JurnalPost.com – Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kewirausahaan di kalangan generasi muda Muslim, Tim Kolaborasi Santripreneur dari Universitas Negeri Surabaya berhasil menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di The Foundation Islamic Center Of Thailand pada 21 Agustus 2024. Acara ini melibatkan interaksi langsung dengan siswa Sekolah Mengenah Atas (SMA) kelas 12 di The Foundation Islamic Center Of Thailand dengan tujuan utama membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang esensial untuk memulai dan mengembangkan usaha sesuai nilai-nilai islam. Materi pelatihan mencakup pengenalan dasar Santripreneur, identifikasi peluang bisnis, strategi pemasaran, dan manajemen keuangan sederhana. Kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif dan simulasi bisnis yang melibatkan seluruh peserta, sehingga mereka dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.
Kegiatan PKM Internasional ini diketuai oleh Dr. Raya Sulistyowati, S.Pd., M.Pd., sebagai ketua tim Kolaborasi Santripreneur dari Universitas Negeri Surabaya. Tim ini terdiri dari sejumlah ahli dan praktisi berpengalaman, diantaranya Prof. Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd., M.M., Dr. Farij Ibadil Maula, S.Pd., M.Pd., Dr. Norida Canda Sakti, M.Si., Dr. A’rasy Fahrullah, S.Sos., M.Si., Angga Martha Mahendra, S.Pd., M.Pd., dan Khoirotul Amaliyah. Selama kegiatan ini, para narasumber memberikan pelatihan yang mendalam tentang santripreneur berupa keterampilan kewirausahaan, serta konsultasi bisnis dan workshop mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan sarana pelatihan dan pengetahuan yang diperlukan agar para siswa dapat memulai dan mengelola usaha dengan sukses, sekaligus mendorong mereka sebagai santripreneur dengan menerapkan prinsip-prinsip kewirausahaan yang efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi siswa di The Foundation Islamic Center Of Thailand melalui pendekatan edukasi dan pendampingan berkelanjutan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam tentang kewirausahaan islam yang tidak hanya melibatkan teori, tetapi juga praktik yang relevan dengan kebutuhan dan kondisi lokal. Dengan memberikan pelatihan yang komprehensif mengenai manajemen usaha, strategi pemasaran, serta pengelolaan keuangan. Peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola usaha mereka secara efektif. Pendampingan berkelanjutan yang disediakan selama kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tetapi juga dapat menerapkannya dalam praktik dengan dukungan dan bimbingan yang konsisten. Siswa dalam kegiatan ini sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan aktif dalam berdiskusi.

Kegiatan ini menekankan pentingnya menjalankan usaha sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Islam. Dalam pandangan Islam, kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan finansial, tetapi juga pada penerapan etika yang tinggi dalam setiap transaksi. Prinsip-prinsip seperti kejujuran, keadilan, dan memberikan manfaat kepada orang lain menjadi landasan penting dalam menjalankan usaha.

Melalui pelatihan yang berbasis pada nilai-nilai Islam ini, peserta didorong untuk menciptakan usaha yang tidak hanya menguntungkan dari segi materi tetapi juga berkontribusi positif terhadap masyarakat. Ini berarti bahwa setiap aspek usaha, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, harus mencerminkan etika Islam dan memberikan dampak yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Konsep barakah (berkah) dalam berwirausaha juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Barakah mencakup keuntungan yang tidak hanya diukur dalam bentuk materi tetapi juga dalam bentuk kebaikan yang lebih luas, seperti peningkatan kesejahteraan sosial dan kualitas hidup komunitas. Dengan menekankan konsep ini, kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan kepada peserta bahwa usaha yang sukses seharusnya tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial tetapi juga membawa manfaat sosial dan meningkatkan kehidupan masyarakat. Peserta diharapkan memahami bahwa keberkahan dalam usaha dapat diperoleh melalui kontribusi positif terhadap kesejahteraan sosial dan komunitas.

Secara keseluruhan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk wirausahawan muslim yang tidak hanya kompeten secara ekonomi tetapi juga berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam setiap aspek usahanya. Dengan menyediakan pelatihan dan bimbingan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi wirausahawan yang tidak hanya berhasil dalam bisnis tetapi juga berkomitmen untuk menjalankan usaha dengan etika yang sesuai dengan ajaran agama. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dan etis di komunitas mereka.