanpa Bilas

JURNALPOST - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dari Rumah Angkatan ke-75 UIN Walisongo Semarang bersama Ibu-ibu PKK Dusun Jimbaran Desa GOndoriyo mengadakan pelatihan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini