Kembali
Ikuti Google News
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Sosialisasi Pencegahan Perundungan di SMK Muhammadiyah 2 Taman

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 21 November 2024

Penulis : Hanna Nurhaqiqi

JurnalPost.com – Kasus kekerasan dan bullying di kalangan siswa SMA/SMK telah menjadi permasalahan yang cukup serius di Indonesia. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA), diakses dari rilis Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Setjen DPR RI, sejak Januari hingga Februari tercatat jumlah kasus kekerasan pada anak telah mencapai hingga 1.993.

Maka sebagai langkah nyata dalam melakukan aksi pemberantasan aksi kekerasan dan bullying di institusi pendidikan, dilakukanlah kegiatan sosialisasi “Penerapan Pencegahan Perundungan di Lingkungan SMK Muhammadiyah 2 Taman, Sidoarjo”. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 26 September 2024.

Materi dimulai dengan pengenalan diri kepada para siswa SMK, dilanjutkan dengan data statistik yang menunjukkan tingginya tingkat kekerasan di sekolah. Serta bagaimana dampak yang ditimbulkan dari adanya kekerasan dan bullying antar teman. Tidak sedikit dari mereka yang mengamini akan dampak serta efek negatif dari adanya tindakan bullying.

Hal ini menunjukkan bahwa tidak sedikit bahkan sebagian besar dari para siswa memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan terkait hal tersebut. Bisa pengalaman saat di bangku Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, saat ini ataupun disaat mengikuti les ataupun bimbingan belajar.

Sekecil apapun pengalaman tentu dapat berpengaruh terhadap kondisi psikologis siswa, baik sebagai pelaku korban dan bahkan yang cenderung terabaikan adalah sebagai saksi. Saksi disini adalah mereka yang tidak melakukan tindakan bullying tetapi terpaksa harus melihatnya dan tidak dapat melakukan apapun, karena kondisi terancam ataupun memiliki rasa ketakutan yang tinggi jika mengambil keputusan saat dilokasi. Kondisi seperti ini tidak boleh diabaikan dan dibiarkan terlalu lama, karena dapat mempengaruhi kodisi psikis anak di kemudian hari. Dapat memiliki trauma, rasa bersalah, ketakutan yang berlebih dan kondisi lainnya.

Kegiatan berlangsung dengan baik, dengan melibatkan aktif para siswa dalam menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan terkait apa itu bullying dan bagaimana respon yang harus diberikan jika terjadi tindak bullying.

Kemudian ditutup dengan memberikan kertas kecil kepada masing-masing siswa. Lalu menuliskan pengalaman pribadi mereka terkait bullying yang pernah mereka alami serta apakah pernah melakukan tindakan bullying dan kini telah disesali. Jawaban bersifat anonim, sehingga diharapkan siswa merasa tidak terbebani saat menulis serta bisa meluapkan perasaannya dan merasa lega setelah selesai menulis.

Bel istirahat berbunyi, para siswa riuh tidak sabar untuk mengakhir kelas. Kemudian aktivitas ditutup dengan foto bersama dan berdoa. Berharap melalui aktivitas sederhana ini dapat memberikan semangat dan optimisme terhadap para siswa untuk dapat membekali diri menghargai diri sendiri dan orang lain.

Ikuti kabar terbaru JurnalPost di Google News

Dapatkan update berita JurnalPost langsung dari etalase Google Berita.

📰 Ikuti JurnalPost di Google News
https://news.google.com/publications/CAAqKQgKIiNDQklTRkFnTWFoQUtEbXAxY201aGJIQnZjM1F1WTI5dEtBQVAB?ceid=ID
Sumber artikel: https://jurnalpost.com/edu/sosialisasi-pencegahan-perundungan-di-smk-muhammadiyah-2-taman/1907/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026 10:55.