Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Penyuluh Antikorupsi Ngobrol Sertifikasi: Pilihannya Mudah atau Gampang!

Penyuluh Antikorupsi Ngobrol Sertifikasi: Pilihannya Mudah atau Gampang!

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
29 Maret 2021, 16.38 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Penyuluh Antikorupsi Ngobrol Sertifikasi: Pilihannya Mudah atau Gampang!

JURNALPOST - Kasus korupsi masih saja terdengar dan makin meluas ke berbagai sektor. Korupsi tak hanya merugikan keuangan negara, namun juga kejahatan yang berdampak pada hak sosial dan ekonomi masyarakat. Pemberantasan korupsi ini bukan hanya peran aparat penegak hukum, namun juga masyarakat luas melalui gerakan edukasi dan kampanye antikorupsi. Salah satu upaya menggalakkan edukasi antikorupsi ini, maka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan sertifikasi Penyuluh Antikorupsi berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 303 tahun 2016. Dalam rangka menyebarluaskan informasi sertifikasi Penyuluh Antikorupsi dan menebarkan semangat perlawanan korupsi melalui edukasi, maka Pentas! PNS Cerita Integritas menggelar kegiatan “Ngobrol Bareng: Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi, Gampang atau Mudah” melalui daring (27/3). “Kita semua bisa berantas korupsi bersama Penyuluh Antikorupsi yang berbagi kisah mengikuti sertifikasi,” ungkap Muflih Fathoniawan membuka acara ini. Host Ngobrol Bareng ini juga menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan berkolaborasi dengan komunitas Abdi Negara Muda dan Tagar Antikorupsi.

Pentas! PNS Cerita Integritas sendiri merupakan kanal media cerita-cerita integritas yang dibentuk oleh dua Penyuluh Antikorupsi tersertifikasi LSP KPK yang juga pegawai Kementerian Keuangan, yakni Azizah Nuur Utami dari Sekretariat Jenderal dan Muflih Fathoniawan dari Direktorat Jenderal Pajak. Kali ini mengundang dua narasumber yang baru saja dinyatakan kompeten sebagai Penyuluh Antikorupsi.

IKLAN

Narasumber yang berkesempatan berbagi yakni Nurul Hasani, pegawai Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hadir pula sebagai narasumber Johana Lanjar Wibowo, pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Nurul Hasani menceritakan pengalamannya mengikuti sertifikasi penyuluh antikorupsi jalur pendidikan dan pelatihan (diklat), sedangkan Johana Lanjar Wibowo membagikan cerita dalam sertikasi penyuluh antikorupsi jalur rekognisi pengalaman lampau (RPL).

Mahasiswa UNDIP
Baca Juga

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

Hasan, panggilan Nurul Hasani, menerangkan bahwa dalam jalur diklat, peserta sertifikasi akan diberikan pengetahuan dan mendapat pendampingan sebelum sertifikasi. “Saya dapat informasi Diklat Persiapan Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi untuk umum, saya mengerjakan e-learning sebagai syarat kepesertaan, kemudian mengikuti rangkaian diklat selama lima hari,” terang penggagas komunitas Abdi Negara Muda ini.

IKLAN

Hasan menambahkan bahwa setelah lulus diklat tidak langsung dinyatakan kompeten sebagai Penyuluh Antikorupsi. “Sertifikat kelulusan diklat ini digunakan untuk mendaftar sertifikasi,” ujar pria kelahiran Kutapandan, Ogan Komering Ilir. Hasan merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan diklat ini.

Lain halnya dengan Hasan yang mengambil sertifikasi jalur diklat, Johana tak kalah semangatnya menceritakan kisahnya sertifikasi jalur pengalaman. “Ikut sertifikasi ini ibarat lebih dahulu ayam atau telur, mau membudayakan antikorupsi dahulu atau sertifikasi penyuluh antikorupsi dulu, sama-sama semangatnya meresonansikan budaya antikorupsi” tutur penggagas Tagar Antikorupsi ini. Johana menerangkan, meskipun dirinya tidak mengikuti diklat persiapan sertifikasi, namun dengan pengalaman sebagai Agent of Change di instansinya, maka untuk pemenuhan dokumen unjuk kerja dapat dengan mudah dipenuhi. “Setelah mendaftar, peserta akan diberi pedoman alur sertifikasi dan akan diberikan waktu untuk memenuhi dokumen-dokumen sertifikasi, sehingga saat proses assesmen akan lebih mudah,” ungkap pria kelahiran Demak ini.

Hasan maupun Johana menyampaikan rencana kegiatan mereka setelah antikorupsi. “Saya akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada dengan Abdi Negara Muda untuk membudayakan antikorupsi,” tutur Hasan. Johana juga menyampaikan bahwa dengan Tagar Antikorupsi akan hadir sebagai suluh dan sarana membudayakan antikorupsi di Indonesia.

penanaman bibit
Baca Juga

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

Di akhir kegiatan, Azizah mengajak peserta yang berkeinginan ikut sertifikasi Penyuluh Antikorupsi agar tidak segan untuk berkomunikasi. “Silakan bisa melalui direct message instagram kami di @pnsceritaintegritas, kami akan mendampingi teman-teman untuk sertifikasi,” jelas Azizah. Ikut serta sertifikasi Penyuluh Antikorupsi merupakan salah satu cara ikut serta memberantas korupsi. Tayangan ulang kegiatan tersebut bisa disaksikan pada YouTube dengan tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=_GB5_dUH-6E

Oleh : Muflih Fathoniawan/Penyuluh Antikorupsi /ASN Kementerian Keuangan/Penggagas Pentas! PNS Cerita Integritas

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/penyuluh-antikorupsi-ngobrol-sertifikasi-pilihannya-mudah-atau-gampang/19180/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 02.39 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

PPK Ormawa Universitas Pakuan Terapkan Biopori untuk Konservasi Air di Desa Cipelang

Mahasiswa KKN MAs Latih Petani Bumiaji Buat Pupuk Organik Cair

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar
  2. 2

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  3. 3

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  4. 4

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  5. 5

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.