27.2 C
Jakarta
Jumat, Februari 26, 2021

Melestarikan Kebudayaan lewat Ajang Kecantikan

JURNALPOST – Kebudayaan Indonesia sangatlah beragam, namun seiring berjalannya waktu, kebudayaan tersebut terus tergores oleh zaman, bannyak sekali anak muda yang tidak mengenal bahkan tidak tahu budayanya sendiri, padahal budaya adalah warisan nenek moyang yang harus dijaga agar terus dikenang bahkan dipraktekan oleh kita sebagai kaum muda.

Namun tidak bagi anak muda kelahiran pemalang Arsifi Amanah, dimana dia berambisi untuk menghidupakan kembali kebudayaan Indonesia “karena kebudayaan yang ada sekarang sudah banyak yang mulai punah, dan tidak sedikit pula budaya yang belum ikut dimoderenisasi, karena yang namanya manusia itu dinamis, jadi mau nggak mau kita harus tetap mengikuti perkembangan zaman sama peradaban yang ada.

Namun tetap berjalan pada koridor yang semestinya dan tidak melupakan atau menghilangkan ciri asli budaya itu sendiri dan semua budaya Indonesia perlu di pertahankan, namun ada yang lebih krusial karena memang sudah mulai punah dan banyak ditinggalkan, salah satunya adalah permainan tradisional, karena adanya gawai dan teknologi saat ini membuat anak-anak lebih suka bermain game daripada bermain permainan tradisional, sehingga banyak generasi yang tidak mengetahui jenis permainan tradisional dan tidak tahu bagaimana cara bermainnya. Nah, itu merupakan PR kita semua untuk mengenalkan permainan tradisional kepada generasi muda agar budaya yg ada tetap lestari”ujar Arsifi.

Dengan ambisinya untuk terus menghidupakan kebudayaan Indonesia, Arsifi mengambil tindakan untuk mengikuti ajang kecantikan yaitu Puteri Kebudayaan Indonesia mewakili Jawa Tengah pada Agustus 2019 , awalnya wanita berumur 21 tahun ini mengikuti ajang kecantikan tingkat fakultas di kampusnya Universitas Negeri Semarang “Sebenernya engga pernah ada kepikiran untuk memperkenalkan budaya lewat ajang ini, karena emang ajangnya juga masih baru dan di Jawa Tengah sendiri belum ada pemilihan secara langsung, tapi udah ada regional director.

Nah, dari RD nya itu mempercayai aku buat jadi perwakilan Jawa Tengah buat maju di nasional, karena tahun sebelumnya juga perwakilannya dari kampus yang sama. Itupun engga semata-mata langsung aku iyain gitu aja, tapi juga penuh pertimbangan waktu itu, sampe aku survei dan cari tahu info seputar ajang tersebut. Tapi setelah aku cari tahu ternyata emang bagus, meskipun termasuk ajang baru tapi brandingnya udah keren dan akhirnya aku memutuskan untuk join” ujar Arsifi.

Pesan dari Arsifi amanah untuk kaum muda , jikalau teman teman suka budaya luar, tapi harus tetap mencintai dan melestarikan budaya kita sendiri “Temen-temen boleh suka/cinta budaya luar tapi tetap ingat budaya asli kita, boleh mempelajari budaya asing, namun harus dengan cermat. Mengambil sisi positif yang bisa mengembangkan diri kita, tanpa menghilangkan jati diri kebudayaan sendiri.” Ujar arsifi .

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini