27.7 C
Jakarta
Minggu, Januari 17, 2021

Mahasiswa UPI Purwakarta Membantu Administrasi Guru di Tengah Pandemi COVID-19

Bekasi, Jurnalpost – Pandemi COVID-19, kini mendampingi kehidupan masyarakat di segala penjuru dunia. Bukan menjadi sebuah halangan bagi mahasiswa untuk tetap menjalankan program pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Namun berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana mahasiswa dipilihkan tempat atau daerah sebagai sasaran oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Indonesia, pada KKN Tematik Penanggulangan dan Pencegahan Dampak COVID-19 edisi ini mahasiswa memilih tempat sasaran sendiri di sekitar tempat tinggalnya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring karena adanya pandemi COVID-19 sebagaimana intruksi dari LPPM UPI. Mahasiswa yang tengah menjalankan KKN Tematik Penanggulangan dan Pencegahan Dampak COVID-19, berasal dari Kota Bekasi yang bernama Aisyah Herlina Arrum, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Purwakarta, yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Syifaul Fuada, S.Pd., M.T. dari kelompok 8.

Dunia pendidikan, tengah menjadi sorotan pada kondisi pandemi COVID-19. Diberlakukannya sistem pembelajaran daring oleh pemerintah, yang artinya kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau online dari rumah. Hal ini membuat pendidik atau guru harus menyesuaikan pembelajaran daring.

Mulai dari menyiapkan bahan ajar untuk diberikan kepada peserta didik melalui media yang biasa digunakan untuk pembelajaran daring seperti Whatsapp Group, Zoom, Google Classroom dan yang lainnya. Selain itu, tugas guru tidak hanya sebatas memberikan pembelajaran daring saja, akan tetapi harus tetap menyusun dan menyelesaikan administrasi sekolah.

Dari hasil diskusi yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap guru yang bersangkutan, didapatkan informasi bahwa saat ini guru sedang sangat kerepotan karena harus menyiapkan dan menyelesaikan administrasi sekolah untuk penilaian tahunan.

Hal ini sejalan dalam peraturan KKN Tematik Penanggulangan dan Pencegahan Dampak COVID-19 program wajib yang di mana salah satu pilihan program tersebut adalah membantu administrasi sekolah secara daring di samping membantu guru menyiapkan bahan ajar, aktivitas tersebut sesuai dengan pedoman yang sudah ditetapkan oleh lembaga Universitas Pendidikan Indonesia.

Program tersebut nampaknya memang menjadi harapan bagi guru-guru. Kesempatan ini juga dapat dijadikan sebagai pengalaman bagi mahasiswa untuk mempelajari bagaimana cara menyusun atau menyiapkan administrasi sekolah serta menyesuaikan sistem pembelajaran daring kedepannya.

Oleh karena itu, adapun kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam membantu administrasi guru, yaitu berupa menyiapkan link presensi untuk peserta didik setiap awal pembelajaran, membuat soal penilaian harian di Google Form, menginput nilai peserta didik sebagai bukti hasil pembelajaran daring selama ini, dan beberapa kebutuhan administrasi sekolah lainnya. Dengan pengetahuan yang dimiliki mahasiswa sebelumnya, guru merasa terbantu karena keterbatasan kemampuan dalam menggunakan atau memanfaatkan teknologi.

Tentunya dalam hal ini, keterampilan penggunaan media atau aplikasi sebagai alat menyusun administrasi sekolah sangat bermanfaat dan membantu berlangsungnya pekerjaan guru.

Program tersebut dilakukan mahasiswa di Sekolah Dasar Negeri Jakasampurna 5 Kota Bekasi, Jawa Barat. Program berlangsung dari awal mulainya kegiatan KKN yaitu 17 November 2020 dan masih berjalan hingga akhir masa KKN yaitu 17 Desember 2020.

Dengan demikian, adanya program membantu administrasi guru di sekolah yang dilakukan secara daring, memberikan manfaat bagi mahasiswa dan guru di tengah pademi COVID-19 untuk saling belajar lebih baik lagi.

Penulis:
Aisyah Herlina Arrum
Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Purwakarta

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini