27.7 C
Jakarta
Minggu, Januari 17, 2021

Lewat KKNT, Cory, Seorang Mahasiswa UPI Purwakarta Racik Sanitizer

Lewat KKNT, Cory, seorang mahasiswa UPI Purwakarta racik sanitizer mudah, murah meriah dan dibagikan gratis ke masyarakat

Purwakarta, Jurnalpost – Pandemi virus corona masih melanda dunia, terkhususkan di Indonesia yang dapat terpantau hingga saat ini ±493.308 penduduk yang positif corona. Pandemi ini membuat beberapa daerah di Indonesia harus menerapkan PSBB dan bahkan menerapkan PSBM yang berdampak pada perekonomian penduduk yang tidak stabil. Kebutuhan penduduk akan masker dan sanitizer menjadi melunjak dan harga dipasaran meningkat.

Pandemi virus corona ini menjadikan mahasiswa semester 7 terkhususkan pada mahasiswa UPI Purwakarta yang akan melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang tercantum pada program Kuliah Kerja Nyata (KKN) harus dapat memberikan sebuah edukasi terhadap masyarakat bahwa sanitizer dapat kita buat sendiri dengan bahan dapur yang mudah kita temui. Yaitu dengan menggunakan dauh sirih dan jeruk nipis. Jumlah yang diperlukan dalam membuat 60ml sanitizer (botol kemasan kecil) pun sedikit. Hanya memerlukan 12 lembar daun sirih dan 1 buah jeruk nipis ukuran sedang.

Cara pembutannya pun tidak terbilang rumit karena hal pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan lembaran demi lembaran daun sirih dengan air mengalir. Lalu dipotong menggunakan gunting atau diiris menggunakan pisau dengan irisan berukuran kecil. Selanjutnya daun sirih dimasukkan dalam wadah alumunium atau dengan alternatif lain yang tentunya bahan anti panas (tidak mudah meleleh). Tuangkan 100ml air mendidih ke dalam wadah berisi dauh sirih yang telah dipotong-potong tadi. Lalu siapkan dandang yang telah diisi air untuk mengukus daun sirih yang telah tercampur dengan 100ml air panas. Steam atau kukus dengan api kecil selama ±30 menit.

Sambil menunggu daun sirihnya dikukus, siapkan jeruk nipis untuk diperas. Sebelum dibelah dan diperas, alangkah baiknya untuk menekan-nekan dinding kulit jeruk nipis yang keras hingga jeruk nipis terasa lebih lembut yang berfungsi untuk memudahkan kita dalam memeras dan mendapatkan air jeruk nipis yang lebih banyak. Lalu saring menggunakan saringan kecil dan sisihkan pada wadah yang baru. Setelah menunggu ±30 menit, angkat wadah yang berisi daun sirih keruangan dengan menggunakan lap kain dan tunggu hingga dingin. Setelah dingin, saring air hasil kukusan daun sirih menggunakan saringan kecil untuk memisahkan air dengan daun sirihnya. Campurkan air hasil perasan jeruk nipis dengan air hasil kukusan dauh sirih kedalam gelas takar untuk memudahkan kita memasukan air ke dalam botol spray sebagai wadah sanitizer. Pindahkan air hasil campuran tadi ke dalam botol spray 60ml dan sanitizer pun siap dipakai. Untuk lebih lengkapnya, dapat dilihat dalam kanal Youtube Nurach Cory

Pembuatan sanitizer ini tidak sembarangan atau asal dalam memilih bahan, tetapi telah ditentukan dengan dukungan hasil riset dari peneliti Dr. Retno Sari, M.Sc., Apt. selaku Ketua Departemen Farmasetika Fakultas Unair, dilansir dari kanal Youtube Universitas Airlangga

Hasiat daun sirih yang dibuat menjadi sanitizer yaitu sebagai antiseptik dan tidak hanya untuk sanitizer saja, namun produk dipasaran pun sudah banyak menggunakan ekstrak daun sirih tersebut. Namun daun sirih ini mudah teroksidasi yang membuat perubahan warna menjadi coklat. Oksidasi ini dapat diatasi dengan menambahkan jeruk nipis yang dapat mencegahnya oksidasi dari ekstrak daun sirih. Hasil dari pencampuran ekstrak daun sirih dengan jeruk nipis ini saling menguatkan karena selain dari daun sirihnya yang berperan sebagai antiseptik namun jeruk nipisnya pun berperan sebagai anti bakteri. Sanitizer ini efektif dalam mengurangi jumlah bakteri sama seperti halnya dengan etanol yang terkandung dalam sanitizer dipasaran yang dapat mengurangi jumlah bakteri.

Hasiat daun sirih pun tidak hanya untuk bahan pembuatan sanitizer yang penggunaannya di luar tubuh, namun banyak sekali kegunaan daun suruh untuk kesehatan tubuh dengan cara dikonsumsi. Hasiat lainnya dapat meredakan batuk dengan mengonsumsi 300ml air rebusan 5 lembar daun sirih, mengobati asma, mengatasi keputihan, mengobati bronkitis, mengobati gusi berdarah hingga mengurangi bau badan dan menurunkan berat badan.

Hasil dari pembuatan sanitizer ini tidak hanya dapat dinikmati oleh diri sendiri, namun dapat dinikmati oleh orang banyak dengan cara memberikan 1 botol sanitizer yang telah dibuat dan juga memberikan edukasi atau pengajaran pada masyarakat dilingkungan sekitar rumah yang menjadi sasaran dari kegiatan ini. Edukasi yang diberikan berupa video cara pembuatan, memberitahu bahan dasar pembuatan sanitizer dan juga hasiat lain dari bahan dasar pembuatan sanitizer ini.

R Cory Nurachman Soviyana merupakan salah satu mahasiswa di semester 7 yang telah melaksanakan kegiatan pembuatan sanitizer ini pada hari Sabtu, 21 November 2020 dan penyaluran edukasi serta sanitizernya kepada masyarakat pada esok harinya (Minggu, 22 November 2020). Mahasiswa yang biasa dipanggil Cory ini, sedang mengikuti KKN Tematik Pencegahan dan Penganggulangan Dampak Covid-19 (KKNT PPD Covid-19) tahun ajaran 2020/2021 yang berasal dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta dan anggota sekaligus ketua kelompok 8 dengan dosen pembimbing lapangan bapak Syifaul Fuada, S.Pd., M.T. Program KKNT akan berlangsung selama 1 bulan yang terhitung dari 17 November 2020 hingga 17 Desember 2020.

Kegiatan ini adalah salah satu program pilihan KKNT PPD Covid-19 yang bertujuan memberikan edukasi pencegahan Covid-19 bagi masyarakat secara daring dengan pembuatan dan penyaluran sanitizer dalam rangka pencegahan Covid-19 untuk masyarakat. Karena kenyataan dilapangan saat ini, masih banyak dari masyarakat yang acuh terhadap pandemi Covid-19 dan tidak tahu-menahu perihal hasiat dari daun sirih yang dapat dibuat menjadi sanitizer dan dapat dikonsumsi untuk kesehatan tubuh selama pandemi Covid-19 ini berlangsung.

Dengan demikian, masyarakat dapat tahu apa saja manfaat atau hasiat dari daun sirih dan juga cara pembuatan sanitizer dengan bahan dasar daun sirih serta campuran jeruk nipis yang dapat memberikan ketenangan sebagai alternatif dari sanitizer dipasaran.

(RCNS)

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini