Peringati Hari Santri Nasional, Mahasiswa UIN Walisongo Gandeng Gus Muhajirin dalam Ngaji On The Street

Momen pengajian di salah satu cafe di Kaliwungu, Kendal

KENDAL, JURNALPOST – Untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN), Kelompok 91 KKN UIN Walisongo mengadakan ngaji online dengan tema ‘Moderasi Beragama dalam Dinamika Kebangsaan’ menggandeng Gus Muhajirin sebagai pembicara utama, di Angkringan Kepo, Karangtengah, Selasa (27/10) malam.

Pengajian tidak hanya dilakukan di pondok pesantren, masjid, mushala. Namun juga juga bisa dilakukan di cafe-cafe. Seperti yang dilakukan Gus Muhajirin dengan kegiatannya yang bernama “Ngaji On The Street”, kegiatan mengaji dari cafe ke cafe.

Kajian yang digelar oleh Gus Muhajirin sendiri merupakan kajian rutinan yang digelar setiap Selasa malam. Diikuti oleh anak-anak muda yang digelar di cafe-cafe. Kajian yang dibahas berupa diskusi tematik yang up to date.

“Kegiatan ini telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Rutin dilaksanakan setiap Selasa malam di cafe-cafe, dengan tema kajian yang up to date” terang pegiat Ngaji On The Street, Audina Lorenza.

Belakangan ini, dakwah tidak banyak disentuh oleh kalangan muda, kecuali mereka yang senang nongkrong di cafe ditambah makin menjamurnya tempat ngopi di berbagai kawasan di Kaliwungu, Kendal.

Tujuan dari Gus Muhajirin ini, sebenarnya ingin menggebrakkan anak-anak muda pada kajian keagamaan. “Biasanya pengajian hanya diikuti kalangan orang tua, anak-anak muda jarang ikut pengajian karena menurut beberapa dari mereka kesannya kaku seperti orang tua. Maka, kami mencoba membuat forum pengajian yang lebih anak muda,” ungkap Gus Jirin.

Koordinator Kelompok 91, Imam Jamaludin mengungkapkan alasannya menggandeng Gus Muhajirin adalah tema ngaji online yang akan dibahas tentunya dapat memberikan kemanfaatan ilmu dan pengaruh positif bagi anak-anak muda yang ikut dalam kegiatan “Ngaji On The Street” tersebut.

“Dalam suasana memperingati Hari Santri Nasional (HSN), membahas tema ‘Moderasi Beragama dalam Dinamika Kebangsaan’ di dalam kegiatan Ngaji On The Street kali ini saya rasa sangat cocok. Apalagi kajian rutinan tersebut kebanyakan diikuti oleh anak-anak muda, baik santri maupun bukan. Hal tersebut tentunya akan memberikan pengaruh positif bagi mereka sebagai penerus bangsa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Muhajirin mengatakan bahwa moderasi beragama tidak hanya dipahami dalam konteks beragama secara moderat yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem. Tetapi lebih dari pemaknaan pada suatu sikap menolak radikalisme dengan cara tindakan langsung yakni menjaga kerukunan antar umat beragama untuk menghindari benturan sosial di masyarakat.

“Moderasi beragama tidak hanya mengandung arti mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem (radikal), melainkan dengan menjaga toleransi antar umat beragama. Tindakan nyata akan memberikan rasa aman dan dikap saling percaya, sehingga akan terhindar dari benturan baik eksternal maupun internal,” ungkap Gus Muhajirin yang menjadi pembicara utama.

Sikap saling menghormati dan saling percaya merupakan modal penting bagi masyarakat untuk meneguhkan nilai-niai nasionalisme, menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. “Di tengah liberalisasi gaya hidup, prinsip toleransi menjadi tindakan yang harus dipegang teguh. Di tengah budaya keilmuwan instan dalam bidang keagamaan yang melahirkan radikalisme, dikhawatirkan akan dapat dapat menimbulkan rasa kebencian dan perpecahan antar umat beragama. Apalagi di era globalisasi, berkembang pesatnya teknologi yang tidak dapat terkontrol menjadi alasan bahwa sikap saling percaya akan dapat menghindarkan konflik sosial, ” tambahnya.

Ditanya soal kemanfaatan apa yang diperoleh dalam kegiatan Ngaji On The Street pada saat itu, Audina Lorenza, salah satu pegiat Ngaji On The Street berpendapat bahwa tema yang dibahas memberikan contoh dan dampak positif dari berbagai pihak, khususnya anak muda.

“Ngaji On The Street memberikan nilai positif untuk membangun silaturahmi dan bermanfaat bagi kebaikan manusia dengan obrolah seputar pendekatan agama ataupun musik sebagai media dakwah. Apalagi tema kajian yang dibahas tadi, mengenai sikap toleransi, saling menghormati dan menghargai antar sesama saya rasa bisa membuka pikiran anak-anak muda yang tergabung dalam kegiatan agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Kegiatan Ngaji On The Street ini juga disiarkan langsung melalui instagram, dengan tujuan agar manfaat ilmu dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tidak terbatas.

Selain itu, Kelompok 91 KKN UIN Walisongo juga membagikan masker kepada pegiat-pegiat Ngaji On The Street maupun pengunjung cafe, mengingat kegiatan dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

- Kirim Berita -

Berita terbaru

KKN TEMATIK Mahasiswa UPI Kampus Purwakarta Membangkitan Motivasi Belajar Siswa Lewat Video Pembelajaran

JURNALPOST - Pemerintah terus berupaya untuk mengenalkan 3 M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan mejaga jarak kepada masyarakat, sejalan dengan itu Universitas Pendidikan...

Upaya Penanggulangan dan Pencegahan Dampak Covid-19 Dalam Bidang Pendidikan Oleh Mahasiswa KKN UPI Kampus Sumedang

Penulis : Priyatin  Jurnalpost - Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan KKN Tematik Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tahap 2 yang dilaksanakan pada 16 November hingga Desember 2020....

GenBI IAIN Salatiga adakan webinar tentang strategi dalam membangun usaha

Salatiga, Jurnalpost - GenBI (Generasi Baru Indonesia) adakan webinar kewirausahaan dengan tema “Build Up My Entreprenuership Muda Berkarya, Muda Berwirausaha” secara virtual yang diikuti...

Wabah Covid-19, Mahasiswa UPI Kamda Purwakarta Jalani KKN Secara Online

Oleh : Andiani Yasmin Pratiwi Bandung - Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terutama UPI Kampus Daerah Purwakarta untuk mendorong mahasiswa dalam...

Berita Terkait

KKN TEMATIK Mahasiswa UPI Kampus Purwakarta Membangkitan Motivasi Belajar Siswa Lewat Video Pembelajaran

JURNALPOST - Pemerintah terus berupaya untuk mengenalkan 3 M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan mejaga jarak kepada masyarakat, sejalan dengan itu Universitas Pendidikan...

Upaya Penanggulangan dan Pencegahan Dampak Covid-19 Dalam Bidang Pendidikan Oleh Mahasiswa KKN UPI Kampus Sumedang

Penulis : Priyatin  Jurnalpost - Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan KKN Tematik Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Tahap 2 yang dilaksanakan pada 16 November hingga Desember 2020....

GenBI IAIN Salatiga adakan webinar tentang strategi dalam membangun usaha

Salatiga, Jurnalpost - GenBI (Generasi Baru Indonesia) adakan webinar kewirausahaan dengan tema “Build Up My Entreprenuership Muda Berkarya, Muda Berwirausaha” secara virtual yang diikuti...

Wabah Covid-19, Mahasiswa UPI Kamda Purwakarta Jalani KKN Secara Online

Oleh : Andiani Yasmin Pratiwi Bandung - Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terutama UPI Kampus Daerah Purwakarta untuk mendorong mahasiswa dalam...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini