27.7 C
Jakarta
Minggu, Januari 17, 2021

Mahasiswa UPI Kampus Purwakarta membantu pembelajaran daring di era pandemi melaui Aplikasi Classroom

Penulis : Lela Safitri/Kelompok 5 

Cirebon, Jawa Barat, Jurnalpost – Telah dilaksanakan kegiatan KKN Tematik Tema Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19 Di Bidang Pendidikan dan Ekonomi pada masa aptasi kebiasaan baru yang diadakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia kurang lebih selama 30 hari dimulai sejak tanggal 17 November 2020 sampai 16 Desember 2020. Yang bertujuan untuk membantu para siswa, orang tua, dan juga para guru dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran di masa Pandemi COVID-19, dengan cara memberikan pendampingan kepada para siswa maupun orang tua siswa secara online.
   
Kegiatan KKN Era COVID-19 Gelombang II ini dilaksanakan oleh Lela Safitri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dengan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Jennyta Caturiasari, M.Pd.
   
Sejak diumumkannya kasus pertama COVID-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu, jumlah kasus positif corona terus bertambah setiap harinya. Istilah social distancing atau pembatasan sosial, yang awalnya terdengar asing, kini semakin akrab.

Semua kegiatan yang melibatkan kerumunan orang banyak dihentikan sementara untuk meminimalkan potensi penyebaran virus yang masih belum ditemukan vaksinnya ini. Tentu saja sektor pendidikan juga terkena imbasnya. Kegiatan belajar di sekolah pun turut dihentikan sementara.

Di masa pandemi ini, pembelajaran jarak jauh (distance learning) menjadi pilihan. Semua mata pelajaran disampaikan pada siswa dengan menggunakan bantuan teknologi.

Banyak pilihan ide-ide pembelajaran yang bisa diterapkan dengan bantuan teknologi, salah satunya adalah dengan menggunakan Zoom, WhatsApp, Google meet atau Classroom.
   
Selama pandemi Covid-19 Guru di tuntut untuk bisa memanfaatkan teknologi seperti penggunaan aplikasi Zoom, Google meet, Goggle from, dan Classroom. Hal ini dilakukan oleh tenaga pengajar PAUD Al-Muhajirin di bantu oleh Mahasiswa Univesitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta yang melaksanakan KKN di sana. 
   
“Kami merasa terbantu dengan adanya Mahasiswa KKN, Pekerjaan dalam mengoprasikan aplikasi online dalam mengajar menjadi lebih mudah.” Ungkap Lina selaku wali kelas B2 PAUD Al-Muhajirin, pada Selasa (24/11)
   
Namun sejauh ini di PAUD AL-Muhajirin media yang digunakan dalam memberikan tugas hanya melalui WhatsApp saja, di karenakan sebagian besar orang tua murid yang keadaannya tidak memungkinkan jika diadakan pertemuan lewat Zoom atau Google meet.   

Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut tidak hanya membantu para siswa dalam mengatasi kesulitan belajar daring. Tetapi ada beberapa kendala yang dialami selama menjalani pendampingan belajar siswa secara daring.

Pembelajaran daring dengan metode pembelajaran yang bisa diterapkan dengan bantuan teknologi, salah satunya adalah dengan menggunakan Classroom untuk membantu mengorganisir tugas sehari-hari. 

Kemudian pendampingan secara private dilakukan melalui WhatsApp untuk membantu siswa sesuai dengan kendala personal saat belajar daring. 

Dengan adanya pendamping orang tua siswa PAUD melalui pembelajaran daring diharapkan anak-anak bisa mengikuti pembelajaran daring yang menyenangkan agar para siswa juga tetap antusias dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh guru. 

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini